SIHIR YANG TAK TERKALAHKAN

SIHIR YANG TAK TERKALAHKAN
PERTEMPURAN PANJANG


__ADS_3

Kreekk


"Aaarrghh" Rintihan kesakitan terdengar dari bibir Albert.


"Pak Albert !" Teriak Alice dari kejauhan.


Tampaknya iblis tingkat lima tersebut ingin mematahkan lengan Albert agar ia dapat menyantap lengan tersebut dengan anggun dan elegan.


“Sihir kegelapan !” Segera Qhien Guan melancarkan aksinya dengan mana yang cukup besar besar.


BLAARR !


DUBRAAAKK !


Iblis tingkat lima itu terpental cukup jauh.


“Akh !” Iblis tingkat lima itu merintih kesakitan.


“Mustahil ! Penyihir itu juga menguasai sihir kegelapan ? Kemampuan yang tidak masuk akal !” Iblis tingkat lima itu berusaha bangkit berdiri.


Whuusshh !


Dengan cepat Qhien Guan memindahkan Albert ke tempat yang aman dengan menggunakan sihir angin miliknya.


“Guan !” lirih Albert.


“Guan ! Berhati-hatilah !” ucapnya kemudian, Albert tampaknya sangat khawatir menyaksikan pertempuran Qhien Guan dengan iblis tingkat lima tersebut.


Iblis tingkat lima itu melemparkan senyuman sinis kepada Qhien Guan “Ternyata rumor yang beredar itu benar adanya ya !” ucapnya kemudian.


“Tapi meskipun begitu, aku tidak akan kalah darimu !” Seketika wujud iblis tersebut berubah menjadi sosok wanita yang menyeramkan.


Sebuah tanduk runcing muncul di keningnya, taring-taringnya juga memanjang bagaikan binatang buas. Tulisan angka lima pada dahinya menjalar berbentuk lukisan yang menghiasi dahinya.


“Aku akan meladenimu dengan sungguh-sungguh !” Aura menyeramkan dan mematikan mengelilingi iblis tingkat lima tersebut.


Alice, Albert dan Mika tampak tercengang menyaksikan perubahan wujud yang terjadi pada iblis tingkat lima itu.


“Hujan pedang !” Mantra yang di ucapkan iblis tingkat lima itu memunculkan pedang-pedang tajam yang menghujani bumi bersiap untuk menusuk mangsanya.


“Celaka !” Dengan kekuatan sihir angin, Qhien Guan melindungi dirinya dan teman-temannya dari hujan pedang yang mematikan itu.


“Hahaha ! Sepertinya kau tidak dapat berkonsentrasi karena melindungi manusia-manusia lemah itu ya” Tampak Iblis tingkat lima itu melayang di udara.


“Tuan Putri !” Mika yang masih lemah berusaha bangkit berdiri.


“Jika aku tidak dapat membantumu melawan iblis itu, setidaknya aku tidak merepotkanmu Tuan Putri” Mika mencoba mengeluarkan sihir cahaya miliknya.


“Tuan Putri ! Serahkan mereka padaku ! Aku akan melindunginya ! Tidak usah pikirkan kami Tuan Putri !” Seketika sihir cahaya yang dikeluarkan Mika mengelilingi tubuhnya, tubuh Alice dan tubuh Albert.


Sihir cahaya yang dikeluarkannya tampak seperti perisai yang melindungi mereka dari serangan iblis tingkat lima tersebut.


“Mika ! Trimakasih, tolong lindungi mereka !” Qhien Guan kembali fokus pada pertempurannya.


“Ooh ??! Si Penyihir lemah itu ternyata masih bisa berdiri ! Tetapi tubuhnya tampak bersusah payah mengeluarkan sihir” Iblis tingkat lima itu tersenyum tipis menyaksikan Mika sedang melindungi diri dengan mana yang besar namun tenaganya sudah sangat melemah.

__ADS_1


“Aku akan kasih bonus untukmu ! Apa kau bisa menahan seranganku ini ?” Senyum kelicikan terpancar pada wajah iblis tingkat lima itu.


“Serangan tajam dari bawah tanah !” Mantra ucapan kembali di ucapkan oleh Iblis tingkat lima tersebut.


Seketika tanah pada area itu mengeluarkan benda-benda tajam yang terbentuk dari tanah.


Swiing !


Dengan cepat Qhien Guan menghindari serangan tersebut, begitu juga dengan Mika, ia berhasil menghindar dan melindungi Alice dan Albert meski tubuhnya tampak sudah tidak kuat lagi mengeluarkan mana yang besar secara terus-menerus.


“Mika ! Bertahanlah ! Aku akan mengalahkannya dalam sepuluh menit dengan sihir kegelapan !” Qhien Guan menggunakan sihir angin miliknya untuk melayang di udara.


“Baik Tuan Putri ! Hamba percaya padamu !” Mendengar itu, Mika kembali bersemangat dan tidak menyerah untuk melindungi dirinya dan teman-temannya.


“Sepuluh menit ?! Cih ! Aku yang akan mengalahkanmu dalam sepuluh menit” Iblis tingkat lima itu tampak kesal mendengar perkataan yang diucapkan oleh Qhien Guan.


“Sihir kegelapan membelah dimensi !” Qhien Guan kembali melancarkan aksinya.


BLAARR !


BLAARR !


BLAARR !


Sayangnya iblis tingkat lima itu berhasil menghindari serangan yang dilancarkan oleh Qhien Guan.


Berkali-kali Qhien Guan telah melancarkan serangan pada iblis tersebut, namun berkali-kali pula iblis itu menghindar dengan cepatnya.


“Sial ! Aku malah terpojok dibuatnya !” Iblis tersebut tidak memiliki waktu untuk mengucapkan mantranya, ia justru terpojok dan terpaksa harus menghindar dari sarangan sihir kegelapan milik Qhien Guan.


BLAARR !


SREEKK !


Satu serangan berhasil menggores tubuh iblis tingkat lima tersebut.


“Akh !” Iblis tingkat lima itu berusaha lari dari pertempuran.


Namun


CTTAASS !


Kedua kakinya terputus akibat serangan dari Qhien Guan.


“Akkhhh” Iblis tersebut merintih kesakitan.


“Beraninya kau mematahkan kakiku !” Api amarah terpancar pada wajah iblis tingkat lima itu.


Dalam sekejab, iblis itu menumbuhkan kembali kedua kakinya.


“Hujan panah api !” Kembali iblis itu mengucapkan mantranya.


Seketika hujan panah api turun dari langit dengan derasnya.


“Sihir perisai air !” Qhien Guan mengeluarkan sihir elemen air untuk melindungi dirinya dan teman-temannya.

__ADS_1


“Tuan Putri !” Mika tampak kagum melihat kemampuan Qhien Guan yang semakin berkembang.


Sedangkan Alice dan Albert tampak tercengang menyaksikan pertempuran yang begitu dahsyat ini.


“Terpentallah !” Iblis itu mengucapkan mantranya lagi dibawah hujan panah api miliknya.


Whoossh !


Seketika Qhien Guan terpental, beruntungnya Mika menyelamatkannya tepat waktu dengan menggunakan sihir cahaya miliknya sehingga tubuhnya tidak sempat tersentuh tanah.


“Trimakasih Mika !” Qhien Guan kembali ke dalam pertarungannya.


“Sihir kegelapan !” Qhien Guan kembali melancarkan serangannya masih dengan sihir kegelapan miliknya.


Iblis tingkat lima itu hanya bisa menghidar dari serangan sihir kegelapan milik Qhien Guan. Satu-satunya sihir yang tidak bisa dimusnahkan oleh iblis tersebut adalah sihir kegelapan.


Mantra yang di ucapkan oleh iblis tingkat lima itu tidak berpengaruh sama sekali terhadap sihir kegelapan milik Qhien Guan.


BLAARR !!


BLAARR !!


Qhien Guan kembali melancarkan aksinya.


CTAAASS !


CTAAASS !


Satu demi satu bagian tubuh dari iblis tersebut terputus, namun itu bukanlah akhir dari iblis tingkat lima itu.


Satu-satunya cara untuk mengalahkannya adalah dengan memusnahkan jantung milik iblis tingkat lima tersebut.


Pertarungan ini hampir segera berakhir.


Tiba-tiba


“Arrghh !” Darah kental keluar dari mulut Qhien Guan.


Mana yang begitu besar membuat tubuh Qhien Guan lemah dan sekarat, sihir miliknya pun perlahan-lahan mulai melemah.


“Tuan Putri !” Mika tampak khawatir melihat Qhien Guan sudah kehabisan tenaga.


“Guan !” Lirih Alice dan Albert secara bersamaan.


Iblis tingkat lima yang menyadari hal itu lansung bergegas menumbuhkan kembali bagain-bagian tubuhnya yang telah terputus tadi.


“Hahaha ! Sayang sekali, ternyata akulah yang menjadi pemenang dalam pertempuran ini !” Iblis tingkat lima itu tampak gembira menyaksikan Qhien Guan yang telah kehabisan tenaga.


“Tadinya aku ingin mengajakmu bekerja sama untuk menguasai dunia ini, tetapi aku sudah berubah pikiran sekarang ! Aku sudah tidak menginginkanmu lagi !” Iblis tingkat lima itu menatap tajam kepada Qhien Guan.


Perbuatan Qhien Guan membuat iblis itu dendam penuh api amarah.


“Aku akan melenyapkanmu dengan siksaan yang begitu menyakitkan seperti kau telah menganiayaku sebelumnya” Iblis tingkat lima itu melayang di udara memancarkan aura mengerikan yang mematikan.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2