Sicantik Dewi Kematian

Sicantik Dewi Kematian
tawaran kerja sama


__ADS_3

...pagi pagi sekali Aliya bangun dia harus pulang untuk menemui adik kecilnya Jihan ''aku harus cepat pulang kalau tidak Jihan pasti akan begitu marah'' setelah bersiap Aliya pergi ke kamar sofia...


tok tok tok


..."Sofia bangun ini sudah pagi'' ujarnya. namun tidak ada jawaban dari sang pemilik kamar "selalu saja begini adikku yang satu itu kalo soal tidur sudah seperti kebo"...


karena sofia masih tertidur Aliya memutuskan untuk pulang lebih dulu jujur saja dia tidak bisa tenang memikirkan Jihan


...paman bili yang sedang berbincang bincang sambil olahraga tidak sengaja melihat Aliya "selamat pagi Aliya kau mau kemana pagi pagi begini "...


..."selamat pagi juga paman bili aku harus segera pulang sekarang paman Jihan aku menghawatirkan Jihan "...


"terus di mana sofia?"tanyanya


"Sofia masih ingin di sini biar nanti dia pulang sendiri maaf paman aku harus cepat pulang " pamit Aliya


...Aliya pergi ke pelabuhan untuk menyebrang namun tidak sengaja dia papasan dengan fano "nona Aliya kau sudah mau pulang pagi pagi begini? "...


"itu bukan urusan mu" jawabnya ketus


"dimana nona sofia apa dia tidak pulang bersama mu?"


..."tidak dan iya katakan pada bosmu itu jangan macam-macam sama Sofia atau kalau tidak aku akan membuat dia menjadi banci " ancam Aliya...


...Fano menatap kepergian Aliya yang mulai menjauh menaiki sebuah kapal kecil yang di sediakan untuk para pengunjung pulau itu "Aurora kau masih sama saja seperti dulu bisanya mengancam saja"...


...setelah kapal Aliya sudah tidak kelihatan lagi Fano tersadar "astaga aku sampai lupa" Fano berjalan cepat menuju ke kamar dewa...


"tuan apa kau sudah bangun?"


"masuklah fano" lirihnya


...saat Fano masuk yang dia lihat dewa yang sudah membiru mata yang awalnya coklat jernih kini berubah merah bagai darah "tuan apa kau baik baik saja?"...


"bagaimana hasilnya Fano?" tanya dewa


Fano mulai menceritakan apa yang dia dengar dari dokter mengenai hasil tes laboratorium darah dewa.


...saat Fano menceritakan tentang hasil tes laboratorium di luar sudah heboh dengan penemuan mayat yang terkoyak koyak....


...paman bili yang melihat itu gemetar ketakutan perutnya merasa mual ''siapa orang yang tega melakukan ini kepada Albert?"...


"yang pasti yang melakukan ini orang gila" jawab salah satu teman Bili


"kita harus cari pembunuh itu pasti masih di pulau ini dan catat siapa saja yang sudah keluar dari pulau ini" ucap salah satu petugas di sana


...penggeledahan di lakukan dari kamar ke kamar kini tiba saatnya kamar sofia karena petugas mempunyai kunci cadangan dia tidak perlu repot-repot mengetuk pintu kamar sofa...


"nona bangunlah kami akan melakukan penggeledahan''


...Sofia yang sebenarnya sudah bangun pura-pura mengucek ngucek matanya "waktunya bersandiwara"ucapnya dalam hati...

__ADS_1


"kenapa kalian masuk ke kamar ku apa yang mau kalian lakukan padaku?" jerit sofia


"tenanglah sofia kami melakukan penggeledahan" ucap paman bili


...penggeledahan dilakukan oleh beberapa petugas dan orang penyelenggara acara ini dan bili termasuk...


"penggeledahan memangnya ada apa paman?" tanyanya pura pura bodoh


"ada pembunuhan tragis semalem Sofia jadi semuanya di geledah" jelasnya


"pak kami menemukan pistol ini" ucap salah satu petugas


...sedangkan belati yang sofia punya jelas tidak akan di temukan karena sofia menyimpan nya di balik bajunya...


"buat apa ini sofia? "tanya Bili


..."paman apa kau mencurigai ku? pistol itu Hanya untuk melindungi diriku aku takut paman pembunuh orang tuaku mungkin saat ini juga mengincar ku aku ketakutan setiap saat paman jadi aku membawa itu untuk jaga-jaga " tutur sofia dengan wajah yang sudah di buat bagai orang ketakutan...


..."tapi aku semalam melihat kau membawa plastik hitam lalu kau membakar nya, apa yang kau bakar jangan jangan itu barang bukti yang sengaja kau lenyap kan ?" ucap salah satu orang...


..."sial rupanya bukan hanya Andre yang melihatku" gumamnya dalam hati "hmmm itu anu itu baju dinas ranjang yang di berikan dewa padaku"...


"lalu kenapa kau membakarnya ?" tanya bili


..."jika aku memakainya maka dewa akan menyerang ku saat itu juga sedang aku tidak mau melakukan itu Tampa ikatan pernikahan"jawab sofia berbohong...


"baiklah sofia untuk membuktikan ucapan mu lebih baik kita tanyakan pada tuan dewa" ujar bili


...mereka semua memutuskan untuk ke kamar dewa namun mereka papasan dengan fano yang baru keluar dari kamar dewa "ada apa ini kok Ramai ramai?" tanya Fano...


"ada nona sofia dia juga sedang menunggumu masuklah" suruh nya


...setelah mendapat izin dari Fano Sofia masuk ke kamar dewa hal yang pertama dia lihat adalah kondisi dewa yang membiru meski itu tidak separah tadi karena dewa sudah meminum obat meski itu tidak membuat dia sembuh setidaknya obat itu hanya untuk membuat dia bertahan sedikit lebih lama...


..."hey sayang ada apa denganmu kenapa kau begini?" tanyanya, sofia pura pura memeluk dan mencium pipi dewa "ikuti permainanku atau kalau tidak aku tidak akan mengobatimu" bisik Sofia...


"sayang jelaskan padaku kau kenapa hiks kenapa sayang hiks hiks" Sofia sudah menangis tersedu-sedu


...dewa menghapus air mata sofia dengan ibu jarinya " hey jangan menangis aku tidak kenapa kenapa" dewa memeluk sofia "kau memang begitu licik" bisik nya...


" tuan dewa sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Bili


..."semalam aku melihat sekelebat bayangan hitam menuju kamarnya 87 aku mengikutinya namun setelah itu aku di lukai dengan pisau mungkin pisau itu beracun" Jawab dewa berbohong...


"benarkah kau memberikan baju dinas ranjang kepada sofia?" tanya bili


...Sofia mengedipkan matanya sebagai kode dan dewa mengerti hal itu "ah iya namun dia begitu marah padaku lalu dia membakar baju itu. ini salahku tidak pantas aku memberikan dia baju seperti itu" dewa berpura-pura menyesal atas perbuatanya...


"sebenarnya ini ada apa kenapa kalian sepertinya mencari sesuatu" tanya dewa


..."begini tuan dewa semalam ada pembunuhan jadi kami melakukan penggeledahan" terang salah satu petugas...

__ADS_1


"pembunuhan kapan?" tanya dewa


..."semalam ada pembunuhan tuan dan pembunuh nya seperti tidak mempunyai hati dia mengocok ngoyak tubuh pak Albert sungguh mengerikan" tutur salah satu orang di sana...


"iya dan yang kalian Anggap mengerikan itu ada di hadapan kalian" ucap dewa dalam hati


..."aku harap kasus ini segera di selidiki aku tidak mau sofia ku semakin ketakutan"...


"baik tuan kami permisi dulu" pamit mereka


setelah mereka keluar sofia memanggil Fano "hey kau siapkan api cepat"


"tapi untuk apa nona"


"kau ingin tuan mu ini mati?"


mendengar ucapan sofia dengan segera fano menyalakan lilin "ini nona"


...Sofia mengambil belatinya dan membakar belati itu dan menempelkannya ke luka yang dia berikan semalam...


..."akhmmmmm" dewa berusaha sekuat tenaga Menahan rasa sakit "apa kau menambah racun ini dalam tubuhku" tanya dewa...


..."racunnya harus di bunuh dari akarnya" jelas sofia " hey kau ambil botol kecil yang ada dalam koper ku"...


Fano dengan segera berlari mengambil apa yang sofia pinta


..."Sofia dendam mu sudah selesai bukan?" tanya dewa...


"belum masih ada empat orang lagi" Jawab sofia


..."empat orang jadi maksudnya yang membunuh orang tua mu ada lima orang"...


^^^"Iyah dan yang semalam salah satunya aku masih mencari empat yang lainnya"^^^


..."bagaimana kalo kita bekerja sama kamu membantu ku untuk memimpin dunia gelap dan dan aku membantumu untuk mencari siapa ke empat orang itu, bagaimana?"...


"aku tidak tertarik" Jawab sofia


saat itu Fano sudah membawa apa yang sofia pinta " ini nona"


..."kau sepertinya begitu sayang sekali dengan tuan mu ini sampai kau ngos-ngosan seperti itu"...


..."minumlah obat ini dewa ini untuk mengeluarkan racun yang sudah masuk dalam pembuluh darah mu"...


...dewa meminum obat yang di berikan Sofia selang beberapa menit dewa merasa ingin muntah "muntah kan saja obatnya sudah bekerja"...


...dewa memuntahkan darah begitu banyak "racunnya sudah keluar baiklah kalau begitu aku permisi" Sofia berdiri dari tempat duduknya namun tangannya di tahan oleh dewa "pikirkan tawaran ku sofia"...


"akan aku pikirkan tawaran mu"


...*******...

__ADS_1


...**********...


maaf aku tidak bisa update tiap hari yah soalnya aku sambil kerja juga salam sayang untuk kalian semua 😘


__ADS_2