Sicantik Dewi Kematian

Sicantik Dewi Kematian
kecoa kecil


__ADS_3

...setelah acara lelang selesai sofia dan Aliya memutuskan untuk pulang duluan sebenarnya acara itu di langsungkan hingga esok hari namun karena mereka menitipkan Jihan ke salah satu pelayan kedai jadi mereka memutuskan untuk pulang karena khawatir tentang adiknya....


...namun sebelum Sofia pergi dari tempat itu tangannya di cekal dari belakang ''sofia mau kemana kau'' tanyanya dingin...


''lepaskan adikku dewa'' suruh Aliya


dewa menoleh ke arah Aliya dengan tegasnya dia berkata ''adikmu adalah milikku''


...'' hubungan kita hanya hubungan simbiosis mutualisme tuan jadi lepaskan tanganku atau mungkin kau ingin tanganmu lepas dari tempatnya'' ujar sofia marah...


...dewa tersenyum miring kearah sofia ''nona sofia kau mengancam ku kau pikir aku takut. ingat nona kau yang datang kepada ku dan kau tidak boleh pergi tanpa seizinku''...


...''hey tuan dewangga Alexander kau pikir aku Sudi memberikan adikku kepada orang sepertimu cuihh'' Aliya sudah semakin geram...


...''biarkan aku pergi atau aku bongkar semua rahasia mu. aku tau kau merahasiakan tentang identitas mu yang seorang mafia bukan? '' sofia menatap remeh...


...''baiklah pergilah kemana pun kau mau namun harus kau ingat aku akan tetap menemukan mu meski kau bersembunyi di lubang semut '' setelah dewa berkata seperti itu dia pergi. dewa memang merahasiakan tentang identitasnya yang seorang pemimpin mafia...


...Sofia dan Aliya pergi dari tempat itu menuju pelabuhan untuk menyebrang namun tidak sengaja Sofia mendengar suara seseorang yang dia kenal saat melewati salah satu bangunan di pulau...


...'' kak liya suara itu''...


''iyah kau mengenali juga Sofi'' tanya Aliya


...''aku akan mengingat semua suara yang berada di malam itu. kak liya kita harus pastikan apa orang yang di dalam ini orang yang sama'' bisik Sofia...


''bagaimana caranya Sofi? '' tanya Aliya


...''kita harus kembali ke tempat tadi dan aku yakin semua tempat di pulau ini di lengkapi cctv . kakak mengerti kan apa yang harus kakak lakukan''...


...''aku mengerti Sofi tapi tempat ini ramai jika Kakak hanya mematikan cctv tapi salah satu dari mereka pasti ada yang melihat '' ujar Aliya....


...''tenang saja bukankah sebentar lagi ada jamuan sepesial '' sofia berkata dengan senyum penuh arti...


...setelah mengerti maksud dari adiknya Aliya akhirnya menurut meski pikirannya tidak terlalu fokus Karena memikirkan Jihan....

__ADS_1


...Sofia dan Aliya kembali ke tempat semula namun setelah itu mereka berpencar menjalankan rencana. dewa yang melihat interaksi mata antara sofia dan Aliya menaruh curiga ''fano bukan mereka tadi bilang mau pulang? '' tanya dewa...


...Fano yang belum mengerti dengan maksud dewa mengikuti arah pandang dewa ''benar tadi mereka sudah menuju ke pelabuhan saya melihat sendiri '' jawab fano...


...''kau awasi kakaknya di sini aku akan mengikuti sofia ingat jangan sampai kakaknya sofia curiga aku yakin ada sesuatu yang mereka rencanakan '' ...


...dewa pergi mengikuti sofia dan dia melihat sofia menaruh sesuatu ke seluruh minuman Dan makanan yang akan di hidangkan ke seluruh tamu hal itu membuat dewa curiga ''apa yang dia lakukan? ''...


...dewa terus mengikuti sofia dan hal itu di sadari oleh sofia dengan cepat sofia menoleh namun tidak ada satu orangpun yang mengikutinya dengan segera Sofia bersembunyi di Balik pohon untuk mengetahui siapa yang mengikutinya. dewa yang tidak melihat sofia pergi ke arah mana berjalan cepat namun saat berada di bawah pohon tangannya ditarik dan di todong menggunakan belati...


''kenapa kau mengikuti ku dewa? " tanya sofia


''apa yang kau taruh dalam makanan tadi?" bukannya menjawab dewa bertanya balik


...''ck kau ini ingin ikut campur urusanku saja pergi dari sini atau aku akan membunuhmu sekarang'' ancam sofia...


...dewa tertawa mendengar ancaman dari sofia '' ha-ha-ha kau yakin nona dengan satu tarikan pelatuk ini Tima panas pasti akan menembus perutmu '' ...


...''aku tidak takut dengan ancaman mu tuan dan aku tidak gentar dengan benda apapun jika kau menghalangi urusan ku aku tidak peduli kau siapa''...


...''ingat tuan lehermu itu sudah luka dan kau tau belati ku beracun dan satu hal lagi jangan ikuti aku karena obatnya hanya aku yang punya''. Sofia pergi ke salah satu kamar di mana dia tadi mencurigai sesuatu ...


( pulau itu dilengkapi dengan kamar kamar mewah di pinggir pantai dan acara lelang tadi di selenggarakan di tengah tengah pulau )


...semua orang yang berada di pulau itu tertidur pulas karena efek obat tidur yang sofia beri ke makan mereka dan saat itulah sofia menghampiri kamar seseorang...


Sofia mendobrak pintu itu membuat sang pemilik kamar kaget ''siapa kau? '' tanyanya


...bukannya menjawab dengan gerakan cepat sofia mencekik dan menodongkan belatinya di dada pria itu ''katakan apa kau kenal Mateo nugroho? '' ...


''a...kuuu... ti...da...k me...nge...nal..nya '' jawabnya terbata bata karena susah bicara


''oh iyh tapi aku rasa kau kenal'' sofia menyeringai licik


''di.....a su....dah.... ma...ti.... le...pas... kan '' jawabnya

__ADS_1


...Sofia melepaskan tangannya dari leher pria itu namun Dengan cepat tangannya mengambil pistol dan menodongkan ke kepala pria itu ''katakan apa kau yang membunuh nya'' tanya sofia...


''dia memang pantas mati''


...''aku bertanya apakah kau yang membunuh nya '' namun pria itu tidak menjawab membuat sofia marah...


... ''katakan atau putri kesayangan mu itu yang akan menjadi korban'' ancaman sofia. Sofia tidak sengaja melihat sebuah foto anak kecil yang di bawa pria itu...


''iyah aku yang membunuhnya dia memang pantas mati karena dia ayahku meninggal dunia''


''dan karena kau aku kehilangan Ayah dan bunda ku katakan siapa lagi temanmu? ''


"rupanya kau anak Mateo wow kau cantik seperti bundamu'' pujinya


karna sudah bosan berbasa-basi membuat sofia malas ''dasar tidak berguna''


chaaassssghhh


...Tampa rasa iba sofia menggorok dada pria itu dengan belatinya mengambil jantung nya dan melemparnya ke sembarang arah lalu mengeluarkan semua organ tubuh pria itu bukan hanya itu saja bahkan dia memisahkan kepala kaki dan tangannya...


... dewa yang melihat kejadian itu dari tadi tersenyum puas ''kau memang wanita ku sofia '' setelah melihat semua kejadian itu dewa dengan cepat meninggalkan tempat nya saat ini...


...bagai orang tanpa dosa sofia berjalan dengan santai menuju tepi laut membasuh tangan nya meski tangannya memakai sarung tangan ...


...''aku harus membakar sarung tangan ini'' sarung tangan itu dia bakar setelah di pastikan semua selesai dia kembali ke kamarnya ...


''kau kembali tepat waktu sofia'' ujar Aliya


...''itu urusan mudah dia hanya kecoa kecil tidak susah untuk membunuhnya '' ujarnya santai sambil meneguk air mineral ...


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


( hey semua samlam sayang dari aku. ini adalah karya aku yang pertama dan jujur aku masih ngeraba banget dalam membuat karya ini jadi klo ada salah kata tolong di maafin yah.😊😊 )


Salam sayang untuk semua 😘

__ADS_1


__ADS_2