
"Aku memakai jam Queni karena ini adalah pemberian dari Laras. Terlebih, jam ini jauh berharga dari jam yang lebih mahal dan mewah lain nya." ujar Andika sambil menatap jam tangan yang ada di pergelangan nya dengan penuh perhatian.
"Ha-ha-ha berhentilah membual, dasar pecundang! Ku tantang kau untuk membeli jam tangan yang sama seperti ku jika tidak makan jangan salah kan aku untuk mengambil Laras dari mu!" ucap Arvin sambil menatap Andika dari bawah ke atas dengan tangan melingkar di pinggang wanita yang saat ini tengah berpose genit.
Menghiraukan tantangan Arvin,Andika kemudian menatap Laras dan berkata. "Laras, karena kamu telah memberikan ku jam tangan ini sekarang giliran ku untuk memberikan mu hadiah. Mari!"
Tanpa menunggu lama, Andika lalu menarik Laras dan berjalan menuju toko jam Rolex yang kebetulan berada tak jauh dari toko jam Queni.
"Sungguh pecundang miskin yang sok kaya raya!" sinis Arvin sambil menatap mereka yang sedang menuju toko Rolex lalu ia mengikuti Andika dan Laras untuk melihat apa yang akan Andika lakukan.
Di sisi lain.
"Selamat datang di toko jam Rolex kami! Apakah ada yang bisa saya bantu?" sambut seorang wanita yang merupakan sales manajer toko Rolex. Sales manajere miliki tubuh yang tinggi dan paras yang rupawan.
__ADS_1
"Bisakah, anda menunjukan jam paling mahal yang ada di toko ini pada saya?" tanya Andika dengan raut wajah sombong.
Mendengar itu, manajer sales tersebut diam diam menatap jam tangan Queni yang di pakai Andika.
Seketika tatapan nya berubah menjadi menghina walaupun begitu, manajer tersebut menjawab perkataan Andika dengan nada yang ramah.
"Halo tuan, jam tangan yang paling mahal di toko kami adalah Rolex Antimagnetique Ref 4113. Dan harga jam ini 2,3 juta dolar jika di konversi ke rupiah menjadi 34,7 milliar rupiah.
Sementara itu, Arvin menyaksikan pertunjukan di depan nya dengan binar penuh harap agar Andika bisa di permalukan.
"Tolong perlihatkan jam tangan itu pada kami" ucap Andika tanpa ragu sekalipun.
Mendengar itu, manajer tersebut menolak dengan halus. "Mohon maaf, Tuan. Jam tanganΒ adalah jam tangan yang paling berharga di toko kami. Oleh karena itu, kami tidak bisa menjual nya kepada umum..."
__ADS_1
"Ha-ha-ha sunggu akting yang luar biasa! Tapi sayang nya aku telah melihatmu berpura-pura!" ejek Arvin.
Andika hanya diam saat Arvin mengejeknya.
"Bagaimanapun jika jam tangan itu di jual pada umum, Anda tidak bisa membeli nya karena pelanggan terhomat kami telah membeli jam rolex Antimagnetique Ref 4113 ini." lanjut sang manajer sales.
"Apa kah jam rolex Antimagnetique Ref 4113 hanya ada satu di toko ini?" tanya Andika sambil mengangkat satu alis.
Sembari berpura pura, karena ia tau jika tamu terhomat yang telah membeli jam tersebut adalah diri nya.
"Jam rolex Antimagnetique Ref 4113 menjadi jam tangan eksklusif dan karena itu kami begitu sangat beruntung memiliki jam tangan reolx Antimagnetique Ref 4113 di toko kami." jawab manajer sales.
"Dasar tukang akting! Berhentilah menjadi seorang yang tau segalanya! Kau berbicara seperti seperti mampu untuk membeli nya." sarkas Arvin.
__ADS_1