
“Baiklah kalau kamu memang sangat yakin dengan perempuan itu tidak masalah” Ucap Albert.
“Kalau begitu saya pergi dulu ! Jika ada sesuatu terjadi, kamu tidak usah ragu untuk menelfon saya !” Kata Albert kemudian.
“Baik pak” Jawab Alice singkat.
“Saya permisi !” Ucap Albert berpamitan.
“Baik pak, trimaksaih banyak sudah menolong kami” Jawab Alice.
Albert pun pergi, tinggallah Alice dan Qhien Guan dirumah. Saat ini mereka sedang menunggu pak Asep datang bersama saudaranya untuk membetulkan pintu rumah yang telah rusak.
Tiba-tiba
Mbeeekkkk !!
Terdengar sebuah suara dari luar rumah.
Spontan Alice dan Qhien Guan melihat kearah pintu yang telah rusak tersebut.
Sosok aneh muncul.
Tubuhnya tampak seperti siluman, dari perut hingga ke ujung rambut wujudnya adalah manusia, namun dari pinggang hingga ke ujung kaki wujudnya adalah hewan.
Alice yang baru pertama kali melihat wujud seperti itu tampak shock. Tatapan matanya melotot melihat sosok itu. Seketika tubuhnya menjadi kaku, wajahnya pucat pasi dan bulu romanya pun ikut berdiri ketika melihat sosok tersebut.
“Si.. Sis.. Siluman ??” Alice pun pingsan.
“Siapa kau ?” Tanya Qhien Guan kepada sosok itu.
“Salam dari hamba Tuan Putri ! Hamba adalah Rika, penyihir yang bertanggung jawab atas keamanan batu sihir” Jawab sosok itu memperkenalkan dirinya dengan sopan kepada Qhien Guan.
“Kau mengenalku ?” Tanya Qhien Guan heran.
“Tentu saja ! Aura anda seperti Raja, sudah pasti anda adalah keturunan Raja” Jawab Rika.
Rika adalah sosok pria yang memiliki wujud setengah manusia dan setengah kambing.
“Oh iya benar, aku ini anak Raja” Kata Qhien Guan.
“Lalu apa maksudmu tentang melindungi batu sihir ?” Tanya Qhien Guan kemudian.
“Hamba dapat merasakan aura batu sihir itu dari sekitar sini ! Jadi hamba putuskan untuk mencarinya disini agar batu sihir tersebut tidak jatuh ke tangan yang salah” Rika mencoba menjelaskan kepada Qhien Guan.
“Kemampuan hamba dalam merasakan aura sangatlah kurang, tapi hamba yakin batu sihir itu ada di sekitar sini Tuan Putri” Lanjutnya.
“Aku ahli dalam merasakan aura ! Tapi aku tidak tahu seperti apa aura batu sihir itu ! Ada banyak sekali aura disini, bahkan semut di luar pun auranya bisa terasa sampai disini” Ucap Qhien Guan.
“Luar biasa sekali ! Anda sangat mirip dengan Raja pertama ! Ia juga sangat peka terhadap aura apapun, ternyata inilah keturunan Raja” Ucap Rika.
“Hah.. Aura ini ?” Tiba-tiba Qhien Guan merasakan ada aura yang berbeda.
Secara bersamaan muncullah sesosok iblis yang memiliki enam tangan. Iblis itu adalah iblis yang telah dikejar oleh Asta sebelumnya.
“Iblis ?” Kaget Qhien Guan.
Krik..Krik..Krik..Krik..
Terdengar langkah kaki iblis tersebut seperti suara jangkrik di malam hari.
Iblis itu tampak sedang mencari-cari sesuatu di dalam rumah ini.
“Mungkin dia datang untuk mencari batu sihir itu Putri” Ucap Rika.
“LIMESERT PEG MALOUT FIL RE” Ucap iblis itu dengan suara khas nya.
__ADS_1
“Apa yang dia bilang ?” Tanya Qhien Guan.
“Itu adalah bahasa iblis ! Saya tidak tahu persis artinya, tapi kemungkinan besar iblis itu sedang mencari batu sihir” Ucap Rika menjelaskan.
“LIMESERT PEG MALOUT FIL RE” Ucap iblis itu lagi masih dengan suara khas nya.
“HOI SUARAMU MEMBUATKU MERINDING !!” Teriak Qhien Guan kepada iblis tersebut.
Suara Qhien Guan yang begitu nyaring mampu menyadarkan Alice dari pingsannya.
Alice pun membuka matanya secara perlahan. Namun ketika ia baru saja membuka mata, sosok yang pertama ia lihat adalah sosok dari iblis peringkat sembilan tersebut.
Wujudnya yang sangat menyeramkan itu kembali membuat Alice shock dan kembali pingsan.
Iblis tingkat sembilan menatap Qhien Guan dengan tatapan tajam. Tanpa basa-basi ia lansung melancarkan serangannya kepada Qhien Guan.
Dengan cepat Qhien Guan dan Rika menghindari serangan tersebut sehingga tidak ada seorangpun yang terluka diantara mereka.
Tanpa memberi waktu sedetikpun, iblis itu kembali melancarkan serangannya kepada Qhien Guan dengan secepat kilat hingga membuat Qhien Guan tidak sempat menghindar.
BRAAAKKK !!
Qhien Guan terpental cukup jauh hingga merusak tembok rumah Alice.
“TUAN PUTRIIIII” Teriak Rika.
“Sial !! Iblis itu lemah tapi gerakannya cepat sekali, aku tidak bisa mengimbanginya” Gumam Qhien Guan.
Kriikk.. Kriikk.. Krikk..
Iblis itu melangkah perlahan menuju pintu kamar Alice.
“BERHENTI !!” Teriak Rika mencoba menghentikan langkah iblis itu.
Benar saja, iblis tersebut menghentikan langkahnya.
“Putri ??”
“Iblis sialan !! Harusnya kalau ingin menyerang bilang-bilang dulu !” Celoteh Qhien Guan.
BAAM !!
Iblis tersebut melancarkan serangannya kepada Rika.
Wussshh..
BRAAAKK
Tubuh Rika terpental hingga merusak sebuah televisi besar yang terpajang disana, darah kental pun mengalir dari dalam mulutnya.
“Manusia kambiinggg..” Teriak Qhien Guan seketika.
Suara begitu berisik membuat Alice kembali tersadar. Kali ini tidak ada sosok aneh lagi yang tertangkap oleh sepasang matanya, namun ketika pandangannya mengarah ke kiri.
“Hah tv limapuluh jutaku ??” Alice pun kembali pingsan setelah melihat televisi mahal yang dibelinya telah hancur terbelah dua.
“HOI SUDAH KU BILANG, KALAU MAU NYERANG ITU KASIH TAU DULU !!” Bentak Qhien Guan kepada iblis itu.
“Putt..trii, tidak ada orang yang ijin dulu untuk menyerang musuhnya” Ucap Rika dengan lemah.
Secara perlahan, Rika berusaha bangkit berdiri.
“Manusia kambing !! Kau tidak apa-apa ?” Tanya Qhien Guan kepada Rika.
Ketika Rika hendak ingin menjawab pertanyaan dari Qhien Guan, tampak iblis telah memasang kuda-kuda untuk segera menyerang Qhien Guan dari arah belakang.
__ADS_1
Wuuussshhh
Rika mengeluarkan sihirnya dengan cepat.
Syuuuttt
Serangan jebakan yang dikeluarkan Rika mampu melumpuhkan iblis tingkat sembilan itu.
“WWOOOAAAHH KEREN SEKALI !!” Ucap Qhien Guan kagum ketika melihat iblis tingkat sembilan telah terperangkap dalam jaring laba-laba.
Jaring Laba-laba adalah salah satu sihir jebakan yang dimiliki oleh Rika.
Namun sihir ini tidak mampu menahan iblis itu berlama-lama karena sihir Rika masih lemah. Jenis mereka memang dikenal sebagai penyihir paling lemah di dunia. Maka dari itu penyihir seperti Rika hanya mampu mendapatkan jabatan tertinggi menjadi seorang pelayan Kerajaan saja.
Tidak ada spesies mereka yang mampu menjadi petinggi di Kerajaan karena kemampuan yang terbatas serta usia yang singkat.
Rata-rata penyihir memiliki usia paling tinggi adalah delapan ratus bahkan seribu tahun. Sedangkan spesies Rika hanya mampu bertahan hidup maksimal seratus limapuluh tahun.
Set
Set
Set
Secara perlahan-lahan iblis tingkat sembilan itu melepaskan dirinya dari sihir jebakan Rika.
Disaat bersamaan Qhien Guan lansung memasang kuda-kuda untuk segera melancarkan serangan.
Wusshhh
Iblis itu kembali meluncurkan serangan terhadap Qhien Guan.
“Sihir air bah penghakiman !!” Qhien Guan mengeluarkan salah satu jurus sihir elemen air.
Namun iblis itu berhasil menghindarinya dengan kecepatan yang dimilikinya.
Qhien Guan menyerangnya berkali-kali dengan sihir elemen air. Namun berkali-kali pula iblis itu mampu menghindari serangan itu sehingga tidak ada satupun serangan yang dilancarkan Qhien Guan dapat melukainya.
“Sial !! Cepat sekali dia, aku harus lebih cepat darinya” Batin Qhien Guan.
“Sihir Air Naga Penguasa” Qhien Guan mengeluarkan Jurus dari elemen air yang lebih besar dari sebelumnya.
BAAMM
Kali ini serangannya tepat sasaran.
“Berhasil !!” Ucap Rika kagum.
Namun
Krik..Krik..Krik
Iblis itu masih dapat berdiri kokoh dan melangkah maju tanpa terluka sedikitpun.
“Ha ? Tidak ada luka sedikitpun” Ucap Rika heran.
“Mustahil !!! Sihirku tidak berfungsi padanya” Ucap Qhien Guan kesal.
“Aku akan coba menyerangnya dengan elemen tanah” Ucapnya kemudian.
Qhien Guan kembali melancarkan serangannya kepada iblis tersebut, kali ini ia akan menggunakan sihir dari elemen tanah.
Ia berusaha mengimbangi kecepatan dari iblis itu sambil tetap menyerangnya. Namun berkali-kali serangan yang di lancarkan olehnya selalu meleset.
Kecepatan dari iblis itu ternyata telah bertambah tujuh kali lipat. Hal itu membuat Qhien Guan sedikit kewalahan dalam menghadapinya.
__ADS_1
Bersambung..