
Rizky badannya terasa menengang setelah terbangun dari tidur nya dan otaknya sangat merasa tegang setelah menerima ilmu-ilmu kebijaksanaan dan clue yang diberikan oleh para pendahulu nya.
'ini kah kebijaksanaan Raphael yang di maksud oleh Potreo?' Gumam Rizky.
Rizky merasakan otaknya berubah 180% derajat. Tak pernah ia membayangi bahwa dirinya dapat menjawab soal yang di masa SMA kini ia menjawab tanpa kalkulator dan sejenisnya.
[Saya Raphael. Terimakasih telah menciptakan ku!] kata Raphael
Rizky terkejut mendengar Raphael dapat bersuara
'Ap--Apa kamu dapat bersuara?' Tanya Rizky.
[Saya dapat Bersuara. Tuan. Kehadiran saya adalah mengelola/menghapus/menambahkan ilmu yang berada di otak anda. saya tidak akan mengangguk otak anda beker] kata Raphael
Rizky pun bernafas lega.
'Setelah mendapatkan ini Apa yang ingin ku lakukan?' Hmm' Gumam Rizky bingung
'Potreo. Apakah kamu menjual Sebuah Universitas Swasta?' Tanya Rizky.
[Saya Menjualnya. Tuan. Itu termasuk Kategori Bisnis. Apa anda ingin mendapatkannya?] kata Potreo
'mendapatkan? Bukankah harus membeli?' tanya rizky bingung
[Tuan. semua shop saya miliki adalah GRATIS Ini adalah bukti saya patuh & melayani anda dengan baik!] kat Potreo
Rizky hanya bisa menelan saliva nya
'Baiklah. Beli Universitas itu. Menurut otak ku. Itu mungkin akan dibutuhkan' kata Rizky.
Cleeek
__ADS_1
Eva datang bersama Noir di sampingnya
"kak eva? Bukankah kakak bilang akan berkuliah?" Tanya Rizky bingung
"Duduk saja lah. Noir. Kamu bisa taruh disana" kata Eva memaksa Rizky untuk duduk di tempat tidur dan menyuruh Noir menaruh makanan yang sedari tadi dibawa.
"Bagaimana kaka akan kuliah disaat adik kaka ini jatuh pingsan tepat di mata kaka" kata eva sambil mengambil sesendok bubur
"Ayo Buka Mulut mu. Kata Dokter tadi kamu belum makan apapun semenjak bangun. Ayo makan!" kata Eva
Eva Lebih memperhatikan Adik Angkatnya Itu. Karena rizky lah yang selalu memberikan kenyamanan. Tempat tinggal yang aman. Eva ingin membalas itu dengan kebaikan dan kasih sayang sebagai kakak angkatnya
"Kakak kalau kuliah dimana?" Tanya Rizky
"Universitas SIK - Indonesia Internasional Standard. Jadi Universitas kakak itu swasta tapi berstandar Internasional. Lumayanlah disana kaka dapat beasiswa ketika sebelum membangun MoboMarket" kata Eva Menjelaskan
"Kak. Apakah di kuliah kakak kekurangan Dosen? rizky mau daftar disana sebagai Dosen" kata Rizky dengan menggebu-gebu
"Kak. Percayalah kepada ku. Aku bisa melakukannya. aku bosan dirumah terus" kata Rizky sambil melahap bubur yang di sendok oleh eva.
"kamu ini dik. Mentang-mentang udah kaya. Dulu kamu kerja keras banting tulang. Sekarang sudah kaya malah bosan. Bingung kaka sama kmu" kata Eva sambil menggeleng kepala
'ya begitulah kak eva. Kalau sumber kekayaan dari Balqis jadi apa-apa malas. Hehe' Gumam Rizky
Eva Menyuapin bubur hangat untuk rizky agar perut adiknya tidak begitu keroncongan.
'Potreo. Dapatkan aku untuk Universitas SIK !' Titah Rizky kepada Potreo
[Laksanakan Tuan!] kata Potreo.
[Pembelian Universitas SIK Berhasil !]
__ADS_1
[Proses mengambil Alih secara 100% > Di Mulai <
10%
20%
30%
40%
50%
60%
70%
80%
90%
100%
Berhasil mengambil Alih Dengan 100% Kepemilikkan Universitas beserta Tanah di atasnya. Selamat Tuan!] kata Potreo
'Kerja Bagus. Potreo. Perintah pertama ku untuk mu itu adalah bagus. kamu melayani ku dengan baik!' kata Rizky sedikit kagum kepada Potreo.
...----------------...
......BYE......
...----------------...
__ADS_1