Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqis's Sistem - Trappy Group


__ADS_3

"[Tuan. Mengapa Anda keluar? Bukankah Universitas ini sudah milik anda?] kata Balqis dengan nada Heran


Rizky sangat lesuh sambil berjalan itupun tiba-tiba berhenti


'T--Tunggu. Jadi Universitas ini milik ku? Kapan?' Tanya Rizky kebingungan


[Tuan. Entah kenapa saya rasanya ingin menabok anda dengan sendal. Apakah anda lupa jika anda memberi perintah kepada Potreo untuk anda dapat memiliki universitas ini? Apakah Anda LUPA Tuan?] kata balqis dengan kemarahannya


'B--Baiklah. Balqis Manis. Jangan marah. Aku minta maaf' kata rizky memelas


[Lupakan saja. apakah anda masih ingin tetap menjadi dosen disini?] kata Balqis


Rizky perpikir sejenak


'sepertinya tidak. walaupun aku menjadi dosen tanpa syarat & kiteria yang cocok akan menimbulkan keirian dari Pelamar lainnya' kata Rizky


[Lalu? Anda mau menjadi apa?] Balqis bertanya


'Ingin menjadi Guru di sekolah Swasta aja' kata Rizky.


Rizky pun berbalik ke ruangan rektor tapi ia segera bersembunyi di tembok terdekat dan mengintip sedikit


[Bukan kah perempuan itu yang sedang bersama Rektor itu?] kata balqis


'Benar. Aku tak salah melihatnya. Ternyata dia melakukan hal bejat di kampus ku? Tak ku biarkan!' kata rizky


Saat perempuan body spanyol itu sudah pergi barulah Rizky keluar dari bersembunyiaannya


Drrrt


Drrrt


Baru saja ingin mengetuk pintu tapi Telepon Rizky berbunyi


'Ava? Ada apa ya dia menelpon ku?' gumam Rizky


Rizky: Halo Ava. Ada apa?


Ava: Ada apa? Ada apa kakek kau salto di padang sahara!. Eh maaf. Tuan mengapa anda Membuat saya kelimpungan secara mendadak? 7 ribu Pemilik Perusahaan tiba-tiba datang kepada saya dan mereka berkata bahwa saya yang mendatatangani semua peralihan Perusahaan atas nama saya dan Anda meminta saya mewakili setiap perusahaan itu? Apakah Anda Gila!


Rizky sedikit menjauhkan teleponnya dari kupingnya karena rizky tahu bahwa saat ini ava sedang marah.


Rizky: Ah Maaf. Aku lupa memberitahu mu saat itu. Tapi bukankah kamu adalah asisten Yang Terhebat? Apakah 7 ribu perusahaan kamu tidak bisa menanganinya?


Disebrang sana. Ava hanya mengigit bibirnya karena ia kesal dengan tuan barunya tersebut.


Ava: Baiklah. saya buktikan kepada saya Bahwa saya Adalah Asisten Yang Terhebat dari segala Asisten Yang ada !


Rizky yang mendengar itu senang karena umpannya telah termakan oleh ikan


Rizky: Baiklah. mohon kerja samanya. Ya Ava. Terimakasih!


Rizky langsung menutup teleponnya dengan helasaan nafas.


'Balqis. Apakah kamu menyimpan sebuah bukti kalau aku pemilik universitas ini?' Tanya rizky


[maksud Anda. Berkas kepemilikkan? Tentu saya ada. Baru saja Potreo mengirim itu kepada saya. apakah anda ingin mengambilnya] kata Balqis


'baiklah. aku ingin. Aku membutuhkannya karena itu akan menjadi bukti!' kata Rizky tegas.


kreeek


Rizky tidak ketok-ketok seperti diawal tapi dia langsung membuka pintu dan alangkah terkejutnya rektor kacamata tua itu baru saja memakai celananya !


"Sudah Puas kamu melakukan hal bejat di kampus saya?" Tanya Rizky dengan nada marah


"kampus mu? Tunggu kamu bukannya Pak Rizky. Yang melamar tadi? Bukannya sudah saya bilang. Saya mohon maaf karena belum bisa menerima anda karena syarat anda tidak memenuhi! dan apa maksud mu ini kampus milik anda? saya tahu anda pengangguran tapi saya tidak mengizinkan anda berkhayal tentang kampus ini!" kata pria kacamata itu dengan santai duduk


Rizky sedikit marah melihat dan mendengar tindakan kacamata tua tersebut.


Rizky maju dan mengeluarkan berkas berwarna biru dari tas hitamnya


BRAK


"Buka Mata kamu lebar-lebar. pak tua bejat!. Universitas SIK adalah milik ku. Milik Ku!" kata rizky dengan menggebrak meja pak rektor dengan berkas yang dibawanya.

__ADS_1


Pak Rektor Sedikit terkejut dengan hal tersebut


"K--kau tidak sopan dengan saya!" kata pak rektor tua itu dengan ketakutan


"BACA!" kata Rizky sambil menunjuk² berkas biru itu


Pak rektor langsung membuka karena ketakutan


...----------------...


...Nama:...


...SIk...


...Luas Bangunan:...


...721 Hektar...


...Tipe:...


...Swasta...


...Pemilik:...


...Rizky Maulana...


Atas Rahmat Tuhan yang maha mengampun dan maha penyayang. Dengan Ada kehadiran berkas ini bisa menjadi Tanda bukti atas kepemilikkan Kampus Bernama Universitas SID Atau INDONESIA INTERNATIONAL STANDARD


...----------------...


Begitulah kira-kira Isi dari berkas pemilikkan yang dibaca oleh Rizky.


"T--Tuan! M--maafkan saya. Saya tidak tahu jika itu anda!" kata Pak Rektor langsung berdiri lalu membungkuk karena ia takut pemilik baru pemecatnya


"panggil mahasiswi yang tadi bersama mu. Sekarang!" Titah Rizky.


Rektor tua tersebut langsung menurut dan memanggil Mahasiswi itu melalui telepon tapi tidak diangkat dan pak rektor itu terus menelpon daripada pekerjaannya dihilangkan.


BRAK


Pintu tiba-tiba di bukka secara paksa begitu saja


Perempuan itu akhirnya mengerti sesuatu disini


"apakah dia yang akan ku layani selanjutnya? Pak Tua? Tapi ingat kamu harus memberi bonus karena aku ingin membeli tas" kata Perempuan itu


Perempuan itu mendekati Rizky tapi rizky sudah melakukan mencegahan yaitu


BRUK!


"A--Aduh sialan. Apakah kamu tidak bisa ramah dengan perempuan?" Tanya Perempuan itu sambil sedikit kesakitan di belakangnya


"perempuan? Kamu masi menganggap perempuan setelah melayani dan mengasah pedang seorang pria?(rizky meludah ke samping). bagi ku kamu adalah rendahan. Aku bukan orang yang kamu layani. Tapi aku yang akan memberi D.O DARI KAMPUS INI" kata Rizky dengan Nada marah


Perempuan itu tidak mengerti siapa rizky sebenarnya dan berakhir melirik Ke rektor tua tersebut


"Beliau Adalah Rizky Maulana. Pemilik Universitas SID alias kampus ini!" kata Rektor tua


itu memperkenalkan rizky


Perempuan itu sontak terkejut lalu dirinya mengesot ke kaki rizky


"T--Tuan Rizky. Aku mohon men-DO ku. Aku mohon. Aku takut Ibu ku akan membunuh ku atau Mengirimku keluar negeri jika dikeluarkan" kata Perempuan tersebut dengan nada menangisnya


Rizy melirik rektor tua tersebut


"berapa nilai anak ini selama di kampus?" Tanya Rizky


"Sa--sangat parah Tuan. Bisa di--dibilang dia mendapatkan nilai karena bantuan IT****U dari para dosen atau s--saya" kata Pak Rektor tua tersebut dengan ketakutan


Rizky sebenarnya tidak ingin kasar dengan perempuan tapi Dia sudah keburu marah besar


"Sudah berapa pedang yang kamu sedot di kampus ku? Dasar wanita bejad! Jika kamu tidak ingin dibunuh atau di kirim ke luar negeri oleh ibu mu maka belajar lah dengan giat bukan memamerkan Badan dan menyedot Pedang dosen dan rektor disini. Apakah kamu mengerti?" kata Rizky dengan nada marah langsung melepaskan kakinya dari belenggu tangan perempuan tersebut


BRUK

__ADS_1


Perempuan itu tersunggur ketika rizky melepaskan kaki dari tangannya tapi ia bangkit


"a--aku mohon maafkan aku. Aku akan melalukan apapun. Bahkan tubuh ku ini!" kata Perempuan tersebut dengan pasrah


"Cih. aku bahkan tak sudi dipegang oleh perempuan seperti mu!. Tapi sungguh kamu akan melakukan apapun?" Tanya Rizky


Perempuan itu mengangguk


"Baiklah. Aku tidak men-DO mu tapi aku tahu tempat cocok dimana kamu harus berada!" kata Rizky sambil menyeringai.


"nama perempuan ini siapa?" Tanya Rizky kepada rektor


"Laxa. Tuan" kata Rektor itu yang masi setia menundukkan kepala


Laxa hanya bisa menelan salivanya karena ia tidak tahu apa yang dilakukan pria yang didepannya kepada dirinya


Rizky pun menelpon nomor Ryan


Rizky: Assalamu alaikum. Bang. Ini rizky. gua boleh minta tolong gak?


Ryan: Ye gua tahu. Mau minta tolong apa?


Rizky: Abang biasanya kerja dimana? gua punya teman nih kebetulan lagi butuh pekerjaan


Ryan: Abang biasanya kerja di Resturant sebagai Pelayan. Kenapa apakah teman kamu mau kerja sebagai pelayan di Resturant?


Rizky: kalau boleh tahu. nama resturant dan lokasinya dimana bang?


Ryan: Lokasinya sih agak mepet Depok. Riz. dan lokasinya Trappy's Resturant. Kebetulan resturant ini milik salah satu keluarga Trappy. Dan Yang mengelolanya adalah anak perempuan dari keluarga tersebut.


'Balqis. Apakah Trappy's Resturant adalah salah satu bisnis ku?' kata Rizky bertanya


[Tidak. Tapi anda memiliki perusahaan Trappy Group. Perusahaan Besar di jakarta Timur. Perusahaan Trappy Group Adalah Multi Bisnis. Seperti di bisnis property 15%. Bisnis Jasa 5%. Tapi tanah Dari Trappy's Resturant adalah sepenuhnya milik Trappy Group] kata Balqis


'Berarti. aku memiliki resturant itu secara tidak langsung?' Tanya Rizky


[Benar Tuan! Saya tidak menyangka anda pintar!] kata Balqis


Rizky hanya cemberut mendengar itu


Ryan: Halo riz. Apakah lu masi disana?


Rizky: Oke bang. Teman gua bakal nerima tuh job. eh tapi kira-kira masalah gak kalau riz masukkin teman riz?


Ryan: Cewe atau cowo?


Rizky: Cewe. Bang


Ryan: Bagus deh kalau gitu. Suruh dia kesini aja. Biar abang handle sisanya. Tapi abang ingat kamu kan punya pekerjaan. Kenapa gak ditawarkan saja ke tempat kamu?


Rizky: Dia gak bisa keuangan bang. dan juga gak mau. Kalau dipaksa yang ada nanti perusahaan yang riz kerja malah jadi koleps


disebrang sana Ryan Tertawa


Ryan: Hahaha. Dasar lu riz. Gak boleh gitu. lu juga gak bisa keuangan. Dasar gak bercemin


Rizky: Hehe. Yaudah bang. Nanti besok. Gua suruh teman gua kesana. Trmksh ya Bang!


Ryan: Kek siapa aja lu. Riz. Yaudah abang matiin. Soalnya bu bos udah datang.


Tuuuuuut


telepon pun di matikan dengan suara dengungan yang panjang


"Kamu akan bekerja di salah satu resturant di jakarta timur. Disana ada teman saya. Jangan berkata apapun tentang kampus dan saya adalah memilik kampus ini. 2 bulan full kamu akan bekerja disana. Saya yakin kamu akan mengerti mengapa orang tua kamu memarahi mu!" kata Rizky dengan nada tegas.


"Dan Pak Rektor. kirimkan list dosen-dosen yang terlibat atas penyedotan Laxa sebelum-sebelumnya! jika waktu besok tidak ada. Maka terpaksa anda saya pensiunkan!" kata Rizky dengan tegas


GLEK!


Rektor itu menelan salivanya


"dan kamu. Laxa. selama 2 bulan. proses pembelajaran mu akan saya tahan. Ingat untuk datang bersama saya besok nanti. Saya akan menjemput kamu besok hari di kampus ini!" kata Rizky dengan tegas.


...----------------...

__ADS_1


...BYE...


...----------------...


__ADS_2