Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqis's Sistem - Keputusan


__ADS_3

Eva serta Ayah dan Rizky kini berada di ruang makan untuk makan malam..


"Ayah. Izinkan aku perkenalkan mereka berdua" Kata Rizky


Ode & Melisa Maju sejajar dengan kursi rizky



ini visualnya).


"Perempuan di sebelah Ku(menunjuk) dia adalah Melisa" Kata Rizky


"Selamat Malam Tuan Besar Bima. Saya Adalah Melisa. Senang bertemu dengan anda" kata Melisa Dengan menunduk patuh dan tangan di dada kirinya.


"Tuan Besar? Hahaha. Aku bukan Tuan besar. Rizky lah Tuan besar & sekaligus Majikan semua pekerja disini" kata Bima menolak Gelar Tuan Besar


Melisa yang mendengar itu menunduk memohon maaf


"Tak masalah. Cukup Panggil saya sesuka mu asal tidak jangan Tuan Besar" kata Bima sambil menyurup Teh Hangatnya.


"Ahem(mengurangi canggung). selanjutnya Adalah Ode" kata Rizky menunjuk Ode untuk memperkenalkan diri layaknya melisa.


"Selamat Malam. Tuan Bima. Senang bertemu dengan anda. Saya Adalah Ode. Pelayan sekaligus Bodyguard untuk Tuan Rizky" kata Ode berkata tegas dengan nada formal.

__ADS_1


Ode pun kembali menuju posisi semula(begitu juga melisa)


"jadi? Bagaimana di Amerika?" Tanya Eva bersuara setelah sesi perkenalan..


"seperti yang kaka & ayah tahu. Bahwa selama di amerika. Mr. Jonathan itu selalu menginginkan saya bersamanya selama saya disana. Banyak kunjungan presiden beliau mengajak saya dan saya sebagai tamu tak perdaya pun hanya mengikutinya" kata Rizky dengan menyuap nasi goreng ke mulutnya.


Eva tersenyum kagum dengan adik angkatnya.


"nah. Hubungan Kamu dengan Mr.President seperti apa?" Tanya Eva bersemangat


"Kami berteman. Kami memiliki 1 hal kesamaan dan cinta akan Indonesia. Itu saja. Kami juga teman bisnis. Tak jauh dari yang dipikirkan oleh banyak media" kata Rizky


Banyak media mengatakan bahwa indonesia menggunakan Rizky sebagai lobi-lobi amerika untuk indonesia memiliki izin membeli beberapa jet siluman(F35) tapi baik pribadi(Rizky & jonathan) atau kedua negara memilih tak merespond isu tersebut..


"memang sungguh jahat perkataan media terhadap adik ku. Sabar ya Dek" kata eva dengan nada kesal terhadap para media busuk memberitakan hal palsu..


"Keputusan? Apa yang kamu telah putuskan?" Tanya Ayah Bima dengan tampang berwibawa itu menatap rizky.


"Aku akan melanjutkan S2 ku di kuliah di swedia. Aku ingin ayah & Eva ikut dengan ku ke Swedia" kata Rizky


Eva & Ayah Bima pun terkejut mendengar perkataan Rizky..


"Ayah senang kamu mau melanjutkan Kuliah S2 mu tapi apakah ini tidak terlalu cepat? Ayah baru saja bertemu dengan mu tapi malah kamu pergi lagi" kata Ayah Bima.

__ADS_1


Ayah Bima sayang terhadap anak angkatnya itu. Eva & Rizky adalah aset berharga miliknya sekarang. Jika salah satu pergi itu sama aja membuat dirinya rindu terhadap anaknya


"Maafkan Anak mu ini Yah. Tapi aku ingin melanjutkan kuliah ku demi masuk dunia bisnis dan ini juga saran dari Mr. Jonathan karena menyarankan serupa" kata Rizky Dengan mencoba meyakinkan ayah angkatnya itu.


"Apakah semua ini tidak cukup bagi mu? Dek? Sebenarnya. kakak bisa melihat kalau kamu hidup tanpa bekerja hingga kamu meninggal pun harta ini tidak akan habis" kata Kata Eva dengan wajah cemberut.


Rizky mempegang Tangan kakak angkatnya


"Kakak. Secara Finansial aku memang Kaya Raya. Tapi aku malu di hadapan ayah Dan Kakak. Kalian berdua adalah orang yang berpendidikan tinggi sedangkan aku S1. aku sedikit malu. Selain itu ada alasan lain. Yaitu. Aku sangat suka & cinta akan Ilmu Pengetahuan. Rasanya aku terus lapar akan pengetahuan. Pengetahuan di indonesia tidak berubah setiap 5 tahun sekalinya. Maka aku harus pergi ke negara orang untuk mendapatkan hal baru" kata Rizky dengan menjelaskan alasan dirinya pergi ke Eropa tersebut


Eva Menengok ayahnya dan ayahnya itu pun mengangguk.


"Ayah & Eva. Tidak merasakan malu memiliki kamu sebagai keluarga kami. Kami mencintai mu sebagaimana kamu mencintai kami. Ayah akan setuju untuk mengizinkan kamu ke eropa tapi maafkan ayah. Ayah belum bisa ke eropa. Kamu tahu sendiri. Umur ayah sudah tidak muda lagi. Jika ayah tetap maksa kesana akan menjadi merepotkan mu dalam memakan ilmu-ilmu pengetahuan itu" kata Ayah Bima memberi restu.


Rizky menatap Eva untuk menunggu restu darinya.


"Kakak akan mengizinkan mu. Tapi bisakah kamu tinggal bersama kami 1 bulan dulu? Kakak belum siap ditinggal pergi selama 2 hingga 5 tahun itu sungguh lama. Apakah bisa?" Tanya Eva Memohon.


Rizky pun tersenyum


"jangan khawatir kak. Aku akan memenuhi permintaan kakak" kata Rizky dengan tersenyum.


...----------------...

__ADS_1


...BYE...


...----------------...


__ADS_2