Sistem Perintah

Sistem Perintah
Balqis's Sistem - Kau Mirip Dengan Dia.


__ADS_3


Wasthington DC -



Kini Rizky menaiki Limosin bersama ode & Melisa menuju White House.


"Tuan Rizky. kami ucapkan. Selamat datang di Amerika Serikat. Kami harap segelas Wine ini dapat memberi salam hormat kami kepada anda" kata Ode dengan diangangguki oleh Melisa


Rizky baru saja dipaksa bangun dan langsung disuruh duduk dan kini meminum wine? Apakah Dirinya tidak bisa diberikan waktu untuk mengumpulkan nyawa terlebih dulu?


"Berikan aku Air terlebih dahulu. meminum wine setelah mendarat bukan hal yang bagus dilakukan" kata Rizky dengan menghelak


"Oh Tentu. Silahkan Tuan" kata Ode memberikan Air Putih.


dan keduanya pun bersulang


Cheers!!


"Tuan Rizky. Sebelum anda mengobrol pribadi dengan President Jonathan. Anda akan melakukan Konfer pers bersama beliau" kata Melisa lalu menjelaskan rangkaian acara.


Melisa menjelaskan rangkaian cerita yaitu yang pertama adalah pertemuan resmi dengan President Jonathan. Rizky diundang sebagai tamu negara yang berpofesi sebagai Businessman yang disambut oleh President Jonathan. Setelah itu ada Sesi yang dimana keduanya melakukan membicaraan serius dengan president Jonathan didepan awak media. Selanjutnya Akan ada sambutan penutup yang harus diberikan oleh Rizky itu sendiri.


"Businessman?" Kata Rizky dengan gemetir di wajahnya

__ADS_1


Rizky saja bingung menganggap dirinya sebagai apa. uang ada. Bisnis berjalan. sehat itu nomor 1. Tapi ia belum menganggap dirinya seorang businessman.


"Bagaimana aku jika menolak semua rangkaian itu?" Tanya Rizky


Ode & Melisa hanya terdiam mendengar pertanyaan dari Rizky.


"Anda tidak bisa membatalkannya. Jika anda membatalkannya sama saja anda menginjak-injak Nama Amerika Serikat didepan mata dunia dan setelah itu pasti ada konsekuensi nya" kata Melisa menjawab.


"Tuan & Nona. Kita telah sampai di Di depan Gerbang White House" kata Supir mulai bersuara.


'Astaga! Kapan? tau-tau sudah sampai aja?' gumam Rizky bingung.


Rizky tanpa sadar sepanjang perjalanan dirinya selalu mengobrol dengan melisa & ode sehingga membuat perjalanan seperti singkat.


"Ma'am. Please Your Identify ID And what's you purpose to White House?(bu. Tolong tunjukkan id mu dan tujuan anda ke gedung putih?)" Tanya Security Guard dengan tampang yang siap penembaki semua orang yang mungkin bermain-mainnya dengannya.


Melisa memberikan kartu identitasnya serta Kartu Identitas FBI nya


"Open The Door. I Come with guest of Mr.President. So let us in" kata Melisa dengan nada memberi perintah.


"Of course Ma'am. Sorry for trouble(tentu bu. maaf untuk menganggu mu)" kata security guard tersebut sambil memberikan kode untuk membukkan pintu gerbang.


Mobil itu pun kembali berjalan hingga menuju pintu utama yang sudah tunggu oleh beberapa yang siap menyambut rizky turun.


"Welcome To White House. Sir!" kata Ode

__ADS_1


Rizky hanya mengangguk sambutan kecil itu dengan senyuman.


Ciiiit!


Mobil itu pun berhenti sempurna tepat orang-orang itu berdiri.


Ode & Melisa keluar terlebih dulu dan lalu ode membukkan pintu milik Rizky.


"Silahkan. Tuan" kata Ode sambil menundukkan diri dengan tangan setia pada ganggang pintu.


Rizky turun lalu sejumlah orang datang dan moment menjabat tangan itu terjadi.


"bagaimana terbang anda? Tuan Rizky" kata ???


Rizky sedikit bingung dengan siapa dirinya bicara.


"Sangat baik. Pak ?" Tanya Rizky dengan ditengah-tengah katanya


"Rasyid. Saya Adalah Rasyid. Anda dapat memanggil saya begitu. Anda Benar-Benar Mirip dengannya. Sungguh saya tidak percaya!" Kata Rasyid memperkenalkan diri dan wajahnya tiba-tiba terkejut melihat wajah Rizky.


...----------------...


...BYE...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2