
Dan diri nya membatin, "Bagaimana mungkin orang miskin yang berpakaian lusuh ini mampu membeli jam rolex Antimagnetique Ref 4113! Di Jakarta hanya ada beberapa orang saja yang mampu membeli jam tangan seharga 35 miliar."
Di lain sisi pula, Arvin begitu penasaran dengan pelanggan yang telah membeli jam Rolex Antimagnetique Ref 4113 itu. Karena jam Rolex Antimagnetique Ref 4113 memiliki harga yang fantastis, dia pasti merupakan seorang generasi pertama atau kedua.
Jika Arvin berkenalan dengan orang itu pasti keluarga Farzan akan bertambah beckingan.
Sedangkan Andika mengabaikan perkataan Arvin.
Dan ia tetap lanjut berbicara dengan manajer sales, "Baiklah kalau begitu, apakah anda bisa merekomendasikan jam tangan mahal yang cocok dengan nona di samping saya ini?"
Mendengar ucapan Andika, Laras lalu seketika menjadi tersipu malu. "Tuan Pratama, anda terlalu baik. Saya tidak menerima barang yang akan anda berikan pada saya."
"Laras, karena kau telah memberikan ku hadiah, kenapa kau tak memperbolehkan ku membeli sesuatu untuk mu?" tanya Andika.
Lalu ia berkata lagi pada manajer sales itu, "tolong antarkan kami ketempat jam tangan wanita."
"Baik, tuan." jawab Manajer sales itu menuruti perintah Andika walaupun diri nya meragukan kemampuan Andika untuk membeli salah satu jam tangan yang ada di sini.
Tetapi, karena ingin menjaga etiket profesional nya sebagai manajer sales, ia pun menunjukkan jam tangan wanita yang toko Rolex miliki.
Jam tangan yang di tunjukkan manajer sales itu berwarna emas terang dengan sisi sisi nya yang berbentuk bunga sakura. Desain jam tangan itu terinspirasi dari negara sakura yaitu negara Jepang. Belum lagi jam itu memberikan kesan yang elegan dan juga mempesona. Yang mana membuat berbagai wanita tertarik pada jam tangan tersebut, akan tetapi hal itu juga membuat beberapa wanita frustasi karena harga nya yang mahal.
Dan harga jam tangan itu seharga 4 milliar rupiah.
Mengetahui harga itu, membuat Andika meragukan manajer sales. "Apakah anda yakin jam tangan wanita termahal yang ada di toko ini?"
Akan tetapi manajer sales hanya terdiam, karena ia tau jika jam tangan itu bukan lah jam tangan termahal di toko Rolex ini.
Sebenarnya, jam tangan wanita yang termahal di toko Rolex ini seharga 20 milliar rupiah.
Dan manajer sales itu merekomendasikan jam tangan wanita itu karena ia meragukan apakah Andika bisa membeli jam tangan wanita termahal di toko ini sedangkan baju nya saja lusuh begitu.
__ADS_1
Sedangkan Arvin sedari tadi menatap mereka berdua dengan tatapan sinis dan membatin. "Ha-ha-ha aku ingin lihat seberapa lama pecundang ini bisa berpura-pura."
Andika lalu menatap Laras dan bertanya, "Laras, bagaimana pendapat mu tentang jam tangan ini?"
Sebenarnya, jam tangan itu begitu menarik perhatian Laras. Dengan desain yang hampir menyerupai bunga sakura dan kesan yang elegan dan juga mempesona itu seperti sebuah mahakarya seni yang sengaja di ciptakan dengan sempurna.
Akan tetapi mendengar harga jam tangan itu yang begitu mahal, membuat Laras sekali lagi terperangah.
Menghiraukan ketakutan Laras, Andika tanpa sepatah kata pun langsung berkata pada manajer sales tersebut. "Saya ingin membeli jam tangan ini dan membayarnya melalui kartu debit."
Setelah mendengar kata Andika membuat Arvin dan manajer sales itu terkejut.
"Apakah anda yakin akan membeli jam tangan ini, tuan?" tanya manajer sales itu dengan tidak percaya.
"Kenapa? Apakah saya terlihat tidak mampu untuk membeli jam tangan ini?" jawab Andika.
"A-a b-bukan seperti i-itu, tuan" ucap manajer sales itu sambil menggelengkan kepala nya. Lalu ia dengan segera mengambil mesin EDC.
Sedangkan, Andika telah melakukan transaksi dan mesin EDC pun berbunyi menandakan bahwa transaksi telah selesai.
[ Pembayaran anda sebesar 4 miliar rupiah telah berhasil! ]
"Sial!" umpat Arvin karena harapan terakhir nya telah pupus setelah mendengar suara mesin EDC.
Dan wajah Arvin saat itu terlihat begitu di penuhi dengan amarah.
"Tuan, ini jam tangan anda. Dan di mohon simpan jam tangan ini dengan hati hati dan baik." ucap manajer sales dengan sopan sambil menyerahkan jam tangan itu pada Andika.
Lalu Andika mengambil jam tangan itu dan ia memberikan jam tangan itu pada Laras.
Tetapi, Laras menolak pemberian Andika. "Tuan, saya tidak bisa menerima pemberian Anda."
__ADS_1
"Kenapa kau tidak mencobanya dulu?" tanpa persetujuan Laras, Andika lalu meraih tangan Laras dan dengan seenaknya nya ia lalu melingkar kan jam tangan itu pada pergelangan tangan Laras.
Setelah jam tangan itu di pasang, jam tangan itu seketika membuat Laras memancarkan aura mempesona.
Sementara itu, Arvin dan manajer sales itu menjadi iri dengan Laras.
Karena hanya beberapa pria saja yang rela memberikan hadiah yang mewah untuk pacar mereka.
"Berani nya kau..." Arvin menggeram ketika melihat Laras menatap Andika dengan penuh kasih sayang.
Hal itu membuat akal sehat Arvin hampir menghilang.
"Heh, Itu hanyalah 4 miliar! Dan itu juga bukan seberapa bagiku! Carikan aku jam tangan yang harga nya lebih dari 10 miliar!"
Manajer sales itu pun berlari dengan senyum kegirangan karena ia akan mendapat bonus penjualan.
Dan beberapa kemudian, dia kembali sambil membawa sebuah jam tangan yang harganya sekitar 10,5 miliar untuk Arvin.
Lalu Arvin membayar jam tangan tersebut dan bunyi mesin EDC pun terdengar.
Setelah memakai jam tangan yang baru ia beli, Arvin lalu menatap Andika dengan penuh kemenangan. "Mari kita lihat apa yang akan kau lakukan lagi setelah ini!"
Mendengar tantangan Arvin, Andika seketika menjadi tertawa terbahak-bahak. Karena hal itu membuat nya bersemangat untuk menandingkan kekayaannya.
Dan saat itu juga, Andika mengeluarkan handphone milik nya lalu setelah mendapat kan nomor faktur jam tangan nya, ia pun memberikan nya pada manajer sales tersebut.
"Aku ingin mengambil jam tangan ini sekarang juga."
Lalu setelah melihat nomor faktur Andika, manajer sales itu menjadi sangat terkejut. Karena jam tangan yang Andika maksud adalah jam tangan Rolex Antimagnetique Ref 4113.
Lalu dengan nada cemas manajer sales itu menjawab, "Tuan, maafkan saya yang tidak mengetahui jika anda adalah pembeli Rolex Antimagnetique ref 4113! Kalau begitu saya akan mengambilkan jam tangan Anda sekarang juga."
__ADS_1