Sistem Perintah

Sistem Perintah
balqis's Sistem - Salah Pencet


__ADS_3

Rizky pun Memencet nomor Pak Adam


Rizky: Assalamu Alaikum. Pak. Ini Rizky


Pak Adam: Oalah kamu Toh nak. Walaikum salam. Bapak kira siapa. Soalnya nomor tidak di kenal. Takutnya bapak malah ditawarin Judi Online lagi. Hahaha. Kenapa Nak Rizky telepon bapak?


Rizky: Haha Bapak bisa aja. Gini pak. Kebetulan HP Rizky sudah usang dan Rizky baru saja membeli Handphone baru sehingga rizky lupa nyimpan alamat. Pak


Pak Adam: kamu sudah ada pekerjaan nak?


Rizky: Alhamdulilah Udah ada pak. Walaupun Tidak setinggi seperti bapak. Rizky mah syukur aja


Pak Adam: Hahaha. Kamu bisa aja Nak Rizky. Yaudah Kamu datang aja ke Pondok Indah Mall. Jakarta Selatan. Kebetulan bapak lagi di mall habis ketemu klien. Bagaimana kita ketemu disana nak? Bapak udah lama gak ketemu dan kangen Sama pijatan mu. Pundak bapak selalu pegal-pegal tanpa ada yang pijetin. Hahaha


Rizky: Haha bisa aja bapak nih. Jangan lupa lho pak. Rizky masi mentarif Pijatan bapak. Hahaha


Kedua orang itu pun bercanda-canda dan sedikit mengobrol tentang kehidupan masing-masing di telepon.


Rizky: Pak. Gimana kabar Ayu? Apakah dia sehat?


Pak Adam: Ayu? Dia sehat dan makin cantik lho nak rizky. bapak jamin kamu pasti tercengang melihat anak bapak satu itu. Hahaha


pipi nya memerah ketika pak adam melontarkan hal itu begitu santai


Rizky: Baiklah pak. Dalam 10 menit lagi aku akan datang


Pak Adam: baiklah kalau begitu. Bapak tunggu. awas kamu telat nak. Bapak cincang kamu. Hahaha. Yaudah assalam mu alaikum


Rizky: Walaikum salam pak


Pak Adam pun menutup sambungan telepon.


Tin Tin!


Suara mobil datang dengan tepat waktu


Seorang Pria & Perempuan pun Turun dari mobil dan menghampiri Rizky


"Apakah Benar Anda. Tuan Rizky Maulana?" Tanya Shane


"oh kamu?" Tanya rizky bingung menatap Perempuan disamping shane


"Halo Tuan Rizky. Saya Adalah Chae. Asisten Tuan Shane" kata Chae menunduk hormat.


Kriiikkk


"Dik. kamu belum berangkat?" Tanya Eva


"Oh iya kak. Aku baru saja membeli mobil. Itu dia mobil baru ku" kata Rizky


Eva Terkejut mendengar hal tersebut


"K--kamu baru beli Mobil? Hei Diik! kamu membeli mobil seperti gorengan dipinggir jalan tahu gak?! Jangan boros uang. Ingat!" Kata Eva menasehati Adik angkatnya tersebut


"Kaka. Aku mohon jangan marahi adik mu yang ganteng ini(narsis). Oh ya kak kenalkan. Ini Adalah Tuan Shane & Nona Chae" kata Rizky


"Mohon Panggil Saya Shane. Tuan Rizky. Dan maaf. perempuan cantik ini siapa? Apakah nona ini pacar anda?" Tanya Shane ragu-Ragu


"Bukan. Dia adalah Kakak angkat ku. cantik bukan? Haha" kata Rizky membanggakan Eva


Eva hnya menggeleng kepala mendengar hal tersebut


"Saya Eva. Kaka Angkat nya Rizky. salam kenal" kata Eva Menjulurkan tangan kepada Shane


"Saya Shane. Bawahan Tuan Rizky" kata Shane lebih memilih menunduk daripada salaman


"Saya Chae. Bawahan Tuan Rizky yang berposisi sebagai asisten Tuan Shane" kata Chae menunduk

__ADS_1


Eva hanya sedikit bingung dengan apa yang di maksud Bawahan oleh kedua orang tersebut


"Dik. apa maksud mereka?" Tanya Eva tidak mengerti


Rizky yang menangkap kebingungan Kaka angkatnya pun hanya tersenyum


"kaka. Apakah kaka percaya. Kalau aku membeli perusahaan Lexus Indonesia dengan 100% hak pemilikan Adalah aku dan aku membelinya sebelum tidur. Apakah kaka akan percaya?" Tanya Rizky


Eva Yang mendengar hal tersebut


"Tentu Tidak Bodoh! Bagaimana kamu bisa membeli Perusahaan seperti kamu membeli Tempe!" kata Eva tidak percaya


"Nona Eva. apa yang dikatakan Tuan Rizky adalah Benar. Tuan Rizky baru saja membeli Perusahaan Lexus Indonesia semenjak Jam 12:00. Dan kami memiliki bukti untuk itu. Dan kami juga membawa surat peralihan akusisi untuk tuan Rizky tanda tangani" kata Shane


Chae pun mengeluarkan berkas - berkas lalu memberikan kepada Eva.


Eva yang melihat itu hanya terkejut


"Ini. Kaka akan masuk dan tidur" Kata Eva Sambil memberikan Berkas


Eva Tidak mau wajahnya terlihat begitu terkejut didepan adik angkatnya tersebut.


Shane & Chae melongo melihat tidak ada tanda-tanda terkejut sama seperti halnya diri mereka.


"Hmm. Apa itu mobil ku? kalian naik apa?" Kata Rizky


"Tuan Rizky. Ini Mobil Anda(menyerahkan gantungan kunci) dan Mobil ini bersama saya untuk meghantarkan kepada anda. Kalau begitu mohon Tanda Tangan dan kami berdua akan pamit segera" kata Shane


"kemana kalian pergi?" Tanya Rizky


"Kebayoran lama. terdapat showroom cabang Jakarta Selatan" kata Shane.


"Kebetulan sekali. Ayo bareng aja sama saya. Kebetulan saya ada urusan di pondok indah mall. Disana" kata Rizky sambil mengambil kunci mobil berhuruf L tersebut.


-di dalam mobil



ini visualnya)


"Shane. Saya telah membeli Perusahaan lexus Cabang Indonesia dengan sepenuhnya. Bagaimana Tanggapan Pihak Pusat sendiri?" Tanya Rizky


"Tuan Rizky. Saat Ini Pihak Pusat Lexus sangat ingin bertemu dengan anda dalam membahas kerja sama antar keduanya. saat ini Lexus di indonesia bukan lagi milik pusat akan tetapi pusat menginginkan anda terus menjual Produk Mobil Lexus dengan pembagian menjualan sekitar Rp: 586 Miliar per Bulan dan Biaya Parkir di setiap showroom anda sekitar Rp: 300 Miliar Dengan Jangka 2 Tahun 5 bulan. Dan Tentu Pihak Pusat akan menanggung setiap bea cukai nya" kata Shane menjelaskan


"Pihak Pusat mengatakan hal tersebut? Baiklah. Bagaimanapun saya membeli dari mereka. Tidak mungkin saya melepaskan begitu saja. Katakan kepada Pihak Pusat. Selama Mereka bersikap adil dengan saya. Perusahaan Lexus Di Indonesia terus akan bersama Lexus di pusat. oh ya dimana pusat lexus berada?" kata Rizky


Shane & Chae terkejut mendengar pertanyaan terakhir rizky


"Apakah Tuan Rizky membeli Perusahaan tanpa mengetahui perusahaan pusat berada dimana?" Tanya chae menghadap ke belakang.


Saat ini Rizky Duduk di kursi penumpang belakang dan Shane yang menyetir.


Bagaimana seorang bos menyetir untuk bawahannya? Shane & Chae akan dimarahi jika pusat tahu.


"Tidak. Aku waktu itu hanya salah Pencet saja" kata Rizky


"Apaa!!" Kata Kedua nya Terkejut


Rizky tidak tahu jika reaksi mereka seterkejut itu padahal dirinya berbohong untuk menutupi Kepolosan & Balqis


10 menit telah berlalu dan mobil lexus is 300 tersebut hampir sampai di kebayoran lama


"Tuan. Saya tidak tahu seberapa harus saya kaget tentang anda. Tapi Perusahaan pusat lexus berada di Jepang. Tepatnya Tokyo. Aichi" kata Shane dan diangguki oleh Chae.


Shane menekan sen kiri dan Rizky & shane bertukar posisi


"Baiklah. kita sudah sampai. Aku sudah menanda tangani berkasnya dan Shane. Teleponlah aku jika ada sesuatu atau pihak pusat ingin menyampaikan sesuatu kepada saya" kata rizky yang kini sudah berada di kursi supir

__ADS_1


"Tentu Tuan" kata Shane menjawab.


Rizky pun mengangguk lalu melajukan mobilnya dengan santai.


"Tidak sia-sia Aku menjadi Drivelery Sayuran & Buah-buahan waktu itu" kata Rizky puas


Rizky Bisa Naik mobil berkat pekerjaan semasa kuliahnya dan Itu sedikit membantunya.


Rizky pun menekan sen kiri ketika Sudah menemukan Bangunan Bertuliskan Selamat Datang Di Pondok Indah Mall.


Rizky pun mengambil karcis dan memarkirkan di basement.


Rizky membuka handphone dan ternyata pesan Dari Pak Adam yang sudah menunggu di lantai 2. Lantai berkumpulan resturant. Tanpa babibu rizky langsung naik lift dari basement menuju lantai dua.


Rizky sedikit berjalan lebih dikit cepat agar menemui pak adam.


"Apakah itu pak Adam?" Tanya Rizky dengan ragu


"Maaf. Apakah Anda Pak Adam?" Tanya Rizky


"Benar. Saya Adam. siapa ya? oh kamu ya admin judi online yang tadi pagi whatsApps saya? Saya menolak!" Kata Pak Adam salah tanggap


"Hahaha. Pak Adam. Ini saya. Rizky Maulana. Anak yang suka mijetin bapak" kata Rizky dengan tertawa puas karena tidak bisa di tahan


"Dasar kamu mengerjai orang Tua. Awas kualat" kata Pak Adam marah ngambek


Pak Adam melihat jam nya dan ternyata tepat jam 1:03 siang.


"Assalamu alaikum Pak Adam" kata Rizky yang mulai mengtakzimkan tangan Pak Adam.


"walaikum salam nak. Duduklah. Kamu bagaimana kabarnya?" Tanya Pak Adam


"Alhamdulilah Pak. Rizky sehat. Bapak Gimana?" Tanya Rizky balik


"ya begini aja nak rizky. Umur udah mulai tua. Eh kamu udah makan? Biar bapak pesan. Pelayan!" kata Pak Adam memanggil Pelayan


"eh gak usah repot-repot pak. aku hanya ingin silahturahmi aja kok" kata Rizky sedikit menolak


"Silahturahmi kan? Jadi bapak sebagai orang yang dikunjungi harus bisa melayani tamunya. Jadi kamu tinggal duduk saja" kata Pak adam


Rizky berdiam setelah perkataannya di counter oleh Pak Adam.


"Mas. Tolong Berikkan anak Muda ini. 2 ayam. dan nasi. Dan juga teh hangat" kata Pak Adam semangat


"baik Pak. Mohon ditunggu" kata Pelayan itu cepat mencatat lalu pamit pergi.


Ingin Rizky menolak tapi ya sudah tidak bisa.


"Kamu sedikit lebih tampan & Gagah. Nak Rizky. Kamu kerja apa? Apakah hidup mu baik-baik saja?" Rizky diserang oleh pertanyaan Pak Adam yang bertubi-tubi


"Alhamdulilah Pak. Aku Pekerja sebagai salah satu staff keuangan di BCA. Dan Ini pakaian Kantoran ku. Dan Aku baik-baik saja. Pak" kata Rizky.


Pak Adam pun tersenyum dan mempegangi tangan Rizky


"Nak. Bapak senang kamu sudah hidup bahagia. Maafkan bapak yang belum bisa bantu kamu sepenuhnya" kata Pak Adam sedikit menangis ditangan Rizky


"Pak. Jangan Menangis. Tidak baik. Aku jujur berterimakasih kepada bapak yang telah berawat & mencurahkan kasih sayang kepada Rizky. Tanpa bapak. Rizky hanya seorang Anak yatim piatu" kata Rizky


Pak Adam hanya tersenyum mendengar itu.


"maaf Pak. Ini makanan anda" kata Pelayan memberikan pesanan pak adam.


Pak Adam pun mempersilahkan Rizky makan


...----------------...


...BYE...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2