Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqis's Sistem - Gengsi


__ADS_3

Lovia keluar dari area kampus dan berganti pakaian..


TING


"Selamat Pengguna Bank XXX. telah menerima senilai $15.000.000 (226 Miliar)" Notifikasi Handphone Lovia


Lovia tersenyum. akun bank yang hanya tersisa 1.5 Juta tersebut berakhir penuh kembali dengan kiriman dari Bosnya yaitu Dani.


Lovia: Terimakasih Bos!


Setelah membalas pesan. Lovia pun menuju Sebuah kafe


3 menit kemudian


TRIING!


Pintu Bel Kafe berbunyi dan seorang pelayan menyambut kedatangan Lovia


"Welcome to our cafe!" kata Pelayan itu dengan ramah dan tegas


"tolong 1 cokelat panas" kata Lovia memesan


"Baik. pesanan anda akan tiba 3 menit kemudian" kata Pelayan itu sambil melihat jam tangannya.


3 menit kemudian(lagi)


sesuai perkataan pelayan tersebut. Cokelat panas pesanan milik Lovia telah tiba

__ADS_1


"selamat dinikmati Cokelat Panas anda. Nona" kata Pelayan tersebut


lovia mengangguk dan pelayan itu meninggalkan lovia.


Lovia duduk dengan pemandangan jalan Raya didepannya


Ssssrrruuup(lovia meminum cokelat panasnya)


'Aahhhh. Hari yang indah!' gumam Lovia dengan santai menyuruput cokelat panas


kembali menaruh cangkirnya. Lovia membuka Instragam yang 1 bulan lalu dirinya tidak buka


'mari kita lihat apa yang terbaru disana' gumam Lovia


Lovia berselancar di dunia maya dan terkadang tertawa kecil karena video-video yang ditampilkannya..


10 menit kemudian


"Pesanan anda akan datang 5 menit kemudian" kata Pelayan itu setelah mencatat pesanan milik lovia..


Lovia hanya tersenyum


'apa jadinya jika diriku tidak ikut dengan Tuan Jonathan? Mungkin aku hanya seorang remaja yang miskin dulunya' gumam Lovia yang tiba-tiba mengingat masa lalunya.


Lovia adalah Perempuan yatim piatu asal swedia. Dia adalah perempuan yang miskin pada tahun 2015. Di saat umurnya mulai menginjak 18 tahun itu harus bertahan hidup dikarenakan kondisi dunia - Russia saat itu berkonflik hebat (baca ceritanya di: Mr.Politik) dan ditahun itu lah Lovia bertemu bawahan Jonathan..


Lovia sekarang sangat berkecupan untuk hidupnya.

__ADS_1


Lovia sangat menghargai setiap uang yang dirinya keluarkan. Lovia paham betul uang yang dirinya cari semenjak 2015 ini tidaklah mudah dapat dicari oleh orang pada umumnya.


'Ternyata membunuh gengsi juga menyelamatkan hidup' gumam Lovia


menurut Lovia. Gengsinya manusia ternyata membunuh manusia. Memaksakkan tampil mewah disaat kemiskinan didepan mata dan beruntungnya Lovia adalah perempuan yang tak haus akan gengsi dan penilaian orang. Biarkan mereka menilai disaat uang nya berjuta-juta dollar dan Lovia hanya tertawa dalam diam..


Tak terasa Lovia menunggu sambil berselancar di website yang telah disediakan untuk para professional berdiskusi tentang setiap misi yang mereka lakukan tanpa menyebut nama(penyuruh & yang melakukannya).


"Silahkan menikmati hidangan anda. Nona" kata Pelayan..


Lovia hanya mengangguk


"Hari ini aku mendapatkan misi untuk membunuh terkaya Ke-25 di perancis. Sungguh melelahkan" salah satu postingan di web tersebut..


Lovia melihat banyaknya orang yang seprofesi dengannya menjalankan misi yang menurutnya hebat dan dirinya juga menganggap adalah salah satu orang hebat.


Lovia mengklik New Post dan menceritakan singkat bahwa dirinya baru saja mendefuse sebuah bom..


Tak butuh waktu lama postingan milik Lovia dikomentar oleh banyaknya beragam komen.


"Haha. seperti yang diduga oleh seorang Pembunuh Professional Tingkat SS+. Selalu Hebat dalam pekerjaanya" salah satu komentar


Banyak pujian dan lovia pun ikut membalas dengan rendah hati


"masih banyak yang aku harus pelajari. Terimakasih atas dukungannya!" Lovia membalas


...----------------...

__ADS_1


...BYE...


...----------------...


__ADS_2