Sicantik Dewi Kematian

Sicantik Dewi Kematian
acara lelang


__ADS_3

...Fano menatap Aliya dengan dalam sedang Aliya sudah merasa risih dengan tatapan Fano...


...''jihah sini sayang'' panggil Aliya. Jihan menurut dengan patuh dia menghampiri kakaknya Aliya...


...Sofia sampai di kedai memasuki kedai dengan langkah lunglai, jujur saja dia lebih suka menjalankan misi dari pada harus kuliah ''kak Liya aku pulang'' sofia manggil kakaknya...


''hey Sofi kau sudah pulang'' seru Aliya


...''jihan sini kakak rindu sama Jihan'' panggil sofia ke adik kecilnya. se bejat bejatnya sofia dia akan tetap bersikap manja kepada dua saudaranya...


Jihan menghampiri sofia dengan kewaspadaan tinggi rupanya gadis itu masih trauma dengan kejadian pipinya di gigit


''hey ji kenapa kau begitu waspada ketika menghampiri kakak memang kakak ini monster apa? '' tanya sofia


...''tidak kak sofi bukan monstel tapi kakak dlakula kakak selalu menggigit pipiku'' ujarnya...


...mendengar perkataan dari Jihan membuat Aliya dan Sofia tertawa kecil mereka menciumi pipi chubby Jihan bersama dan hal itu di saksikan oleh Fano....


...Fano bahagia karena bisa melihat wanita yang dia rindukan tertawa bahagia namun Fano tiba-tiba ke ingat dengan sesuatu ''bukan kah dia nona Sofia wanita yang di cari tuan dewa'' tebak Fano....


''nona ini uang kopinya'' ujar Fano menyodorkan beberapa lembar uang


''tuan ini kebanyakan'' ucap Aliya


...'' tidak apa ambil saja'' Fano keluar dari kedai itu dengan senyum senyum hari ini sungguh hari yang sangat membahagiakan baginya dia bisa bertemu dengan wanita yang selalu dia rindukan....


...setelah sampai di apartemen dewa fano memasuk Tampa izin dari sang pemiliknya membuat dewa sedikit kesal ''ada kabar apa hingga membuat mu tidak tau sopan santun memasuki apartemen Ku Tampa se izinku'' ucapnya kesal...


''maaf tuan ini soal nona sofia'' ucap Fano


mendengar kata sofia api yang hampir menyala Tiba-tiba redam. '' katakan apa yang kau tau tentang sofia''

__ADS_1


...''nona sofia adalah adik dari teman saya tuan dia mengelola kedai dan tadi saya dengar mereka juga undang ke acara malam nanti''...


''berarti mereka bukan orang sembarangan pasalnya orang yang di undang Hanya orang konglomerat saja''


...''mungkin bisa jadi tuan karena selama saya bertemu dengan Aurora saya tidak pernah tau siapa orang tuanya''...


''aurora siapa dia? '' tanya dewa


''aurora adalah ahli IT tingkat A+ tuan dia adalah kakak dari sofia'' jawab fano


...malam pun tiba di dermaga kini telah ramai orang orang konglomerat yang hendak menyeberang laut menuju pulau kecil dimana lelang amal di selenggarakan namun bagi mereka ini bukan tentang lelang amal melainkan tentang pamer kekuasaan...


...jam sembilan acara lelang di mulai barang yang di lelang pertama adalah lukisan antik sahut sahut para orang ramai menawar dengan harga lebih tinggi dan lebih tinggi...


...sedangkan dewa saat ini tidak begitu tertarik dengan apapun yang di sana dia hanya menatap lurus ke arah sofia sedangkan yang di tatap tak merasa bahwa dirinya di awasi dari tadi...


"hey nona kau disini juga rupanya" tegur seorang pria kepada sofia


"hey tuan Andre apa kabar? " tanyanya basah basi


...Aliya yang baru datang dari kamar mandi merasa heran melihat adiknya berbicara dengan Andre "sofia" tegur Aliya dari belakang...


...Andre menatap Aliya dari ujung rambut sampai ujung kaki sebagai seorang Casanova jiwa lelakinya meronta melihat dua wanita cantik dan seksi di hadapannya...


"dia kakak ku tuan Andre"


"ah pantas kalian hampir mirip sama sama cantik" ujarnya Andre memuji


...setelah menghampiri sofia Andre pergi duduk bersama rekan rekan bisnisnya dengan genitnya Andre bahkan mencium pipi sofia....


"isshh dasar pria gila berani sekali dia mencium pipiku" sofia membersikan bekas bibir Andre di pipinya dengan tisu.

__ADS_1


...dan interaksi mereka di lihat oleh dewa pria itu sudah kepancing emosi dia tidak suka sofia di tatap penuh nafsu apa lagi Andre sempat mencium pipi sofia bagi dirinya sofia hanya miliknya...


...kini benda paling berharga yang akan di lelang sebuah kalung emas putih dua puluh empat karat yang dihiasi dengan berlian berwarna biru laut....


..."ok sekarang waktu yang di tunggu tunggu barang yang begitu langkah sebuah kalung emas yang di hiasi dengan berlian biru harga pembukaan adalah 7 miliyar"...


...sahut sahut parah orang yang datang di sana mulai ramai hingga segerombolan wanita wanita sosialita menunjuk ke arah sofia dan Aliya "bukan dia kedua anak Mateo nugroho" tanya seorang wanita ke wanita lain...


..."aku dengar mereka membuka kedai dan perusahaannya kan sekarang milik bili" sahut salah satu dari mereka...


..."kenapa penyelenggara acara ini harus mengundang sampah seperti mereka bikin malu saja''...


...omongan mereka terdengar jelas di kuping Aliya dan sofia mereka jelas marah namun sekuat tenaga mereka menahan amarahnya...


..."baiklah jika tidak ada yang menawar lebih tinggi dari tuan Bili maka kalung berlian ini akan menjadi milik tuan Bili. dihitung sampai tiga " ucap MC yang membawa acara. jelas bili di undang karena dia adalah salah satu orang terkaya di kota Y...


"sa tu dua tiii......."


..."tiga triliun" Fano berdiri dengan gagahnya mengucapkan tiga triliun Seolah bagi dia uang adalah daun kering. Sofia otomatis menoleh ke arah sumber suara dia kaget melihat pria yang mengambil mahkotanya ternyata berada di acara yang sama...


..."wah ada yang mau menawar lebih tinggi?" tanya MC. mereka jelas bungkam semua uang mereka sudah terkuras habis termasuk dengan Bili dan andre yang telah membeli beberapa barang dari tadi...


"baiklah karena tidak ada yang menawar lebih tinggi dari pada tuan dewa maka kalung berlian ini akan menjadi milik tuan dewa"


...akhirnya berlian itu di serah terimakan kepada dewa dia di panggil ke atas panggung untuk pemotretan namun bukannya berjalan ke panggung dewa berjalan menghampiri Sofia memeluk erat tubuh mungil sofia dan mencium bibirnya lembut dan itu di saksikan seluruh pasang mata yang ada di sana...


"kau yang datang kepada ku namun kau pergi tanpa seizinku dan itu tidak akan aku biarkan" bisik Fano


...dewa Manarik tangan sofia ke atas panggung sedang Sofia hanya diam seribu bahasa jujur dia kaget bukan main dirinya dicium oleh seorang pria di depan banyak orang...


acara serah terima kalung berlian itu pun selesai dewa di minta menyampaikan beberapa kata untuk acara malam ini

__ADS_1


..."kalung ini aku berikan kepada orang yang sepesial dia adalah wanita yang mampu membuat hati seseorang dewangga Alexander menjadi gelisah karena tidak bertemu dia adalah wanita cantik yang sekarang berada di sampingku sofia'' tuturnya panjang lebar...


...dewa menatap sofia dengan penuh cinta mencium bibir merah delima itu jujur saja bibir itu sudah menjadi candu bagi dewa sofia pun membalas ciuman dewa jujur sofia juga merindukan ciuman itu setelah sekian detik mereka berciuman dewa memeluk sofia erat "kau milikku sofia mau milikku " ucap tepat di kuping sofia...


__ADS_2