Sistem Kebaikan

Sistem Kebaikan
Bab 1. Sistem Kebaikan


__ADS_3

"Sial sudah jam segini! Nanti aku bakal terlambat kesana" seru seorang pemuda yang baru saja dari mall Lamqueit.


Pemuda itu bernama Andika Pratama.


Wajah nya terkejut saat melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya.


Karena, hari ini pacar nya yang bernama Erika Swastini berulang tahun yang ke 23.


Mereka akan berkencan di restoran Region Campania.


Andika menaiki sepeda listrik nya dan berharap agar hari ini ia tidak terlambat ke restoran Region Campania.


Bruk..


Tiba tiba dari kejauhan ia melihat seorang nenek jatuh dari becak lalu salah satu kaki nya terjepit di bawah becak hingga ia merintih kesakitan.


Dan barang-barang yang ada di becak juga ikut jatuh berhamburan.


Nampak juga, beberapa orang mengerumuni nenek itu tetapi tak ada satu pun yang ingin membantu nya.


Mereka tak menolong karena mereka takut terlibat dan di tipu.


Melihat hal itu, Andika pun memarkirkan sepeda listrik nya lalu dengan segera membantu nenek tersebut.


Tetapi seorang pria paruh baya mencoba mencegah nya dan berkata.


"Nak jangan, nanti kamu di tipu sama dia bisa jadi kan dia itu ingin menipu kita" sargah nya.


Andika hanya membalas dengan senyum singkat lalu melewati pria paruh baya tersebut.


Ia tau masyarakat memang seperti itu, bukan nya membantu mereka malah berfikir takut di tipu saat ada orang yang kesusahan atapun meminta tolong pada nya.


"Anda baik-baik saja nek? Apa ada yang terluka? Apa perlu saya antar anda kerumah sakit?" tanya Andika sambil mengangkat becak yang menindih kaki sangat nenek.


"Nenek baik baik aja dan terimakasih telah membantu nenek, nak" jawab sang nenek sambil tersenyum tulus pada Andika.


"Ah, biar nenek sendiri yang mengambil barang nya nanti tangan kamu bisa kotor" sargah sang nenek saat melihat Andika membantu mengambil barang nya yang jatuh berserakan.


"Tidak apa apa nek, biar saya aja yang bantu anda istirahat saja dulu" ucap Andika sambil tersenyum dan membantu mengambil barang nenek itu.


"Dia anak yang baik" batin nenek sambil melihat Andika yang sedang membantu mengambil barang nya yang jatuh berserakan.


Tak berselang lama, Andika telah selesai mengumpulkan barang barang yang di bawa sang nenek dan menaruh barang tersebut di atas becak sang nenek.


Namun, Baju yang di pakai Andika untuk kencan telah kotor setelah mengumpulkan barang-barang sang nenek yang berserakan.

__ADS_1


Melihat baju nya kotor ia hanya bisa menggeleng pasrah sambil membatin.


"Pasti aku akan di marah" pikir nya.


Lalu nenek tersebut menaiki becak nya lagi sambil membawa barang nya.


Tetapi terlihat nenek tersebut kesusahan karena barang yang di bawanya lumayan berat.


Tau bahwa nenek tersebut menuju pabrik daur ulang yang jarak nya tak terlalu jauh, Andika segera membantu nenek tersebut untuk mendorong becak milik dari belakang.


Dengan adanya Andika mendorong becak nya, nenek itu tak lagi perlu mengerahkan tenaga lagi untuk mengayuh becak.


Setelah sampai di depan pabrik daur ulang, nenek itu turun dari becak nya lalu kemudian mengambil uang 24 ribu untuk Andika dan berkata.


"Ambil lah nak, untung untung untuk beli minuman dan jajan untuk mu dan terimakasih udah membantu nenek ya" ucap nenek sambil menyodorkan uang nya yang 24 ribu itu.


Melihat niat dari nenek, Andika menolak nenek itu dengan halus dan berkata.


"Ah, tidak usah nek, saya membantu Anda dengan senang hati kok" tolak Andika dengan halus sambil tersenyum.


Lalu setelah mengatakan itu, Andika langsung pergi dari sana dan menghiraukan panggilan dari nenek tersebut.


Tapi tiba tiba sebuah suara terdengar di benak nya.


│Anda telah mengaktifkan Sistem Kebaikan!│


│Karena anda sudah membantu nenek yang sedang kesusahan│


│Anda mendapatkan hadiah uang sebesar 2 Triliun rupiah!│


"Hah?! Apakah itu benar sistem yang pernah ku baca di buku novel?" beo Andika dalam hati, sebagai maniak novel tentu saja ia tau apa itu sistem.


Ting


Tiba-tiba handphone nya berdenting, saat ia membuka nya ternyata itu adalah sebuah pesan masuk.


[ Sejumlah 2 triliun telah di transfer ke rekening anda. Sekarang jumlah saldo anda adalah: 2.00.000.540.000 rupiah ]


Saat melihat itu, ia melotot tak percaya akan apa yang di lihat nya.


"Jadi ini benar-benar nyata!" seru nya seolah olah tak percaya dengan apa yang di lihatnya.


"Aku kaya sekarang! Mulai saat ini aku bisa membeli cilok dan batagor dengan porsi banyak!" ucap Andika dengan girang karena bahagia saat tau yang di alami nya beneran nyata.


Setelah itu ia mulai memikirkan hal hal yang menyenangkan di pikiran nya.

__ADS_1


Tetapi itu tak berlangsung lama karena tiba-tiba handphone nya bergetar saat melihat handphone nya ternyata Erika menelfon.


Saat mengetahui itu, segera ia mengangkat panggilan dari Erika dan tak sabar memberi tahu tentang yang di alami nya tadi.


"Hallo Erika-"


"Andika, kenapa kamu belum datang? Cepat kemari! Ada sesuatu yang harus kukatakan pada mu!" sela Erika, setelah mengatakan itu Erika pun mematikan panggilan nya secara sepihak.


"Dia pasti tak sabar untuk menemui ku makanya dia menyuruh ku untuk cepat datang! Baiklah jangan buat dia menunggu kali ini!" ujar nya setelah itu ia menghampiri sepeda listrik nya lalu melajukan nya menuju restoran Region Campania.


Beberapa menit kemudian, Andika pun sampai di restoran Region Campania.


Restoran Region Campania terlihat mewah dan para miliarder pastinya banyak yang makan di sini.


Tapi saat ia mulai memasuki restoran, tiba tiba seorang pramusaji wanita menghadang nya sambil berkata.


"Maaf kan saya tuan, kami hanya menerima orang yang berpakaian bersih dan rapi" ucap pramusaji tersebut dengan tatapan menghina.


Seketika Andika menatap pakaian nya dan benar saja pakaian nya saat ini tak mencerminkan pakaian yang bersih dan rapi semuanya kotor dan kucel.


"Harus seperti apa pakaian yang harus ku pakai?" tanya Andika sambil tersenyum kecut.


"Setidak nya anda harus memakai dasi dan juga Jas" jawab pramusaji tersebut dengan julid.


"Sekarang saya tak mempunyai dasi dan juga jas, apa saya bisa masuk kedalam jika mempunyai kartu ke anggotaan yang harganya 2 miliar?" tanya nya lagi.


Ia melihat syarat ke anggotaan yang tertulis di poster disamping restoran.


Di poster tersebut tertulis:


[ Anda akan mendapat kartu VIP Diamond di restoran Region Campania jika anda mengisi saldo sebanyak 2 miliar dan nikmati layanan yang memanjakan mata saat anda mempunyai kartu VIP Diamond ! ]


Pramusaji tersebut menatap dengan tatapan jijik dan menganggap perkataan Andika hanyalah bualan belaka.


"Heh! Lebih baik anda pergi saja jika-" ucapan pramusaji tersebut terhenti saat Andika memperlihatkan jumlah saldo rekening milik nya.


[ saldo anda: 2.000.000.540.000 rupiah ]


Melihat itu sang pramusaji syok lalu seketika mengubah mimik wajahnya dan berkata dengan sopan.


"Tuan muda, silahkan ikuti saya!" ucap pramusaji tersebut dengan nada sopan tak seperti tadi sebelum Andika memperlihatkan jumlah saldo rekening nya.


━ ━ ━ ━ ━


Hi semua maaf hanya ini yang baru Author up karna ide belum muncul di otak jadi ga bisa buat bab selanjutnya ╥﹏╥

__ADS_1


__ADS_2