
Amerika - New York.
Seorang perempuan bertubuh cantik dan seksi sedang menatap keluar yang penuh gedung - gedung mencakar langit.
"Queen. We Have Mission(Ratu. Kita memiliki Misi)" kata Perempuan yang tak kalah dari perempuan yang disebut Queen.
"Zira. what year now?( tahun berapa sekarang)" kata Queen Bertanya
"It's 2020. Queen. Why?(Tahun 2022. Kenapa?)" Zira menjawab dengan heran
"When we started?(kapan kita mulai?)" kata Queen bertanya sambil meminum wine merah
"We Talk About what?(kita bicara tentang apa?)" tanya Zira kembali
Zira tak mengerti apa yang dimaksud dari Ratu nya tersebut
"Aku sudah mulai bosan dengan semua ini. Zira" kata Queen yang mulai menggunakan bahasa asli mereka yaitu Indonesia.
"Why? Apa yang salah?" tanya Zira dengan memberanikan diri mendekat
__ADS_1
"Kita telah sampai di amerika dari tahun 1999. Kita membangun citra kita sebagai Mafia berkelas dan elit. bermula kau dan aku. Yang dulunya di acuhkan. Diremehkan tapi perlahan kita mulai di kenal oleh banyak orang. Mafia lain. Pemerintah Lain. Bahkan Pemerintah Amerika sudah bekerja sama dengan kita dan mempercayai kita sebagai perpanjang tangan kotor mereka. Tapi aku sudah mulai bosan. Zira" kata Queen
'Tapi hanya ini yang bisa kita lakukan. Dinda Ayu Queen. Apa yang bisa kita lakukan sebelum kita menjadi seperti ini? Kita hidup terlantar di jalanan. Kita kelaparan di jalanan tanpa dipedulikan oleh masyarakat. apa yang kita lakukan dulu? Ingat Dinda. Kita hanya tamatan SD yang tak dapat bekerja halal kayak umumnya!" kata Zira yang memulai mengingatkan kenangan pahit dan terburuknya.
"ak--aku tahu. Ra. Tapi mau sampai kapan kita berulumuran darah dan dosa ini. Aku sudah mulai tua. Umur ku akan menginjak 30 tahun dan dirimu juga akan menginjak 35 Tahun. apakah sudah harus kita berhenti dan mencari pria yang setia sebagai teman akhir kita. Apa kamu tidak merasakannya?" Tanya Dinda. Nama paling depan perempuan itu.
Zira Terdiam dengan apa yang dituturkan sahabat sekaligus yang dirinya sudah anggap adiknya.
Dinda & Zira. Keduanya Adalah Mafia Elit dan berkelas di Amerika. Dari banyak Mafia yang ada. Mafia Flower adalah mafia yang disegani di internasional dan beberapa negara. Contohnya Amerika. Namanya Terkenal di Amerika. Mafia Flower Diketuai oleh Dinda. Berdarah Indonesia Murni sedangkan Zira adalah Berdarah Indonesia-australia. Keduanya dipertemukan di panti asuhan. Ketika saat itu keluarga zira membuangnya ke panti tapi Takdir.
Dinda Kelahiran Tahun 1 Maret 1991 yang kini berumur 28 Tahu. 2 tahun kemudian umurnya akan 30 tahun.
"Aku mengerti apa yang kamu maksud. Din. Tapi inilah jalan kita pilih" kata Zira Dengan suara lembutnya
"Ra. Apakah Tuan Fito Maulana. Penolong kita akan kecewa dengan kita?" Tanya Dinda dengan suara khas takutnya.
Selama menjadi Mafia semenjak 21 Tahun. Dinda tak pernah takut akan apapun. Apapun. dinda tahu bahwa dunia kejam jika lemah. Dinda mulai merasakan itu ketika orang tua meninggal kehadapan sang kuasa karena dibunuh oleh Keluarga adik ibu nya.
"Tuan Fito. Penolong kita akan mengerti. Din. dia yang membawa kita ke Amerika. Tuan Fito Lah menyelamatkan kita dan memberi kita tempat tinggal. Tanpa Tuan Fito. Kita bagaikan debu. Din. Tapi aku tak mendengar kabar dari penolong kita" kata Zira yang mulai mengingat masa keduanya ditolong.
__ADS_1
Keduanya saat itu berumur masih belasan tahun mungkin 7-10 tahun dan saat itu mereka berdua tidak tahu hendak dibawa kemana. Mereka diam dan hanya diam. Karena dulu sudah banyak orang menculik keduanya dan menjadikan Pengamen. Atau pengemis. Atau hal-hal lainnya. Jadi mereka berdua saat itu tidak terkejut ketika Tuan Fito. sang penolong itu membawanya.
"Ra. Bisa aku minta tolong kepada mu? Cari informasi tentang Tuan Fito. Penolong kita. Aku harus membalas jasa-jasa nya!" kata Dinda.
"Tanpa kamu minta tolong kepada ku. Aku sudah akan melakukannya dari awal. Din. bukan hanya kamu yang ingin membalas jasa nya. Tapi begitu juga dengan aku. Tanpa beliau. Kita tidak pintar dalam menulis. Membaca. dan telah menyirami kita berdua dengan ilmu-ilmu berkualitas. Aku tak akan melupakan hal itu!" kata Zira dengan tegas
"Tapi mengapa saat itu Tuan Fito meninggalkan kita. Ra?" Tanya Dinda bingung.
Saat keduanya umur 13 tahun. sang penolong itu tidak mendatangi kediaman mereka berdua. Mereka hanya menerima kabar tentang kepergian Sang penolong ke negara lain tanpa kembali. saat itu juga sempat ada rasa kecewa dengan kepergian sang penolong tak berkunjung kembali.
"Entalah Din. Aku bingung" kata Zira dengan menuangkan Wine ke gelasnya.
Cerita Mereka berdua adalah unik. Dan membingungkan tapi dari segala inti cerita yang di alami oleh mereka. Mereka tak akan melupakan nama bahwa Fito Maulana. Adalah Penolong mereka.
......----------------......
...BYE...
...----------------...
__ADS_1