Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqs's Sistem - Tragis


__ADS_3

Rizky pun langsung menelpon manto tentang kemana Eva berada. Manto pun memberi lokasi disaat dirinya berdiri karena ia hanya sebagai pemantau karena itu ditugasi oleh Eva sendiri.


Rizky: Bodoh. Nona mu sudah 6 jam tidak pulang kerumah dan kamu gila masih disana. Cepat masuk dan Bunuh siapapun yang mencoba mencelakai kakak Eva!


Manto yang mendengar itu pun langsung sadar akan jam yang dilihatnya dan mulai bergerak bersama 3 bawahan lainnya.


Rizky pun mematikan teleponnya dan langsung menanjapkan gas mobilnya menuju lokasi


1 jam 5 menit kemudian-


Rizky masuk ke area sebuah resturant yang berada di jakarta utara yang dimana Resturant ini memiliki view yang menghadap ke pantai.


-Sementara posisi Eva.


"Ayo Bersulang untuk kita semua! Sudah 3 tahun lamanya tidak berjumpa dan akhiri pertemuan ini dengan minuman!" Teriak seorang pria dengan tersenyum mengangkat gelasnya tinggi-tinggi


Gleggh


Gleeghh


"Ahhhh" Semua nya bernafas lega seketelah meminum bir yang telah mereka pesan.

__ADS_1


"Baiklah guys. Terimakasih keberanian kalian meminum Bir perpisahan kita!" Teriak Perempuan dengan gembira.


Semua ikut bergembira lalu semua orang pun duduk kembali


'Jam Berapa sekarang?' gumam Eva bertanya-tanya.


Pesta Acara Reuni ini ternyata tidak sesederhana yang dipikirkan oleh Eva sendiri. Diawal acara hanya sekedar makan-makan dan menyombongkan beberapa harta yang sudah mereka dulangi dan Eva hanya tersenyum pada waktu itu.


"Lalu Eva bagaimana kabar mu? Dimana kamu bekerja?" Tanya Salah seorang perempuan


Eva hanya tersenyum mendengar itu


Eva tidak mau menyombongkan diri karena itu tidak berguna apalagi eva yakin masih ada yang lebih kaya diantara mereka semua yaitu Rizky Maulana. Adik Angkatnya sendiri


"Tidak mempunyai pekerjaan? Bagaimana bekerja ditempat pacar ku berada. dia adalah manajer dari PT Telkom Ind" kata Perempuan itu yang dibuat-buat sedih.


Eva hanya menghelas nafas kasar setelah mendengar kesombongan yang tidak ada akhir ini.


"Bentar. Bukankah Eva adalah Anak Kolongmerat Dari Jakarta? Tapi kok penampilan kayak bukan anak kolongmerat? Apakah kamu sudah miskin? Eva. Hahaha" Kata Perempuan lain yang to the point


Eva sekali lagi diam karena baginya itu tidak masalah akan statusnya.

__ADS_1


Eva lebih memilih bangkit lalu membuka handphonennya yang menunjukkan 23:30


"Nana. Aku tak mempunyai pekerjaan tapi hidup ku bisa lebih baik daripada seorang perempuan yang hanya bermain-bermain untuk mesin atm berjalan bukan? sudah berapa kali kamu melakukannya? Kemana Yanto Pas teman mu yang 3 tahun lalu? Kemana Cahya pada awal smp mu? Oh benar. Kamu memutuskannya ketika mereka tidak ber-Uang. Bukan? Hahaha. Hey Bung. Ku saranin untuk tidak mendekati Perempuan Matreliatis sepertinya" kata Eva dengan wajah yang dibuat-buat menyeramkan oleh eva sendiri.


Deghh!!


Nana yang mendengar itu hanya bisa menjleb dan banjir fakta itu adalah benar. Nana tidak akan serius pada percintaan tapi dia hanya serius pada uang yang berada di Pria tersebut. Kamu Kaya. Aku sayang. Kamu Miskin. Pergi menjauh!


"Dan Li. Kamu hanyalah anak manja dari orang tua mu yang bahkan tidak memperhatikan mu walaupun kamu membuang uang hingga miliar. Sungguh tragis bukan? Aku yang pernah menjadi kolongmerat pun tidak setragis dirimu" kata Eva Dengan perkataan tajam nya.


Eva membalas orang-orang sombong telah merendahkan dirinya dan semua itu berakhir tidak ada yang mau melakukannya lagi hingga acara reuni berakhir.


BRAK!


Seaeorang mendobrak pintu kamar Reuni mereka dan alangkah terkejutnya semua orang dan Eva adalah orang paling terkejut diantara semua orang


...----------------...


...BYE...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2