
...setelah pamitan ke pada sofia Dewa segera pergi ke airport untuk melakukan penerbangan menuju negara xxx sebenarnya dewa tidak ingin meninggalkan Sofia tapi karena harus menyelesaikan sesuatu dulu jadi dia terpaksa pulang...
..."Sofia entah dukun mana yang kau datangi hingga membuat aku jadi gila seperti ini " dewa melihat foto sofia di handphone miliknya...
Fano yang tidak sengaja mendengar ucapan dewa tersenyum "sebelum tuan saya sudah terkena dukun nya duluan"
dewa yang mendengar perkataan Fano menoleh ke samping menatap Fano tajam "maksudmu kau tergila gila pada sofia ku?"
...Fano yang mendapatkan tatapan mematikan itu menelan ludahnya kasar "bukan tuan maksud saya kan Sofia dan Aliya saudara mungkin dukun mereka sama"...
"awas saja kau jika kau berani macam-macam aku telan kau hidup hidup"
...sementara di kedai saat ini Mike dan blue sudah sampai beberapa menit yang lalu mereka mengakui bahwa sofia bukan wanita sembarangan aura sofia jelas berbeda dari wanita manapun...
..."Mike dan blue aku dengar kalian suami istri?" tanya sofia yang kini sedang berada di lantai dua kedai Aliya yang memang ada dua lantai di atas sengaja untuk ruang pribadinya...
"Iyah nona kami memang suami istri" Jawab blue hormat
__ADS_1
"tidak usah terlalu formal padaku panggil aku sofia saja aku rasa umurmu tidak jauh beda dengan mendiang bundaku"
..."tapi nona Anda adalah tuan hamba jadi sudah sepatutnya hamba menghormati nona" Mike merasa tidak enak hati jika harus memanggil namanya saja...
"sudahlah paman panggil saja aku sofia" sofia menghampiri blue dan mike merangkul keduanya layaknya orang tuanya
..."ada yang aku mau sampaikan ke kalian tapi duduklah dulu apa kalian tidak pegal dari tadi berdiri terus" Sofia menuntun keduanya untuk duduk bersama dengannya...
mereka berdua menurut saja apa yang di mau oleh sofia "ada apa nona .... eh maksudnya sofi"
"bibi Paman kalian di suruh oleh dewa untuk melindungi ku dan keluarga ku bukan?" Sofia bertanya pada keduanya. mereka mengangguk "Iyah benar"
"kami akan setia kepadamu Sofi kami janji" ucap Mike penuh keyakinan tinggi
..."baiklah apapun yang kalian lihat anggap saja itu mimpi dan apapun yang kalian tau tentang aku itu semua hanya sebuah ilusi, paman dan bibi mengerti?"...
"Kami mengerti Sofi" jawab mereka secara serempak
__ADS_1
"baiklah karena sudah malam lebih baik kalian tidur saja di situ ada kamar untuk kalian berdua"
"tapi kamarnya hanya ada dua lalu kalian akan tidur di mana? lebih baik kami tidur di sini saja''
...Aliya yang baru selesai menutup kedai segera ke atas menghampiri sofia dan yang lainnya tidak Sengaja dia mendengar ucapannya paman Mike...
..."sudahlah paman tidak usah risau kan kami lagian kami sudah terbiasa tidur bertiga" sambung Aliya yang baru saja bergabung dengan mereka...
..."baiklah paman bibi masuklah kalian ke kamar hitung sampai hitungan seratus sebelum itu jangan pernah kalian keluar kamar dan satu hal lagi jangan tanya kenapa" perintah sofia...
...blue dan mike mengikuti perintah sofia mengunci kamar dan mulai menghitung sedang sofia saat ini berbagi tugas dengan aliya Sofia membawa belanjaan sedang Aliya mengendong Jihan yang tertidur mereka menyusuri jalan menuju rumah mawar...
Mike dan blue sudah menyelesaikan hitungannya mereka keluar dan tidak menemukan siapapun di sana.
"kemana mereka" tanya Mike kepada blue karena tidak ada satupun orang yang ada di sana
..."Mike coba kau cari ke bawah" mike mencari ke bawa sedang blue mengetuk pintu kamar di samping kamar tidur mereka namun hasilkan kosong...
__ADS_1
"tidak ada mereka benar benar menghilang" Mike dan blue benar benar bingung
"sebenarnya kemana mereka? mereka misterius"