Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqis's Sistem - Maulana


__ADS_3

Pov Jonathan-


Saat ini Jonathan bersama sang istri. Limea.


"istriku. Bagaimana bisnis mu?" Tanya Jonathan


"Suamiku. Bisnis ku seimbang. Antara baik dan tidak baik. semenjak Covid19 menyerang. Setiap operasi Bisnis harus aku ubah melalui Online. Bagaimana hari mu?" kata Limea menjelaskan dan berakhir dengan pertanyaan.


"Baik. Aku kemarin bertelpon dengan President Stefan. kemarin beliau mengajukan kepada ku sebuah kerja sama alutsista. Tapi saat ini aku masih memikirkannya" kata Jonathan.


"Mengapa Kamu masih pikirkan? Bukankah Indonesia tempat lama kita tinggal. Apa kamu tidak lupa? SuamiKu" Tanya Limea


,Jonathan menyederkan Tubuhnya di kursi hitam nya.


"Indonesia Terletak di Asia Tenggara. Jika aku mengirim alutsista. Sama saja memancing Konflik. Diatas mereka ada China. Russia. Dibawah ada Australia. Itu akan memunculkan konflik baru. Aku berencana membantu Indonesia tapi aku takut mereka terikat akan konflik" kata Jonathan sambil menghelas nafas


Limea hanya bisa menghelus rambut sang suami dengan tulus dan penuh kasih sayang.


"SuamiKu. aku akan tetap mendukung mu bagaimanapun bentuk nya kamu membantu tempat dimana kita dulu berada. Lahir. Dan tinggal. bagaimana dengan ini. Kamu membantu mereka dengan ekonomi. Saja" kata Limea dengan tulus berkata lalu menyarankan.


"Ekonomi? Hmm. Aku akan melihat. Apa yang cocok untuk ku keluarkan" kata Jonathan mengangguk setuju saran dari sang istri.


Tok


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


"Masuklah" kata Jonathan.


Pintu terbuka dan ternyata itu adalah Rasyid.


"Mr.President. Rizky Maulana telah datang" kata Rasyid memberi laporan..


"Oh. Ya. Suruh dia di ruang tamu. Aku dan istri ku akan kesana" Titah Jonathan.


Rasyid hanya menunduk patuh lalu keluar.


"rizky? siapa itu dia? SuamiKu" Tanya Limea


"Seorang saudagar Kaya Raya. Yang mungkin bisa membantu perekonomian indonesia" kata Jonathan sambil mengambil Jas Hitamnya.


Jonathan merapihkan pakaiannya dan mulai mengandeng sang istri menuju Ruang Tamu White House.


sesampainya di ruang Tamu. alangkah terkejutnya melihat wajah Rizky.


'Oh Tidak!. Apakah aku baru saja melihat hantu?' gumam Jonathan.


Pria itu berdiri ketika Jonathan & Limea datang.


"Selamat Datang Di White House. Mr.Rizky. ini Istri saya" kata Jonathan memperkenalkan diri dengan menjabat tangan.


"Hello Mr.Rizky. Saya Limea Malik. Saya istri Dari Jonathan Malik. Senang Bertemu dengan anda" kata Limea dengan serupa apa yang dilakukan jonathan.


"halo Mr. Jonathan & Mrs. Limea. Terimakasih atas sambutan anda. Perkenalkan. Nama Saya Rizky Fi Maulana" Rizky Memperkenalkan diri.


Jonathan mempersilahkan rizky untuk duduk.

__ADS_1


"mari kita hapus bahasa formal. santai saja. Bagaimana kabar kamu?" Tanya Jonathan


"Puji Tuhan. Saya telah selamat untuk datang kesini dan saya sehat walfiat. Bagaimana kabar anda. Tuan Jonathan & Nona Limea?" Tanya Rizky yang masih ragu akan percakapan non formal.


"Tak Perlu terlalu formal. panggil saya. suami & saya dengan nama saja. Jangan terlalu kaku" seru Limea.


"Rizky. Kamu mau Minum apa? Disini banyak macam-macam minuman & makanan indonesia" kata Jonathan menawarkan


"Tidak usah. Tak perlu repot-repot. Saya tadi sudah makan di pesawat" kata Rizky menolak.


"Tak apa. Jangan sungkan. Rasyid. Siapkan Teh Manis dan juga Gorengan" Titah Jonathan.


"Baik Tuan!" kata Rasyid patuh.


Rasyid pun pergi....


"kamu memiliki marga Maulana. Dari garis turunan mana kamu?" kata Jonathan mulai bertanya.


"Ayah Saya Bernama Fito Maulana dan Riski Dewi Erlangga. Keduanya telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Hehehe" kata Rizky dengan canggung.


"Apa kamu mengenal kakek kamu?" Tanya Jonathan


Rizky pun hanya menggeleng kepala yang artinya dirinya tidak tahu menahu sisila keluarga nya terkecuali orang tuanya


...----------------...


...BYE...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2