
"aku harap ini bukan kebersamaan terakhir kita"
Aliya terdiam mendengar ucapan sofia "kita akan selalu bersama" ucap Aliya
setelah menyelesaikan sarapan pagi mereka keluar menuju kedai
"yah kak sofi kita ketinggalan bis" Jihan melihat arah bis yang sudah menjauh
"kita naik motor ok" sofia berlari ke bagasi di samping kedai mengeluarkan motor sport nya "pasang ini dulu Jihan "
Sofia memberikan helm kecil itu ke jihan setelah bersiap mereka berangkat ke sekolah dengan menaiki motor "Kakak kita ngebut yah" ucap Jihan berteriak
"ok kita ngebut" sofia melajukan motornya begitu kencang menyalip "pegangan" suruh nya
mereka berdua telah sampai di depan sekolah Jihan "lain kali naik motor lagi yah kak" pinta Jihan
"iya tapi belajar dulu ok" sofia mengacak rambut Jihan "sana masuk" sofia menunggu Jihan masuk setelah itu dia pergi menuju kampus nya
perjalanan dari sekolah Jihan ke kampus sofia itu sekitar 20 menit namun sofia sampai hanya dalam waktu 5 menit "huff untung tidak terlambat" sofia turun dari motor sportnya banyak pria yang melihatnya namun dia acuh saja
"hey Sofia kau ada kelas pagi?" salah satu teman pria sofia bertanya
"he'em kau sendiri ada kelas pagi?" tanya sofia dia hanya mempunyai dua teman pria dan wanita
setelah mengikuti pelajaran Beberapa menit sofia keluar sejenak untuk mengisi perutnya di kantin seperti biasa sofia selalu menjadi pusat perhatian namun sofia tetap cuek
__ADS_1
setelah mengisi perutnya sofia memutuskan untuk ke perpustakaan sebelum jam pelajaran berikutnya namun tiba-tiba ponselnya berdering
"nomor tidak, di kenal siapa ini?" sofia melihat handphonenya karena tidak mengenali nomor tersebut sofia tidak mengangkat panggilan itu tapi orang itu tetap menelfon
"halo siapa ini?" Sofia mengangkat telpon orang itu karena takut penting dan benar saja itu adalah hal penting
"hey sofia apa kabarmu" suara pria di sebrang telfon sana
"siapa kau?" Sofia bertanya dengan tegas dia dengan jelas mendengar suara adiknya Jihan
"hey hey tenanglah jangan marah cantik'' ucapnya
"jangan pernah kau menyentuh adikku Jihan" sofia begitu ketakutan lebih baik dirinya dari pada adiknya dia tidak mau orang yang di sayang nya terlibat masalah yang di sebabkan oleh nya
"oww rupanya kau mendengar suara adikmu yang seperti petasan ini"
"aku takut ha-ha-ha" ucap pria itu meledek "sofia sofia jarak mu dengan ku jauh sedang jarakku dengan adikmu l begitu dekat"
"apa yang kau mau'' tanya sofia
"ikutlah dengan orang-orang ku mereka berada di luar gerbang cepat sofia atau kalau tidak aku robek mulut adikmu yang terus bicara ini" pria itu mematikan ponselnya
Sofia keluar dari perpustakaan tergesa gesah pikirannya saat ini hanyalah Jihan
"Sofia kau mau kemana sebentar lagi ada kelas" panggil sala satu mahasiswa satu fakultas dengan sofia
__ADS_1
namun sofia tidak menghiraukan panggilan dari temannya itu dia tetap melebarkan langkahnya menuju luar gerbang saat sampai di luar gerbang ternyata benar saja sudah ada sebuah mobil yang sudah menunggunya
ponsel Sofia berdering lagi dan nomornya Sama dengan nomornya yang tadi "masuklah ke dalam mobil itu dan jangan macam-macam"
"lepaskan adikku bangs*t" sofia mengumpat dia begitu kesal
"aku akan melepaskan adikmu dan aku pastikan adikmu baik baik saja asal kau ikuti perintah ku"
Sofia akhirnya menurut dia tidak mau ambil resiko saat sampai ke dalam mobil ponsel sofia di rampas sofia duduk di kursi belakang di himpit dua orang berbadan kekar
"sebenarnya kalian mau apa?" tanya sofia kepada empat orang yang berada di mobil itu
"ikut saja jangan banyak tanya" sala satu dari pria itu melihatkan ponselnya "adikmu sudah sampai dan jangan macam-macam atau kami akan meledakkan kedai kakakmu itu"
"tutup matanya" perintah sang supir. mata sofia di tutup saat ini "mau dibawa kemana aku?" tanya sofia
namun dari mereka tidak ada yang menjawab pertanyaan sofia mereka seakan enggan untuk membuka mulut
sore telah tiba namun sofia belum kunjung datang membuat Aliya cemas setengah mati apalagi dia tadi mendengar penuturan Jihan bahwa dia sempat di kurung dalam gedung tua di dalam hutan membuat Aliya semakin cemas
"Kemana kau sofia" Aliya Mondar mandir di depan menunggu kedatangan sofia
"Aliya" seseorang memanggil Aliya dari belakang segera dia menoleh dan ternyata dia adalah Mike dan blue
"paman Mike sedang apa kalian disini?" tanya Aliya pasalnya sejak di suruh pulang dia tidak lagi melihat Mike
__ADS_1
"Sofia menghilang" ucap Mike