
"apa dylan anak dari musuhmu"
"hemm dia anak satu satunya Dylan, entahlah rencana apa yang sedang di rencanakan si tua bangka itu"
"apa itu bisa membahayakan sofia" tanya Aliya khawatir
"entahlah aku tidak tau" dewa duduk di kursi yang ad yang ada di depan pintu kamar itu
cklekk pintu ruangan itu terbuka sofia keluar dari kamar itu dengan mata sebab "Sofia kau ingin kemana?" tanya Aliya karena melihat sofia ingin pergi
"aku tidak ingin duduk di samping Pria tidak punya hati seperti dia" sofia pergi duduk di kursi yang lumayan jauh dari tempat itu
Aliya menghampiri Sofia dengan membawakan makanan "sofia makanlah dulu dari pagi kau belum makan" Aliya menyodorkan makanan yang sebelumnya telah dia beli di kantin rumah sakit
sofia mengambil makanan itu dan memakannya sampai habis setelah itu dia tidak banyak bicara dia hanya diam saja
"kak sofia" Jihan berlari memeluk sofia dari tadi Jihan di bawa jalan jalan oleh Fano
__ADS_1
Sofia tidak membalas pelukan itu dia hanya diam bagai patung tapi dia teringat kata kata Dylan sebelum kehilangan kesadarannya bahwa mereka berdua adalah saudaranya
"ceritakan padaku siapa diriku" ucapnya pada Aliya
"kau yakin Ingin mendengarnya sofia"
Sofia mengangguk dan Aliya mulai menceritakan semuanya tentang sofia "lalu apa benar aku mengandung anak pria tidak punya hati itu?"
"benar sofia anak yang kau kandung adalah buah cinta kalian berdua" jawab Aliya
"apa kak sofi melupakan kami apa mungkin kak sofi mengalami amnesia" Jihan ikut menanyakan banyak hal kepada sofia
"apa selama ini Dylan pernah menyakitimu?" tanya Aliya
"tidak dia selalu membuat aku nyaman apapun yang aku inginkan dia selalu memenuhi"
"apa kau pernah bertemu dengan mertuamu?" Aliya harus memastikan bahwa sofia tidak digunakan untuk kepentingan perkelahian antara dewa dan Alan
__ADS_1
"Dedy aku bertemu sekali dengannya itu saat pernikahan kami dan setelah itu kami tidak pernah bertemu lagi"
sementara saat ini dewa sedang diskusi dengan seseorang ahli medis "jadi bagaimana apa mungkin sofia mengalami amnesia"
"saya tidak bisa langsung menganalisa sebelum saya melakukan tes Kepada pasien"
"apa kemungkinan orang bisa mengalami amnesia dan bagaimana cara penyembuhannya" tanya dewa
"Jika hanya amnesia itu hanya tentang waktu dan biasanya itu tidak terlalu lama untuk penyembuhannya tapi jika amnesia disini di buat buat maka itu sulit untuk menyembuhkan pasien"
"maksudnya prof" tanya dewa, selama ini dia hanya tau bahwa orang amnesia itu terjadi akibat benturan terhadap kepalanya
"begini tuan dewa ada satu alat dimana alat itu bisa mencuci otak manusia hingga dia melupakan siapa jati dirinya dan penyembahannya harus dilakukan dengan cara yang sama"
"jika itu yang terjadi kepada sofia maka kita harus melakukan tindakan itu prof" rasa cinta dan ambisi di dalam hatinya membuat dewa ingin sofia pulih seperti sedia kala
"tapi tuan dewa ini sangat berisiko apa lagi tuan dewa tadi mengatakan bahwa pasien saat ini sedang hamil besar, itu bisa menyebabkan kelahiran secara prematur atau mungkin bayinya tidak bisa di selamatkan" profesor mencoba menjelaskan tentang segala resiko apa bila tindakan itu dilakukan
__ADS_1
"kita tunggu sampai dia melahirkan"