Sicantik Dewi Kematian

Sicantik Dewi Kematian
siapa aku


__ADS_3

"kau menikah apa kau melupakanku" Dewa begitu hancur hatinya begitu sakit melihat orang yang dicintai bersanding dengan orang lain "paket dari siapa ini Fano?"


"tidak tahu tuan mereka mengirimkan tanpa nama" jawab Fano


"apa Alia sudah tahu soalnya ini?" tanyanya kepada apa


"sepertinya belum tuan tadi pagi saya lihat dia masih menangis"


"cari tau siapa pengirimnya" suruhnya


hari demi hari berlalu semenjak tau tentang sofia sudah menikah dewa seperti tidak punya waktu untuk mengurus diri dia hanya peduli dengan kerjaannya dan kini tak terasa kandungan Sofia kini sudah berusia 7 bulan hari ini mereka pergi ke negara XY untuk baby moon


"sayang semuanya sudah siap" tanya Dylan


"sudah!! ayo kita berangkat" Sofia begitu antusias entahlah kenapa tapi dia begitu tertarik dengan negara tetangga itu bahkan sofia lah yang memili negara itu untuk Beby moon mereka


perjalanan menuju negara XY memakan waktu sekitar 3 jam saat sampai entah kenapa sofia merasa dirinya tidak begitu asing dengan negara ini


"sayang kita ke kota Y aja yah" pintanya

__ADS_1


''astaga sofia!! apa ini yang di sebut panggilan alam mungkinkah kau merindukan saudaramu. maafkan aku fia aku belum bisa menceritakan tentang siapa dirimu sebenarnya'' Dylan


"hey sayang kenapa kau melamun kau tidak mau yah" sofia menegur Dylan karena bukannya menjawab Dylan malah melamun


"kemana pun yang kau mau aku ikut saja tapi sebaiknya besok saja kita istirahat saja dulu"


keesokan harinya sofia dan Dylan jalan jalan di kota Y namun saat sofia melewati sebuah kedai Aliya sofia seperti tidak asing dengan tempat itu


"berhenti!" Sofia menghentikan laju mobilnya


"ada apa sayang ada yang ingin kau beli" tanya Dylan heran


"sayang kau kenapa" Dylan panik karena sofia semakin menjerit "sayang jangan paksa ingat anak kita"


"sebentar siapa aku kenapa aku akhh... melihat bayangan didalam tempat itu akhhh...." kepalanya begitu sakit rasanya hingga akhirnya sofia jatuh pingsan


Dylan segera membawa sofia kembali ke dalam mobil menuju rumah sakit "fia jangan begini sadarlah"


"Sofia mungkin ini Awal dari sofia mengingatkan masa lalunya karena saat itu prosesnya belum sempurna aku harus siap dengan segala kemungkinannya tapi apa aku mampu hidup tanpa sofia" dylan

__ADS_1


dewa yang mendapat kabar dari bawahan segera pergi ke airport untuk melakukan penerbangan ke negara XY ternyata saat sofia Turun dari mobil ada salah satu anak buahnya yang melihatnya


"aku harus telpon fano" dewa segera memainkan jarinya di atas tablet pintanya


"Fano sofia berada di sana, tahan dia jangan sampai lolos apapun status sofia saat ini dia tetap mengandung keturunan Alexander"


"apa tuan nona sofia berada di negara ini?" tanyanya. Fano memang pulang sebentar ke rumah Aliya karena Jihan yang terus merengek minta pulang karena ingin tidur di kamar sofia


"Iyah..!! anak buahku sedang mengikutinya saat ini" dewa segera naik ke pesawat pribadi miliknya "kita akan bertemu sofia"


Fano yang mendengar kabar tentang sofia segera memberi tau Aliya "aliya adikmu pulang"


"maksudmu" Aliya bingung dengan ucapan Fano suaminya


"adikmu tadi pulang ke rumah kalian sekarang anak buah tuan dewa sedang mengikuti mobil yang di kendarai sofia"


betapa senangnya hati Aliya mendengar kabar tentang adiknya yang sudah hilang hampir 6 bulan itu.


sementara sofia saat ini berada di ruangan IGD untuk di periksa keadaannya hingga beberapa menit sofia sadar dari pingsang nya dilihatnya sekeliling tempat itu dan dia menemukan dylan yang setia menemaninya

__ADS_1


"Abang tolong jujur siapa aku..."


__ADS_2