
Rizky & Jonathan berbincang banyak tentang Sistem yang dimana Rasyid dan bawahannya tidak mengerti apa yang keduannya maksud.
'Mending main poker daripada denger membahasan yang tidak ku ngertiin' gumam Rasyid menyesal berdiri disana.
"Rizky. Habis ini kamu langsung balik atau gimana?" Tanya Jonathan
"Sebenarnya. Saya ingin melanjutkan S2 di eropa agar wawasan lebih terjangkau dan terbuka" kata rizky menjawab
"Eropa? Negara mana?" Tanya Jonathan
"Sweden atau Norwey" kata Rizky Menjawab.
"kapan?" Tanya Jonathan
"Entah. Mungkin aku akan memberi kabar kepada orang-orang ku yang di indonesia" kata Rizky
"cukup telepon saja. Kamu membawa dokumen dan identitas mu kan?" Tanya Jonathan
Rizky menggeleng-geleng kepala.
Jonathan menepuk jidatnya.
"Rasyid(menatap). Kamu buat kan dia punya identitas di Norwey dan sweden" Titah Jonathan
Rasyid yang mendengar hanya kebingungan yang tampak di wajahnya
"Kenapa kamu nampakin wajah bingung gitu?" Tanya Jonathan
"Lho Tuan Jonathan tidak tahu? Bahwa Indonesia melarang warga negaranya memiliki kewarganegaraan ganda dalam aturannya?" kata Rasyid menjawab atas kebingungannya
"Ya aku tahu. Sekarang kewarganegaraan ku hanya US Citizenship aja" kata Jonathan bingung
"Ah gini aja Tuan Jonathan. Bagaimana Tuan Rizky melakukan Transfer student? Setidaknya kita masukkan saja beliau disalah satu universitad anda yang di jakarta" kata Rasyid mengusulkan
__ADS_1
"Benar usulan mu. Rizky bagaimana. Apakah kamu setuju?" Tanya Jonathan
Rizky yang mendengar itu pun tersenyum
"saya setuju tapi Saya tidak menggunakan Universitas anda. Jonathan. Saya memiliki universitas yang telah menjadi hak milik pribadi sepenuhnya" kata Rizky dengan tersenyum
Rasyid terkejut mendengar jika Rizky memiliki Universitas nya sendiri. Jonathan? Jangan ditanya. Dia aja gak kaget. Toh dirinya pernah merasakan hal yang sama sebelumnya.
"Baiklah. bagaimanapun kamu bisa ke eropa. saya dukung. aku memiliki koneksi pemerintahan di Swedia & Norwey. Kamu cukup telepon saja nomor pribadi ku. Sistem mu sudah mencatatnya bukan?" kata Jonathan dengan wajah senyum dan tegasnya.
Rizky mengangguk.
Keduanya pun berdiri dan berjabat tangan.
"kamu jangan pergi dulu. Kita jalani dulu Agenda resmi ini dulu" kata Jonathan sambil menjabat tangan Rizky.
Rizky pun mengangguk.
Kemudian
---
-
Rizky diberitahu bahwa dirinya sudah dikenali oleh media internasional bahwa dirinya adalah seorang pembisnisman yang dikenal sebagai Teman President US dan melakukan reuni kecil.
"Rasyid. Ada berapa Media swasta nantinya?" Tanya jonathan
"CNN US. The wasthington Post. New York Times" kata Jonathan
"Itu Mudah. Hahaha. Rizky. New York Times & The Washington Post sudah milik mu kan? Berarti jika mereka memberitakan hal yang buruk tentang ku. Tolong ditangani ya. Hahaha" kata Jonathan tertawa gurau
Rizky hanya tersenyum
__ADS_1
'sebarapa jauh Jonathan mengetahui hal yang ku dapat?' gumam Rizky curiga asal informasi yang dimiliki Jonathan.
Creek
Creeek
Creeek
Dugaan Rasyid ternyata salah karena sudah ada ribuan Wartawan yang berada di depan gerbang White House dan berteriak juga cepretan Kamera yang berjuta-juta kali itu
"Hey!! Biarkan kami masuk. Kami ini wartawan! konsitusi memberi kami kebebasan!" kata salah satu Wartawan mengeluh tidak diizinkan masuk oleh penjaga.
Jonathan & Rizky berjalan santai menggunakan Mobil Golf dan menuju Gerbang.
"Buka Pintunya" Titah Jonathan
Kepala Gerbang White mengangguk
Greeekkkk
"Tuan Rizky. Bagaimana anda mengenal dengan Mr. President Jonathan? Dari kapan anda berteman?" Tanya salah satu wartawan CNN US.
"Tuan Rizky. Apakah anda berteman sebagai Patner Bisnis atau teman semasa kecil?" Tanya Wartawan Korea post.
Banyak bermacam aneka ribuan pertanyaan menuju kepada Rizky.
Dan Jonathan hanya bisa tertawa melihat itu
"Tenang-Tenang. Semuanya. Mr. Rizky adalah Teman saya baru dalam beberapa bulan terakhir. Dia adalah yang terhebat bagi saya" kata Jonathan mewakili Rizky yang masih linglung akan situasi.
"Welcome to America. Bro Rizky" kata Jonathan dengan gaya gaulnya menepuk pundak Rizky.
...----------------...
__ADS_1
...BYE...
...----------------...