
...saat di rasa mobil Andre telah pergi jauh Sofia segera menaiki bus untuk pulang ke rumahnya tapi dia memutuskan untuk mampir dulu ke kedai setelah perjalanan tiga puluh menit Sofia sampai di halte dekat kedai...
...Sofia memasuki kedai yang cukup Ramai itu ''sofia kau sudah pulang'' seperti biasanya Aliya akan menyambut Adiknya dengan senyum manis...
...''sudah kakak. lumayan Ramai yah kedainya untung ada kedai ini untuk pemasukan kita paman bili sudah tidak ada kabarnya lagi entah bagaimana perusahaan ayah saat ini '' ujarnya sofia....
...paman bili adalah teman dari Mateo ayah kandung Sofia dan Aliya semenjak kematian ayahnya perusahaan keluarga nongroho di kelola oleh bili...
...mendengar penuturan dari adiknya itu Aliya tertunduk gara gara kebodohannya perusahaan itu kini telah sepenuhnya menjadi milik bili ''maafkan kakak sofia gara gara kebodohan kakak perusahaan keluarga kita kini sudah di ambil alih oleh paman bili '' lirih Aliya dalam hati...
Aliya mendekati sofia lalu duduk di hadapan nya"Sofia sebenarnya ada sesuatu yang kakak ingin berbicara kan sama kamu tapi nanti''
'' mau bicara apa kak sepertinya serius sekali'' tanya sofia
...'' nanti saja Sofia kakak cerita kakak harus melayani para pengunjung dulu" Aliya sudah bulat untuk jujur ke pada sofia namun karena kedai ramai jadi dia putuskan cerita nanti saja...
...Sofia bingung dengan sikap kakaknya itu ''sebenarnya ada apa ini kenapa kak liya seperti serius sekali'' tanya kenapa dirinya sendiri...
...sedang Jihan saat ini duduk di pojok memandang sofia dengan kesal gadis kecil itu berharap Sofia yang jemput tapi Sofia tidak menjemputnya membuat Jihan marah...
...Sofia menghampiri Jihan dia akan mencoba membujuk adik kecilnya itu agar tidak kesal lagi padanya ''jihan ada apa dengan bibir mu kenapa di manyun mayun kan'' tanya sofia menggoda...
Jihan tidak menjawab dia hanya membalik membelakangi sofia ''jihan mara sama kakak hmm'' tanyanya lagi
''kenapa kakak tidak menjemput ku'' dengan nada ketus
__ADS_1
...'' maafin kakak yah Jihan kakak ada urusan jadi gak sempet jemput Jihan. gini deh untuk permintaan maaf kakak Jihan mau gak nanti kita beli boneka'' bujuknya...
''tidak mau'' Jihan menolak ajakan Sofia meski sebenarnya dia ingin sekali tapi karena dia masih kesal jadi dia menolak
''oh baiklah kalo tidak mau. tapi kenapa yah kok kakak tiba tiba ingin makan bakpao emmmm pasti enak''
...Jihan membelalakkan matanya kala mendengar kata bakpao dia masih ingat waktu pipinya di gigit gemas oleh sofia. dengan segera Jihan menutup kedua pipinya dengan tangan mungilnya...
''jangan makan pipiku lagi'' bentak Jihan dengan tingkat kewaspadaan tinggi
...''ahh tidak kakak hanya ingin....... mencubit pipi mu ha-ha-ha'' Sofia tertawa puas karena telah berhasil mencubit pipi chubby Jihan...
...Jihan berlari ke arah Aliya gadis kecil itu sudah menangis sejadi jadinya membuat Aliya bingung ''kenapa ji kok nangis'' tanyanya...
''sofia.... jangan mengerjai adikmu terus'' peringat nya kepada sofia
...siang kini telah berganti malam kedai sudah tutup mereka pulang ke rumah bersama sama karena terlalu lelah menangis Jihan tertidur ''aku tidurkan Jihan di kamarnya dulu nanti kita bicara'' ujarnya kepada sofia...
''aku tunggu di kamarku'' setelah bicara begitu sofia langsung masuk ke dalam kamarnya
satu jam berlalu namun Aliya tidak kunjung menemuinya membuat sofia gelisah '' sebenarnya apa yang ingin di katakan kak Liya'' ucapnya lirih.
...karena merasa tak sabar akhirnya sofia ingin menemui kakaknya namun baru ingin dia membuka pintu Aliya telah membuka pintu lebih dulu ''ah kakak aku sudah lama menunggu'' ...
mereka berjalan ke sofa duduk berhadapan setelah beberapa saat hening akhirnya Aliya berkata
__ADS_1
...''sofia kau adik kakak sebaiknya kakak bicara ini kepada mu lagian kau pantas untuk tau'' ucap Aliya Tampa basah basi...
''ada apa sebenarnya kak kenapa kakak membuat aku takut''
''kau ingat kejadian 4 tahun lalu '' Aliya bertanya
...''ingat kabar kematian kak fano dan itu membuat kakak hampir berbuat konyol '' sofia masih ingat dimana kakaknya hampir bunuh diri ...
...''iyah saat itu kakak hancur Sofi dan kakak tidak bisa berfikir dengan baik dan kau tau sofi ternyata paman Bili tidak sebaik yang kita bayangkan paman bili memanfaatkan keterpurukan kakak untuk mengambil alih perusahaan keluarga kita'' cerita nya panjang lebar...
''makasut kakak gimana aku tidak mengerti '' sofia Bingung dengan penuturan kakaknya itu
...''perusaah ayah telah di ambil alih oleh paman bili dia menyuruh kakak untuk menandatangani sebuah surat katanya itu adalah surat buat persetujuan proyek luar negeri tapi nyatanya tidak'''...
''jadi maksud kakak perusahaan keluarga kita telah di ambil oleh paman bili begitu'' tebak sofia
...''iyah sofia maafkan kakak ini semua ke cerobohan kakak tapi kakak akan berusaha untuk mengambil lagi perusahaan itu kakak janji Sofi''...
...Sofia menghela nafas panjang orang yang dia kira penyelamat hidupnya ternyata dia mempunyai tujuan tertentu ''sudahlah kak semuanya sudah terjadi dan kita akan merebut perusahaan itu lagi nanti ok Jangan bersedih'' Sofia memeluk kakaknya dengan kasih sayang mau di sesali bagaimana pun yang terjadi tidak akan bisa di rubah...
...sebenarnya paman Bili adalah sahabat sekaligus rekan bisnis Mateo ayah kandung sofia dan Aliya mereka berteman sejak masih SMA hingga kuliah mereka selalu bersama bahkan merintis usaha bersama namun sayang Bili tidak seberuntung Mateo dia selalu gagal dalam menjalankan bisnis. ...
...setelah pembantaian keluarga nugroho 10 tahun lalu paman bili mengajak sofia dan Aliya untuk tinggal bersamanya.saat itu Aliya berumur 15 tahun sedangkan Sofia berumur 13 tahun namun Aliya menolak dan dia lebih memilih tinggal bersama pengasuhnya ...
...perusahaan keluarga nugroho untuk sementara waktu di pimpin oleh Bili hingga Aliya dewasa namun ternyata Bili Malah mengambil perusahaan itu dengan memanfaatkan keterpurukan Aliya untuk mengambil tanda tangannya hingga sejak 4 tahun lalu perusahaan itu resmi milik bili...
__ADS_1