
"Apakah kalian tidak saling mencintai? tapi dia masih mencarimu, mungkin saja dia masih mencintaimu," ujar Michelle.
"Dia tidak mencintaiku, yang dia cintai hanya uang ku saja. dan aku tidak bisa lagi mempertahankan hubungan ini," kata Leonardo.
"Sebuah pernikahan yang menakutkan, sama seperti hubunganku dan Alex, walau kami belum menikah tapi mungkin karena selalu bersama oleh sebab itu dia merasa bosan," ucap Michelle.
"Michelle...."
"Leonardo, apakah pria akan merasa bosan kalau sudah lama bersama dengan pasangannya?"
"Kamu salah, Michelle. rasa bosan itu muncul karena alasan tertentu, seperti Alex. dia adalah pria yang mata duitan sehingga dia mengincar semua wanita kaya. itu bukan cinta melainkan hanya mengejar harta. jadi bukan salahmu," jelas Leonardo.
"Sementara aku dan Zanana, rasa bosan itu muncul alasannya bukan karena tidak cinta, tapi karena dari awal sifatnya yang membuat jarak kami menjadi jauh. aku merasa putus asa dengan hubungan ini sehingga perasaan cinta itu sudah tidak ada. dan aku ingin segera mengakhirinya," ungkap Leonardo.
"Apa kamu tidak merasa sedih?"
"Awalnya aku sedih, tapi sekarang aku sudah tidak sedih," jawab Leonardo dengan senyum dan mencium bibir Michelle. sehingga membuat gadis itu terdiam karena merasa heran dengan tindakan pria itu.
Michelle membulatkan mata besarnya saat dicium oleh pria itu, ia kebingungan dengan ciuman yang begitu tiba-tiba dilakukan oleh Leonardo.
Sesaat kemudian Leonardo melepaskan ciumannya.
"A-apa yang kamu lakukan?" tanya Michelle yang kebingungan.
"Aku sedang menciummu," jawab Leonardo dengan senyum.
__ADS_1
"Kenapa menciumku?" tanya Michelle.
"Karena mulai hari ini kamu adalah kekasihku," jawab Leonardo.
"Kenapa aku menjadi kekasihmu secara tiba-tiba?"
"Karena sikapmu yang menarik perhatianku, kamu terlalu baik dan lembut sehingga aku tidak ingin melepaskanmu," jawab Leonardo.
"Apa kamu yakin kamu menyukaiku? sedangkan dirimu masih ada hubungan dengannya," ujar Michelle.
"Hubungan suami istri itu hanya sekadar status saja, setelah bercerai maka semua telah berakhir."
"Bagaimana kalau dia mencariku? aku tidak mau disebut sebagai perebut suami orang."
"Dirimu tidak merebut suami orang, dan yang benar adalah dirimu telah merebut hatiku yang awalnya sedang hampa dan kecewa. dan kini hati ini sudah sembuh dan merasakan kehangatan setiap bersamamu," jawab Leonardo dengan senyum.
"Iya."
"Kenapa dan sejak kapan?" tanya Michelle dengan penasaran.
"Aku tidak tahu sejak kapan, yang ku tahu adalah aku merasa nyaman di saat bersamamu," jawab Leonardo.
"Apa kamu yakin kamu menyukaiku dan bukan karena hatimu sedang kecewa dan menganggapku sebagai pengantinnya," ujar Michelle.
"Aku yakin dengan pilihanku sendiri."
__ADS_1
"Apakah dirimu bisa membuktikan padaku kalau kamu benar-benar menyukaiku?" tanya Michelle.
"Kalung giok ini adalah buktinya," jawab Leonardo dengan senyum.
"Kalung giok ini apa hubungannya?"tanya Michelle yang merasa heran.
"Dua tahun yang lalu, saat aku pulang kerja aku mendengar suara teriakan seorang gadis dan kemudian aku mencari keberadaan gadis itu. setelah itu aku mendapati di belakang hotel ada dua pria yang sedang menindasnya. lalu aku menghajar mereka sementara gadis itu tidak sadarkan diri. dan aku langsung mengantarnya ke rumah sakit," ungkap Leonardo.
"Kamu adalah pemilik kalung ini?"
"Aku tidak tahu bagaimana caranya kalung ini bisa ada padamu, aku memakainya dan menyimpannya di bagian dalam kemejaku, kemejaku dikancing dan tidak masuk akal kalung ini bisa jatuh. aku tidak habis pikir sejak itu dan mencari ke mana-mana," kata Leonardo.
"Aku tidak menyangka ini adalah milikmu, pasti sangat berharga, kan?"
"Kalung ini milik orang tuaku dan sangat berharga," jawab Leonardo.
"Karena sudah bertemu denganmu, aku harus mengembalikannya padamu," ujar Michelle yang ingin melepaskan kalung itu akan tetapi ditahan oleh Leonardo.
"Kalung ini sudah menjadi milikmu, dan kamu harus menjaganya dengan baik."
"Tapi kalung ini milik orang tuamu."
"Dia sudah menjadi milikmu, dari awal dia sudah memilihmu sebagai majikannya. karena dirimu adalah calon menantu keluarga Valentino," kata Leonardo.
"Me-menantu?" tanya Michelle dengan heran.
__ADS_1
"Iya, kamu adalah gadis yang sudah menjadi jodohku dari dua tahu lalu. dan sekarang aku tidak ingin melepaskan jodohku yang sebenarnya," jawab Leonardo dan kemudian mencium bibir Michelle lagi.