
di sebuah parkiran
Mobil Lexus berwarna silver itu terparkir disalah satu mall terkenal di jakarta
Brooom
Brooom
Dua mobil buggati Chiron biru tersebut berhenti dan juga menarik perhatian lain
"Tuan Rizky. Apakah kami telat?" Tanya Som dengan takut
Som takut akan telat dalam pertemuan nya dengan tuan nya itu
"Aku mengajak kalian kesini karena aku juga butuh barang sesuatu dan soal yang ada di group. saya minta kalian melakukan yang memuaskan ketika saya pulang!" kata Rizky
Som & Manto hanya menggangguk-ngangguk saja
"Baiklah. Kalian pergilah dan ingat. Sisakan pelaku utamanya" Titah rizky.
Som & Manto pun pergi sementara rizky menuju lobby tapi dicegah oleh Satpam mall
"Mohon Maaf Mas. Tolong pakai maskernya" ujar Satpam menghimbau.
Rizky mendengar itu pun mengangguk sebagai balas jawabnya ia pun menggunakan masker.
"Terimakasih" kata Rizky.
Mall ini berlokasi di pondok Indah dan rizky berkunjung ke mall ini untuk berjalan-jalan saja
'hmm sebaiknya beli apa ya buat oleh-oleh Mr. Jonathan nanti?' Gumam Rizky bingung
Jalan demi Jalan rizky melihat setiap toko yang menjual aneka ragam brand yang mereka jual kepada pembeli
BUGHhh!
Rizky terjatuh karena ia merasakan tertabrak oleh seseorang
"S---Sialan kau. Apa kau buta dan asal enak mu menabrak orang?" Tanya Pria yang ditabrak dengan kesal
"Maafkan saya. Saya tidak melihat karena kagum dengan mall indah ini" Kata Rizky
pria yang ditabrak itu melihat rizky itu seperti mengenal seseorang yang pernah ia bully dulu
"Apakah kamu rizky Maulana Dari sekolah SMP jaya Bakti 01?" Tanya pria itu menebak
"Ya benar. kenapa?. Siapa kamu?" Tanya Rizky mengerutkan wajahnya
"pf---pfffft. Apa kamu masih miskin semenjak SMP? Sungguh tragis kamu ya! Siapa aku? Aku Rosid" kata Rosid dengan melihat Rizky seperti orang Hina.
Rizky melihat Rosid dan dalam ingatannya itu dia mengenal rosid yang pernah membully semenjak smp kelas 3. entah mengapa rosid selalu menghina. Merendahkan Harga dan martabat rizky yang dianggap miskin pada waktu itu
"Apa kamu mau berbelanja disini? Sungguh? Atau kamu mengemis? Lihatlah pakaian mu secara kamu tidak terlihat mampu beli apapun. dimana satpam mempersilahkan orang masuk seperti dirimu" kata Rosid dengan nada hina nya
Rizky hanya bisa menggelengkan kepala dan sedikit bingung kepada Rosid yang tidak pernah berubah setelah beberapa tahun
__ADS_1
"mampu atau tidaknya diriku bukan masalah bagi mu. Bukan?" Kata Rizky setelah itu pergi dengan acuh
Rosid yang mendengar itu pun kesal dan wajahnya seperti kepiting yang perlu kalian masak agar mulutnya tak berkoar di dalam minyak!
Rosid mengikuti Rizky kemana dalam pikirannya ia ingin permalukan rizky ketika ia tidak bisa membeli nya.
'ngpain dia toko sepatu?' Rosid pertanyakaan kehadiran rizky di toko sepatu itu.
Ketika rosid melihat rizky sudah mengambil sepatu berwarna putih itu pun dirinya langsung menemui rizky
"Heii!! Jangan sentuh itu! Kau tak akan mampu membayarnya!. Mba mengapa kamu membiarkan orang miskin sepertinya menyentuh barang kalian?" Tanya rosid mempanasi karyawan/ti toko sepatu itu
Salah seorang karyawati yang melihat fisik & visual dari Rizky emang seperti orang yang merendahkan tapi dirinya menahan
"Mohon Maaf. Tuan. Tolong jangan sentuh ketika anda tidak membeli. Setiap sepatu bernilai jutaan kami tidak sanggup jika itu lecet" kata karyawati dengan tatapan hina nya
Rosid yang mendengar bahwa dirinya didukung itu pun tersenyum
"lebih baik orang miskin sepertimu jangan ke mall. aku sarankan sebagi teman baik mu. Beli saja di tanah abang. Murah dan meriah. Pasti untungkan untuk uang makan mu hingga 1 bulan. Hahaha" kata Rosid dengan menertawakan ke miskinan Rizky.
Rizky berharap dalam hati tentang teman kelas nya tidak memiliki sifat yang sama seperti rosid punya.
Rosid mengeluarkan atm bca silver itu dengan wajah tersenyum. Karyawati yang sebelumnya menghina rizky itu juga melihat dan langsung menghampiri Rosid
"apakah tuan ingin berbelanja sepatu di toko kami?" Tanya Karyawati itu.
BCA Silver itu memiliki kemampuan limit hingga 300 - 500 Juta yang pasti siapapun mempeganginya adalah orang kaya dan karyawati itu melihatnya dan dirinya yakin bisa memikat orang kaya ini
"Rizky. karena aku teman baik mu. Aku akan membelikan mu sepatu tapi kamu harus bersujud kepada di kaki ku dan berkata kalau kamu adalah miskin yang bodoh!" kata Rosid dengan tersenyum
"Entah masa SMP ku itu memiliki dosa apa dengan mu. Tapi sadarilaj Rosid. Apa yang kamu lakukan adalah tindakan yang bodoh. Apakah kamu pikir aku tidak mampu? Baiklah. aku akan membeli sesuai keinginan mu" kata Rizky dengan mengambil dompet
Rizky sangat bingung akan dosa atau kesalahan apa yang dirinya berbuat semasa SMP nya kala itu.
Rosid yang mendengar kalau rizky akan membeli sepatu itu pun langsung tertawa
"Apa?! Kamu ingin membeli? Apakah kamu mempertahankan harga dirimu daripada menahan lapar 1 bulan? Hahahaha" kata Rosid tertawa
'Balqis. Aku punya permintaan Kedua!' kata Rizky
[saya senang mendengar hal itu. Tuan. Katakan!] kata Balqis dengan lembut
'Aku mau Saham Sepatu Nike ini sepenuhnya aku kuasai!' kata Rizky dengan nada lantang kepada Balqis
[saya tidak tahu permasalahan anda dengan teman anda dan saham Nike. Tapi saya tidak peduli dan tidak ingin ikut campur. Baiklah permintaan anda akan segera terkabul. Tuan!] kata Balqis yang awalnya bingung akan situasi tapi memilih tidak ikut campur.
[Selamat Tuan! Permintaan Nike Telah Berhasil Dengan Hak Kepemilikkan 100% Beserta Para buruh pekerja sebesar 75 Ribu Pekerja. Dengan penghasilan Per-2020 Sebesar USD $37.403 Bilion atau setara Rp. 582.772 Triliun] Notifikasi tergiang dalam pikiran rizky.
Rizky tersenyum
"keluarkan sepatu yang paling Kalian. Apa di mata kalian aku manusia yang rendah? Oh tidak. karena aku yakin keberuntungan selalu bersama ku!" kata Rizky dengan lantang
para karyawan/ti yang mendengar itu tercengang dengan penuturan dari rizky dan apalagi juga Rosid yang mendengar itu ikut tercengang.
"apa kemiskinan membuat mu gila. Rizky!" kata rosid dengan menatap rizky dengan rendah.
__ADS_1
"Apa kamu yakin dapat membelinya? baiklah. Sepatu mahal yang kami punya adalah sepatu Nike Air Jordan yang seharga 8 Miliar Rupiah. Apa kamu sanggup membelinya. Tuan?" Kata Karyawati yang sebelumnya memiliki pandangan menghina kepada rizky dan tetap sama.
Rosid yang mendengar itu sedikit tersendak dengan harga sepatu yang 8 miliar. Baginya itu tidak logis.
"Rosid. aku tak memiliki masalah dengan mu atau dosa apa yang ku miliki dengan mu semenjak smp. Tapi kamu sedari kita bertemu kamu menghina kemiskinan ku. Baiklah aku tunjukkan orang miskin ini bisa berbuat apa" kata Rizky sambil mengeluarkan Kartu Bank BCA Hitamnya
Rizky sebenarnya malas akan bersombongkan diri karena itu sama saja membuat nya akan terpandang buruk. Dalam dunia bisnis rendah itu harus dimiliki!
"aku tak memiliki kartu bca silver karena aku tidak semiskin apa yang kamu kira. aku minta maaf kepada mu rosid. Karena kartu BCA Ku berwarna hitam lebih berkelas darimu!" kata Rizky yang mulai menaikkan derajatnya
Rosid yang awalnya terkejut dan takut kalau dirinya kalah itu pun ikut sirna dengan kepemikiran kalau kartu bca hitam itu hasil colongan
"Hahaha. Aku awalnya tak percaya tapi kini aku percaya. katakan rizky. Dimana lokasi kamu mencuri kartu hitam itu? sini berikan kartu hitamnya dan aku tidak akan melaporkannya" kata Rosid dengan tertawa menghina Rizky.
Sementara itu karyawati itu yang awalnya percaya bahwa rizky orang yang berkuasa tapi setelah mendengar penuturan dari rosid membuat ragu.
"M---mengapa tidak di coba saja dulu? kita memiliki mesin EDC ATM" salah satu karyawati lainnya itu memberi usul
Karyawati yang menghina rizky hanya melotot kepada Karyawati itu
"Yeni. Apakah aku mengizinkan kamu berbicara?! Kamu disini hanya 2 minggu jangan berharap kamu bisa lebih tahu dari ku!" kata Karyawati itu memarahi Yeni
Rizky menoleh dan perpikir usulan yeni adalah benarnya
"Berikan mesin EDCnya. Biar mesin itu yang membuktikkannya" kata Rizky
Karyawati yang mendengar itu pun sedikit kesal tapi ia tetap mengambil salah satu mesin edc toko itu punya
Rizky pun menggesekkan Kartu hitam dan memasukkan Pin nya tersebut
Dan semua terkejut ketika mendengar suara yang ditunggu
"Pembayaran Anda Berhasil. Terimakasih telah berbelanja di toko kami!" suara mesin edc itu dengan indah.
"B--berhasil. Bagaimana? Itu tidak mungkin. Apakah kamu menjual dirimu rizky. Sungguh tidak tahu malu!" kata rosid dengan ketakutan dan ketidakpercayaan
"Aku menjual diri ? Hahaha. apakah aku akan sebodoh ini?" kata Rizky dengan tertawa.
Yeni sang karyawati itu tidak sengaja melihat nominal yang dimasukin adalah 10 Miliar. 10 MILIAR. Apaa!!!?
"T--Tuan. Apakah anda tidak salah memasukan nominal? Harga sepatu yang anda beli adalah 8 Miliar Rupiah. Mengapa anda memasukkan 10 Miliar?" kata Yeni.
Perkataan Yeni akan 10 miliar yang dimasuki itu pun ikut dicek oleh karyawati yang selalu menatap Rizky rendah kini berbalik dengan senyuman
"Tuan. Anda adalah orang kaya yang sangat baik" kata Karyawati itu memuji agar dirinya mendapatkan keuntungan dari belanja nya rizky itu.
Rizky yang melihat pergerakkan Karyawati yang sebelumnya menghina dirinya hanya bisa menatap name tag karyawati itu dengan hina
"menjauhlah dari ku perempuan bodoh dan matrealitis. Sungguh jika perempuan hadir seperti mu. Dunia akan kacau. Dan Untuk Nona Yeni. Terimakasih atas usulan anda. Tanpa usulan anda saya tidak dapat membuktikkan kepada kedua orang bodoh itu kalau saya mampu membeli sebuah sepatu mahal" kata Rizky yang menghina Karyawati bernama ife dan juga tidak luput berterimakasih kepada Yeni
...----------------...
...BYE...
...----------------...
__ADS_1
"