SIHIR YANG TAK TERKALAHKAN

SIHIR YANG TAK TERKALAHKAN
AKHIR HIDUP QHIEN GUAN ?


__ADS_3

Disebuah restoran cepat saji tampak para Kstaria Langit telah mendapatkan ijin dari tante Maya untuk pulang lebih cepat hari ini.


Para Ksatria Langit itupun pergi menyusul Qhien Guan kerumah Alice dengan berjalan kaki.


Sementara itu


BLAARRR !!


BLAAARRR !!


Tampak iblis tingkat empat melancarkan serangannya kepada Qhien Guan dan Mika.


Beruntungnya mereka dapat menghindari serangan tersebut dengan cepat.


"Kenapa tidak membalas seranganku ? Apa kemampuan Penyihir hanya bisa menghindari serangan saja ?" ucap iblis tingkat empat itu sembari melemparkan senyum liciknya.


Whossshh !!


Doarrr !!


Akhirnya Mika melancarkan serangan pertamanya kepada iblis tingkat empat itu, ia menggunakan sihir elemen cahaya miliknya.


Namun


DOOOAAMM !


Serangannya dihancurkan oleh iblis tingkat empat itu dengan sihir apinya.


"Lemah ! Lemah ! Itu sangat lemah ! Seranganmu bahkan tidak ada apa - apanya !" ucap iblis tingkat empat itu dengan raut wajah kecewa.


"Aku sangat tidak suka dengan mahkluk lemah sepertimu !" Iblis tingkat empat itu melancarkan serangan dahsyatny kepada Mika.


BLAAAAARRRR


Dubraaaakkk !!


Mika pun terpental sejauh empat meter.


"MIKAAAAA !!!" teriak Qhien Guan dan Alice secara bersamaan.


"Selalu saja begini ! Aku hanya menjadi beban untuk Tuan Putri" Mika tampak sangat kecewa telah menjadi Penyihir lemah yang selalu merepotkan Qhien Guan.


"Mahkluk lemah itu sangat menjijikkan !" ketus iblis tingkat empat itu.


"Berani sekali kau menyakiti temanku !!!" Ucap Qhien Guan.


"Sihir air bah penghancuran !" Qhien Guan pun melancarkan serangan pertamanya kepada iblis tingkat empat itu dengan menggunakan elemen air miliknya.


Whossshh !


Namun


BLAAARRR !!


Dalam sekejab, sihirnya dapat dihancurkan oleh iblis tingkat empat itu.


"Apa ?" Qhien Guan tampak terkejut menyaksikan kejadian tersebut.


Ia telah melancarkan sebuah serangan terdahsyatnya kepada iblis itu, namun dengan mudahnya serangannya dihancurkan oleh iblis tingkat empat itu.

__ADS_1


"Apa dia sekuat itu ? Iblis tingkat lima kemarin sangatlah kuat, berarti iblis ini jauh lebih kuat dari iblis tingkat lima !" gumam Qhien Guan.


"Cih ! Inilah Tuan Putri dari bangsa Penyihir yang terkenal itu ? Lemah ! Lemah ! Lemah !" Iblis tingkat empat itu kembali kecewa setelah mengetahui bahwa Qhien Guan tidak sehebat ekspektasinya.


"Penyihir lemah seperti ini dapat melenyapkan iblis tingkat lima ? Huh ! Sudah kuduga si wanita itu sangat lemah ! Dia hanya banyak bicara saja !" Seketika iblis itu membayangkan iblis tingkat lima yang telah bertempur dengan Qhien Guan sebelumnya.


"Aku sangat tidak suka mahkluk lemah ! Ini sangat menjijikkan !" Iblis tingkat lima itupun murka dan kembali melancarkan serangan besarnya.


"Sihir Api Neraka Kematian !" Satu serangan dari iblis tersebut dilancarkan kepada Qhien Guan.


BLAAAAARRRR !!!


Qhien Guan yang tidak sempat menghindar hanya bisa melawab serangan dari iblis itu dengan menggunakan sihir api miliknya. Nyaris saja ia terkena serangan dari iblis itu, namun keberuntungan masih berpihak kepadanya sehingga membuat ia selamat.


"Oh jadi itu sihir api milikmu ? Bahkan untuk memasak satu hewan saja tidak cukup ! Kau benar - benar lemah ! Lemah ! Lemah ! Sangat menjijikkan !" Kembalu iblis tersebuth melancarkan serangannya.


Kali ini ia menyerang dengan membabi buta. Mika yang sedang terluka pun terpaksa harus menghindari serangan itu sembari melindungi Alice.


"Matilah ! Matilah ! Matilah ! Mahkluk lemah seperti kalian memang pantas mati !" Sihir dari iblis itu semakin cepat berhamburan menyerang Qhien Guan dan yang lainnya secara membabi buta, membuat mereka tampak kewalahan dalam menghadapinya.


Tiba - tiba


Braaakk !!


"Aarrrrggghhhh !" Mika terkena serangan yang membabi buta itu.


BLAAAARRR !!


Qhien Guan yang kehilangan konsentrasi pun akhirnya terkena serangan itu juga sesaat setelah Mika terjatuh.


"Akh ! Uhuk !" Darah kental mengalir dari mulutnya.


BLAAARRR !!


Satu serangan mengarah kepada Alice.


Whosssshhh !


Dengan sekuat tenaga dan kecepatan secepat kilat, Qhien Guan berhasil memusnahkan sihir tersebut sebelum menyerang tubuh Alice.


"Sial ! Iblis itu tidak memberikan jeda sama sekali !" Qhien Guan berusaha bangkit beridiri dan mencoba mencari cara untuk mengalahkan iblis tingkat empat yang sangat brutal itu.


"Harusnya dia memberikan kami waktu untuk membunuhnya ! Iblis sialan ! Padahal masih anak - anak !" geruty Qhien Guan.


"Matilah kalian mahkluk lemah yang menjijikkan !" ucap iblis tingkat empat itu sembari terus melancarkan serangannya secara membabi buta.


"Fokus ! Dan konsentrasi !" Qhien Guan pun mengumpulkan sihir elemen api miliknya.


"Sihir Nafas Naga !" Serangan besar pun dilancarkan kepada iblis tersebut.


Whoosssshh !!


Doooaaaarrr !!


Serangan itupun berhasil menggores wajah daru iblis tingkat empat itu, membuat iblis itu menghentikan serangannya sejenak.


"Kau ! Melukai wajahku ?!" Tatapan tajam penuh amarah ditujukan kepada Qhien Guan.


"Sungguh kotor ! Mahkluk lemah sepertimu melukai wajahku ! Ini sangat menjijikkan !" Iblis tingkat empat itu tampak sangat murka, ia pun mengumpulkan mana yang besar untuk melancarkan serangan terbesarnya kepada Qhien Guan.

__ADS_1


"Mana ini ! Aku baru tahu ada mana sebesar ini !" Qhien Guan sangat terkejut menyaksikan kekuatan iblis itu yang cukup besar.


"Sampai kapan aku harus menjadi beban untuk Tuan Putri !" Mika yang sedang terluka berusaha untuk bangkit berdiri.


"Mika ! Tenanglah ! Kau sedang terluka !" Alice manghalangi tindakannya.


"Sungguh menjijikkan ! Sunggu sangat menjijikkan !" ucap iblis tingkat empat itu seraya mengumpulkan energi yang teramat besar.


"Sihir Api Neraka Kematian Seratus Kali Lipat !" Iblis itupun melancarkan serangannya kepada Qhien Guan dan yang lainnya.


Serangan yang begitu besar tidak dapat dihindari oleh Qhien Guan karena ia harus menolong Mika yang sedang terluka dan juga Alice yang tidak memiliki kekuatan apapun.


"Sial !" Qhien Guan melancarkan serangannya untuk melenyapkan sihir tersebut.


BLAAARRR !!


BLAAARR !!!!


"Aku tidak bisa memusnahkannya ! Tidak ada pilihan lain, aku harus memindahkan mereka sejauh mungkin !" Dengan kecepatan secepat kilat, Qhien Guan mengeluarkan sihir elemen air miliknya untuk melindungi Mika dan Alice serta memindahkannya ketempat aman sembari tetap melancarkan serangan untuk menghancurkan sihir dari iblis tingkat empat itu.


Whosshhhh !


Qhien Guan pun telah berhasil memindahkan Mika dan Alice.


Namun


BAAAAAAMMMM


Qhien Guan terkena sihir dari iblis tingkat empat itu, tubuhnya pun terpental sangat jauh.


Whoooosssshhh !!


Tanpa memberikan waktu sedetikpun, iblus itu terbang menyusul Qhien Guan dengan kecepatan penuh.


BLAAAARRR !!


BLAAAARRR !!


Dua serangan telah dilancarkan kepada Qhien Guan, membuat tubuhnya terluka cukup parah.


"Tuan Putriiiii !" teriak Mika sesaat setelah menyaksikan iblis itu menyiksa Qhien Guan.


"Mahkluk lemah yang menjijikkan lebih pantas mati !"


BLAAAARRRR !!


Iblis tingkat empat itu melancarkan serangan berkali - kali kepada Qhien Guan yang telah sekarat tak berdaya.


"Arrrghh ! Akh !" Darah kental bercucuran dari tubuh Qhien Guan.


Meskipun Qhien Guan selalu menghadang serangan itu dengan menggunakan sihirnya, namun tetap saja serangan dari iblis itu dapat menebus sihirnya dengan mudah.


BRAAAAAAAKKK !!


Qhien Guan pun terkapar dan tidak sadarkan diri.


"Cih ! Sangat menjijikkan !" Iblis tingkat empat itu menghentikan serangannya ketika menyaksikan tubuh Qhien Guan terkapar ditanah penuh dengan luka - luka.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2