
"cucu,, apa katamu cucu jangan mencoba membohongiku" ucap Alan
"aku tidak berbohong dad dia memang mengandung anakku" arsen tetap mencoba meyakinkan Alan "kami mempunyai hubungan namun aku pergi, karena takut dia tidak bisa menerima aku karena aku anak seorang mafia"
"kau sedang menipu dady?" tanyanya
"no ini adalah kenyataannya dia memang mengandung anakku" Jawab arsen yakin
"apa buktinya?" alam tetap tidak mau percaya begitu saja karena dia takut dylan membohonginya
"Aku tidak mempunyai foto bersama dengannya namun dady bisa mempercayaiku bahwa dia memang wanitaku"
"baiklah dady percaya setelah anak itu lahir kita lakukan tes DNA"
"aku tidak keberatan kita buktikan saja nanti" Dylan segera mendekati Sofia melepas alat-alat yang menempel pada tubuh Sofia dan membawa Sofia pergi dari tempat laboratorium
"ikuti mereka" suruh Alan kepada anak buahnya dan dengan patuh mereka pun mengikuti Sofia dan Dylan
Dylan membawa Sofia ke helikopter yang sudah menunggunya untuk membawanya ke negara xxz dylan memang tidak tinggal di negara yang sama dengan Alan
"cepat" perintahnya dan helikopter pun meninggalkan landasan
satu jam melakukan penerbangan akhirnya mereka sampai di salah satu rumah sakit milik dylan.
Sofia segera dibawa ke ruang IGD untuk memeriksa keadaannya karena dari tadi Sofia belum sadar juga
beberapa menit berlalu seorang dokter wanita keluar dari ruangan IGD dia adalah dokter kandungan sebenarnya Dylan juga seorang dokter namun dia bukan dokter kandungan sehingga dia mempercayakan salah satu rekannya untuk menangani Sofia
"bagaimana keadaannya?" tanyanya kepada rekan kerjanya
"dia baik-baik saja namun kandungannya melemah namun dia masih beruntung karena kandungannya meskipun lemah masih tetap bertahan" tuturnya
"baiklah terima kasih" jawab dylan
"apa dia kekasihmu sepertinya kau begitu khawatir dengan keadaannya" tanya Emma
__ADS_1
"iya dia memang kekasihku kan sebentar lagi kita akan menikah, bagaimana keadaan suamimu apa sudah jauh lebih baik?"
"ini semua berkatmu suamiku jauh lebih baik terima kasih dylan" Jawab emma
"aku hanya plantara semuanya berkat Tuhan"
setelah berbicara pada Emma Dylan masuk menunggu sofia dua jam sudah dia menunggu namun sofia belum Juga sadar
"uhhh..." Sofia mengeluh memegang kepalanya yang terasa begitu berat
"kau sudah bangun" tanya Dylan yang dari tadi setia berada di samping sofia
"kau siapa?" Sofia bingung karena sekarang dia tidak mengingat apapun
"sebaiknya kau tidur dulu kondisimu kandungan mu lemah"
"apa maksudnya aku hamil?" Sofia benar benar kaget karena dia tidak bisa mengingat apapun
"iyh kau hamil dan itu anakku" Dylan terpaksa membohongi sofia
"itu karena kau amnesia kau mengalami benturan yang cukup keras di kepalamu menyebabkan kau melupakan semua hal namun kau bukan istriku"
"maksudmu bagaimana? aku bukan istrimu tapi aku hamil anakmu bagaimana ceritanya" sofia Bingung membuat kepalanya sakit "isshhh" desisnya
"ada yang sakit" Dylan mencoba mendekati sofia namun sofia menolak
"kau pria tidak bertanggung jawab kau menghamili ku lalu kau pergi begitu kan ceritanya"
"hey bukan begitu aku ada urusan yang harus aku selesaikan dahulu"
"ah sudahlah aku mau tidur" sofia segera merebahkan tubuhnya lagi dan menarik selimut memunggungi Dylan
satu bulan telah berlalu sejak kejadian itu sofia benar benar tidak mengingat apapun tentang dirinya
hari ini ada kontrol cek kandungan kedokter "Abang kira kira anak kita laki laki atau perempuan" tanya sofia
__ADS_1
yah hubungan keduanya sudah membaik meskipun awalnya sofia begitu marah karena berfikir bahwa Dylan meninggalkannya namun dengan sifat penyayang dylan dia pun menjadi nyaman dengan Dylan
"perempuan" Dylan menoleh sebentar dan kembali menatap jalanan
"hmm aku berfikir juga begitu" jawab sofia namun tiba-tiba sofia melihat penjual buah di pinggir jalan "stop"
Dylan segera mengerem dadakan "ada apa fia?"
"pengen mangga itu bang hehehe" sofia menunjuk penjualan buah yang ada di pinggir jalan
"baiklah kita cari parkir dulu'' dylan pun memarkirkan mobilnya di bahu jalan membeli beberapa buah mangga yang di inginkan sofia
"ini mangga nya". Dylan menyodorkan buah itu ke sofia
"ish Abang suapin dong" sofiapun membuka mulutnya
"Sofiaku kau begitu manja" Dylan mencubit hidung sofia lalu menyuapi mangga muda itu ke mulut sofia namun baru beberapa potong sofia sudah tidak mau lagi
"Uda bang di makan Abang aja"
"tapi Abang tidak pengen makan buah" dylan menolak memakan buah mangga itu karena melihatnya saja dia sudah ngilu
"yah Uda aku gak mau ke dokter" sofiapun merajuk membuat dylan terpaksa memakan buah mangga itu
Sofia tertawa puas melihat ekspresi wajah dylan yang menurutnya begitu lucu saat Dylan mengigit mangga itu dengan sengaja sofia mengigit mangga yang juga di gigit oleh dylan
astaga sofia kau membuat jantungku tidak aman dan matamu ini selalu bisa membuat aku ingin mati Dylan
"khem khem" Dylan mencoba menormalkan kembali detak jantungnya
"oh iya bang kapan Kita pertama kali bertemu" tanya sofia
"kita bertemu di rumah sakit kau menabrak ku" dylan kembali mengingat pertama kali dia bertemu dengan sofia
(Hay gaes jadi di sini Dylan adalah orang yang bertemu dengan sofia di rumah sakit waktu itu ya)
__ADS_1
salam sayang 😘