Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqis's Sistem - Per Tahun


__ADS_3

Arifin pun mengajak Evan untuk ketemuan pada Hari Sabtu dengan membawa tim kuasa hukum masing-masing..


Eva yang mengetahui hal itu pun terkejut karena ia tidak memiliki kuasa hukum


"Kamu kenapa. Va?" Tanya Ayah Bima sambil menyuruput Teh


Makan nasi goreng dengan Teh Hangat Manis adalah perpaduan yang yang bikin ayah bima santai menikmati hidup.


"ayah. Punya kolega atau teman yang punya koneksi kuasa hukum?" Tanya Eva


"Tidak. Semua kolega & teman ayah yang terkait hukum menolak untuk mendengar tentang ayah itu juga semua udah diambil alih oleh wanita sampah itu" kata Ayah Bima


Eva yang mendengar itu pun terkulai lemas


"Kenapa kamu gak hubungi aja adik mu itu siapa tahu belum tidur" kata ayah Bima menyarankan


Eva pun mengangguk lalu menelpon nomor rizky. adik angkatnya tersebut.


^^^Rizky: ^^^


^^^Halo. ada apa kak?^^^


Eva:


Dek. apa kakak ganggu kamu? Ini kakak ada masalah. Kira-kira kamu bisa bantu?


^^^Rizky:^^^

__ADS_1


^^^Gak ganggu kak. Kami baru aja sampai di Hotel kami. Jadi kami belum juga tidur kok. Oh ya ada masalah apa kak?^^^


Eva pun menjelaskan duduk perkara dari A hingga Z.


^^^Rizky:^^^


^^^Oh kakak butuh tim kuasa hukum buat ketemu pak Arifin tentang persoalan jual - beli gedungnya? Itu mah masalah gampang kak. Nanti Rizky telepon kakak lagi. rizky mau mandi dulu.^^^


Eva:


oke deh dek. Kamu mandi jangan malam - malam bahaya apalagi di luar negeri iih dingin banget


^^^Rizky:^^^


^^^^^^Ya kak. Slow aja. Bye^^^^^^


(kita ke rizky sebentar)..


"Melisa & Ode. ini black card saya. Tolong kalian belikan pakaian & Makanan buat besok nanti. Saya mau mandi. Apa bisa?" Kata Rizky sambil menyerahkan black card miliknya.


Ode mengambil black cardnya dengan secara hormat dan sopan


"Itu tidak ada password. Kalian tinggal gesek kalau hilang ya berarti itu buat rejeki orang lain. Yaudah saya mau mandi dulu. Kebetulan ada baju kaos kutang untuk dipakai sementara kalian beli" kata Rizky dengan gampang tentang black cardnya.


Dengan berbekal handuk dan kaos kutang. Rizky pun otw ke kamar mandi hotel..


'Balqis. Apakah kamu masi hidup?' Tanya Rizky dengan to the point

__ADS_1


[Sungguh. Saya sedikit menyesal berada di otak anda. Tentu saya masih hidup. Jika saya mati kemungkinan saya juga akan mengajak anda untuk mati. Baiklah. Katakan apa mau anda?] kata Balqis dengan nada robot tak perperasaan.


'Aku ingin Firma Hukum Di indonesia. Yang kuat. Dan memiliki pengacara yang berwawasan luas dan cerdas dalam melihat' kata Rizky to the point


[Saya Menyarankan untuk hukum Assegaf Hamzah & Partners - (AHP) sebagai Firma Hukum Anda. Dan untuk pengacara. Saya menyarankan untuk gunakan Raphael sebagai pengacara sekaligus bawahan Raphael sebagai tim pengacara] kata Rizky


Rizky terkejut mendengar bahwa Raphael ternyata bisa juga bertindak sebagai pengacara dan mengerti tentang hukum


[Anda sungguh salah paham dengan saya. Tuan. Saya Telah memahami setidak 70 Juta Hukum berbagai dunia. Mohon jangan meragukan kemampuan saya. Saya dapat mengingat setiap hukum resmi & Non Resmi di setiap negara] Kata Raphael yang tiba-tiba bersuara karena dirinya tak mau diremehkan..


Raphael adalah seperti sesosok dewa kebijaksanaan. Apapun yang terkait hal yang bijak dan sejenisnya. Raphael tidak meragukan dirinya sendiri


[mengakusisi Firma Hukum AHP.... Selamat Tuan Anda telah berhasil mengakusisi Saham Firma Hukum sebanyak 99%] Notifkkasi itu muncul


'aku bahagia mendengar notifikasi itu namun aku juga sekaligus heran.. 99%? Bukannya selalu 100% atau sejenisnya' Tanya Rizky dengan kebingungan


[Hamza. Nama itu akan selalu ada di dalam firma Hukum tersebut. Dirinya tidak akan mengikut campurkan ketika anda sudah mengakusisi firma hukum tersebut tetapi hamza meminta agar namanya tidak di hapus atau diganti. Dan saya menyetujuinya dengan syarat bahwa hamza hamya memiliki 1% saham perusahaan dan hanya mendapatkan Nilai property name sebesar USD$ 639 Juta Dollar atau setara 10 miliar Rupiah per tahunnya] kata Balqis


"Ooggguughh!!" kata Rizky yang tersendak saat sedang minum


"10 Miliar Per tahun? Gila banget!" kata Rizky tak percaya


Jika dirinya miskin. 10 Miliar Per tahun itu adalah hal yang tidak masalah setidaknya 10 Miliar bisa membuat sebuah usaha dan sisanya bertahan hidup


...----------------...


...BYE...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2