Sicantik Dewi Kematian

Sicantik Dewi Kematian
permainan panas


__ADS_3

satu mobil hitam mengkilap di ikuti oleh beberapa mobil dan motor adu balap pun terjadi di jalan raya itu. banyak kecelakaan terjadi akibat kebut kebutan itu. pengemudi yang memimpin di Depan Trus mengumpat


Sofia Trus malajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi lalu mengerem dadakan memutar setir membalik arah ckiiiiiiitttttt


Suara Ban beradu dengan aspal itupun terdengar nyaring di telinga dan para mobil dan motor yang mengikuti dia Dari tadi berhasil di tipu olehnya


"sial cepat kejar dia bawa kehadapan ku mati ataupun hidup " perintah Andre


sebuah mobil hitam itu memasuki area parkir mal terbesar kota itu memarkir mobilnya di antara tumpukan mobil yang berjejer itu


''aku harus cepat pergi sebelum mereka datang" ucapnya Sofia namun sayang baru beberapa langkah dia keluar dari mobil Tiba-tiba dia dilihat oleh anak buah Andre ''itu dia'' teriaknya


''dam it'' Sofia lari dan mengumpat dari mobil satu ke mobil lain Lalu dia masuk ke dalam mobil sport berwarna putih


''cepat jalankan mobil nya dan jangan berteriak atau kalau tidak pisau ini akan menggorok leher mu" ancamnya kepada pria sang pemilik mobil


pria itu hanya tersenyum "apa imbalannya aku tidak mau berbuat sesuatu Tampa imbalan"

__ADS_1


''jalankan saja aku akan memberi imbalannya nanti"


mobil itu keluar dari parkiran dengan aman tak ada anak buah Andre yang curiga satupun bawah orang yang mereka cari ada di dalam mobil putih itu


''aku tagih janji mu nona" ujar pria yang kini duduk di bangku kemudi


''iyah kau tenang saja heh ini lagi mobil mewah tapi kenapa AC nya gak dingin" Sofia mengibas ngibaskan tangannya "ada apa dengan tubuhku kenapa panas sekali" ucapnya.


bagai cacing ke panasan Sofia mulai membuka bajunya hingga hanya tersisa pakaian dalamnya saja dan itu sukses membuat lelaki di sampingnya salah fokus


''kalo tau cepatlah aku sudah tidak tahan'' ucapnya


mobil itu melaju ke sebuah apartemen mewah dan setelah beberapa menit mobil itu telah sampai ke lobby apartemen


"cepat keluar pakai pakaian mu kembali dan kau parkir kan mobil ku" suruh nya ke pada anak buahnya yang setia menunggu tuannya datang


"baik tuan"ucapnya seraya membungkuk

__ADS_1


" hey kau mau bawa aku kemana? '' tanya Sofia meski dia sedang terpengaruh obat perangsang namun dia masih sedikit waras


namun pria itu sama sekali tak bergeming pria itu menarik tangan Sofia masuk ke apartemen pribadinya dan menuntun hingga ke kamar mandi mengatur air dingin lalu mengguyur wanita itu di bawah shower


" apa apaan kau ini" bentaknya ke pada pria yang baru di temui itu


Sofia berusaha tetap menjaga kestabilan tubuhnya namun ada rasa yang menyeruak ingin segera di tuntas kan dia menarik pria itu lalu menciumi itu dengan menggebu gebu


"hey nona sadar lah '' suara pria itu di sela ciumannya


namun bukannya berhenti Sofia semakin menggila dia menarik kemeja pria itu hingga kancing baju itu berserakan di lantai kamar mandi dan dia mulai beraksi mencium dengan brutal dari bibir leher dada dan bahkan tangan wanita itu mulai menggeliar kemana mana bahkan dengan beraninya Sofia memegang benda pusaka milik pria itu


''akhhhhh jangan begini nona sssssttt aku pria normal nona kendalikan tubuhmu'' ucap pria itu sambil mendesah dan mendorong tubuh Sofia menjauh darinya


tapi Sofia sudah tidak bisa mengendalikan dirinya lagi tubuh dan pikiran Nya sungguh tak sejalan pikiran berkata tidak tapi tubuhnya berkata iya.


sebagai pria normal jelas dia sudah terpancing hasratnya dan akhirnya pria itu mulai membalas permainan panas sofia

__ADS_1


__ADS_2