
uam 19:20.
Rizky pulang dari pesta penyambutan yang dibuat oleh Tika dan pesta penyambutan itu berada di salah satu resturant terkenal di jakarta yang menyajikan bermacam-macam Aneka makanan.
'sepertinya menjadi guru. Tidak lah buruk?' rizky bertanya-tanya pada dirinya sendiri.
-2 jam kemudian
Rizky memakirkan mobil dan keluar dengan mata yang tidak sengaja melihat mobil lambo merahnya terpakir di depan pintu garasi.
Kreek(membuka pintu)
'Assalamu Alaikum' Kata Rizky dalam hati
Rizky pun duduk di bangku yang tak jauh dari tempat pintu berada. Bangku itu berguna untuk memakai dan melepaskan sepatu karena disamping bangku itu terdapat Rak Sepatu dan sandal saling berdampingan.
"Kak? Kenapa mobil lambonya belum dimasukkan?" Tanya Rizky tanpa ada yang menjawab.
selesai Melepaskan sepatu rizky pun mencari keberadaan eva sang kakak angkatnya tersebut.
"selamat datang. Tuan. maafkan saya yang tidak menyambut anda karena saya baru menyelesaikan perintah Nona Eva" kata Noir sambil membungkuk
"Perintah? Apa yang di inginkan oleh kakak ku?" Tanya Rizky
Noir pun kembali ke dapur dan mengambil mangkok yang penuh bubur itu
"Tuan Rizky. Nona Eva meminta saya untuk membuatkan sebuah bubur dan Teh hangat untuk orang dibawa Nona Eva yang saat ini berada di kamarnya" kata noir yang masi setia mempegangi mangkok itu
"baiklah. Biar saya saja yang menghantarkannya. Kamu masukkan mobil lambo saya aja ke garasi" titah Rizky sambil mengambil Mangkok panas itu
"T--Tapi Tuan--" ingin noir menjelaskan sesuatu tapi rizky menyergahnya
__ADS_1
"tak apa-apa. saya keatas dulu. Biar bubur ini menjadi urusan saya. Oke?" kata Rizky lalu mulai berjalan menuju lantai 2.
'Ya Tapi aku sudah tak bisa menyentir Tuan' gumam Noir dengan wajah kebingungan dan kesal.
Tok
Tok
Tok
"Noir kah? masuk saja" kata Eva dari dalam.
pintu terbuka dan alangkah terkejutnya melihat rizky yang telah kembali dan membawakan bubur yang dirinya pesan kepada noir.
"kemana noir? Dan ngpain kamu yang membawakan Bubur?" kata eva bertanya
"Tak apa kebetulan juga aku ingin bertanya tentang siapa yang kamu bawa. Soalnya Noir bilang kepada ku soal itu" kata Rizky sambil menaruh bubur dan teh hangatnya di meja samping ranjang tidur
Rizky pun diseret oleh Eva menuju Anak tangga
"Jadi. Siapa pria itu?" Tanya Rizky
"kakak minta maaf soal tidak mengabari ini kepada kamu tapi pertemuan ini adalah tiba-tiba. Pria itu adalah ayah kandungku" kata Eva sambil menundukkan wajahnya
"Ayah kandungmu? Bagaimana bisa? Kakak bilang kalau keluarga kakak membenci kaka kenapa ada ayah kandung kakak disini?" Tanya Rizky
"Semua bermula" kata Eva yang mulai menceritakan kejadian dirinya dan ayahnya
(Baca part sebelumnya. Karena saya sungguh malas mengulanginya :v ).
"begitulah semua nya terjadi. Kakak mohon biarkan dia istirahat dulu untuk beberapa hari baru kita mengobrol bersama" kata eva
__ADS_1
"Ibu Tiri bajingan! Aku tak percaya ibu kandung mu itu mati hanya karena penyakit. Pasti dirinya diracuni oleh Ibu Tiri mu itu!" kata Rizky dengan nada kesal
"Tahan dirimu dik. Kakak juga tidak tahu tapi semenjak pertemuan ayah kandung kakak. Kaka juga mulai pertanyakan kematian ibu kandung kakak yang telah lama meninggalkan kakak sendirian" kata Eva
Rizky mengambil handphone dan mengklik salah satu nomor penting dari potreo berikan.
???: halo. Siapa ini?
Rizky: aku tahu kamu direktur FBI. Bantu aku mencari bukti kejanggalan kemarian Elizabeth JL Az dan cari semua hal yang keterlibatan atas nama Belina Velia Rosi"
Direktur FBI: ooh kamu pasti Tuan Rizky? Saya akan membantu anda. Tunggu kabar baik dari saya. Saya Bili.
Rizky puas mendengar jawaban Bili dan dirinya pun memutuskan sambungan
"Kamu telepon siapa?" Tanya Eva
"telepon untuk mengusut tuntas siapa dalang kematian ibu kandung kakak" kata Rizky menjawab jujur
"T--Tapi kakak baru saja memberi perintah kepada Som & Manto sebelumnya" kata Eva
"Tak masalah. Anggap ini lomba. Siapa yang cepat menuntaskan hal ini maka akan terlihat kekuataan jaringan yang dimiliki som & manto dan orang kepercayaanku yang baru saja ku telepon tadi" kata Rizky dengan nada tidak mempermasalahkan hal tersebut
"baiklah. aku akan istirahat" kata Rizky
...----------------...
...BYE...
...----------------...
"
__ADS_1