
Ke - esokkan Harinya
Jam 6:12
Rizky sudah terbangun dari tempat tidurnya karena hari ini adalah hari pertama dirinya menjadi seorang Guru di Salah Satu Sekolah terbesar. & termaju di Jakarta Selatan.
2 Menit Kemudian ~
plak
Plak
Plak
Rizky berjalan menuruni anak tangga dan Eva melihat itu pun juga ikut terkejut
"Tumben amat bangun pagi? Biasanya kakak pergi kamu udah bangun" Eva menyindir.
Rizky hanya tersenyum kecut mendengar itu dan tidak dapat dilawan karena emang itu fakta.
Selama beberapa minggu telah bersama Eva. Rizky selalu bangun siang karena ia juga bingung untuk apa bangun pagi kecuali Untuk sholat subuh ia tetap melaksanakannya lalu tidur.
"Hehe kak. Ini kan hari pertama ku akan menjadi guru maka aku harus bisa harus jadi guru teladan bagi murid-muridku" kata Rizky sambil duduk di meja makan
"makasih Noir" kata Rizky kepada Noir
Noir pun hanya mengangguk.
"Dek. Kamu serius bakal ngambil mapel Bahasa Inggris?" Eva Bertanya
"Noir. Sarapan hari ini apa?" Tanya Rizky
"Tuan. Nona. Menu Sarapan hari ini adalah Nasi Goreng Telur Mata Sapi" kata Noir sambil memberi perintah kedua pelayan lainnya untuk menaruh makanan milik rizky & Eva.
kedua nya tersenyum mendengar menu sarapan itu lalu memakannya
"Aku serius kak buat ngambil mapel Bahasa Inggris. lagi pula Bahasa Inggris sangat diperlukan untuk menunjang Masa Depan Generasi muda kek modelan aku dan anak-anak lainnya" kata Rizky menjawab pertanyaan Eva sebelumnya.
Eva hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban rizky yang sedikit membuat ia bingung dan sekaligus takjub.
"Seterah kamu Dek. Kakak hanya dukung!" kata Eva sambil tersenyum
"Yaudah kakak udah berangkat dulu ya. Mobil lambo kamu kaka bawa gapapa kan?" Tanya Eva
"Ambil aja. aku pakai Lexus. Oh ya sebentar!" Rizky menahan Eva
Tok
Tok
Tok
__ADS_1
"Noir. Bukkan Pintunya. Itu tamu saya" Titah Rizky
"Baik Tuan" kata Noir patuh.
Noir pun segera berjalan untuk membukkan pintu agar tamu tuannya bisa bertemu dengannya
Kreeek
"Apa Benar ini rumahnya Tuan Rizky?" Tanya sesosok pria dengan wajah garang dan badan kekar
"S--siapa kalian?" Kata Noir takut sekaligus terkejut
"perkenalkan. Saya Som. Dan ini Adalah Asisten saya. Manto. Kami berdua adalah Bawahan Dari Tuan Rizky. Apakah kami bisa masuk?" Tanya Som.
"S---Silahkan" kata Noir setelah mengetahui tujuan keduanya tapi tetap saja noir ketakutan.
Som & Manto keduanya masuk dan dirinya di arahkan oleh Noir untuk bertemu.
Som & Manto yang melihat sosok pria yang sudah diberitahu oleh bos sebelumnya pun mendekat lalu membungkuk
"salam kami Tuan Rizky!" kata Som & Manto bersamaan
Eva yang ditahan ditempat duduk pun ikut terkejut
"D--Dek. Siapa Mereka?" Tanya Eva
"kalian tidak sopan tidak memperkenalkan diri didepan Kakak angkat ku. Ayo kenalkan diri kalian atau kalian berdua melihat darah disini!" kata Rizky sedikit ancaman
Som & Manto sedikit ketakutan mendengar hal tersebut
"M--maafia. D--dek. Bagaimana kamu bisa punya bawahan seorang Mafia?" Tanya Eva ketakutan
"Kakak. Jangan Khawatir. Ketua Pusat Sillia memang kuat dalam mode pertarungan tetapi dia lupa bahwa aku menang dalam dunia bisnis dan digital. Jadi kami mempertaruhkan beberapa harta dan ketua pusat kalah. Akan tetapi demi membuktikkan aku adalah pemimpin yang pantas selanjutnya. Maka aku bertarung dengan orang kuat sillia yang berada di indonesia dan orang itu adalah Som" kata Rizky.
"Dan Som. Manto. Aku memberi Tugas Pertama ku kepada kalian. Kalian beruntung!. Aku mau kalian mengawal. Mengawasi. Dan melawan siapapun yang berani menyentuh atau melukai Kakak ku. Apa kalian mengerti?" Tanya Rizky
"Siap. Kami Mengerti. Tuan!" kata Som & manto.
"Tf--Tapi Dek. Kakak kan pake lambo. Mereka pake apa?" Tanya Eva
"Dan juga. Ngpain sih pake acara dikawal. Kakak gak kenapa-kenapa lho" kata Eva protes
"Kakak melarang aku membalas kejahatan orang yang membullying kakak maka dari itu. Dengan adanya som & manto ini bisa menjadi jembatan tangan ku untuk melindungi kakak dari mahabahaya dan dari orang-orang membully kaka. lagi pula setiap bawahan ku juga diberi mobil untuk mereka melakukan tugasnya. Sudahlah kak. Aku mohon terima mereka" kata Rizky
Eva yang mendengar itu pun sedikit menghelas napas. Entah apa yang ia rasakan dari kebaikan adik angkatnya. positifnya adalah dia aman dari segala bentuk kejahatan. Tapi buruknya. Privasi nya sedikit terganggu
"Aish. Baiklah-baiklah. Kakak akan terima tapi tiga syarat. Apakah bawahan kamu bisa menerimanya?" Tanya Eva
"Bisa Nona. Asal itu tidak mengganggu dalam kami menjaga anda" kata Som menjawab.
Rizky pun hanya membiarkan Som yang mengambil alih.
__ADS_1
Eva Melihat Wajah garang Kedua bawahan adiknya tersebut
"Pertama. saya mau kalian menjaga saya di jarak tertentu. Kalian tahu. Jika menjaga saya terlalu mendekat itu akan sedikit mencolok. Dan saya jarap kalian mengerti. Kedua. Jika saya membutuhkan ruang privasi. Seperti ke kamar mandi atau ruang private khusus perempuan. Kalian dilarang mengikuti!. Ketiga. Cukup mengawasi saya dari jauh. Saya akan memberi angka satu pada jari saya jika saya masih mengendalikan situasi. Tapi jika saya tidak bisa mengendalikan situasi. Angka 2 akan muncul di jari saya. Apakah kalian mengerti?" Tanya Eva
"Baik Nona. Segala persyaratan anda tidak menganggu kami dalam proses menjagaan anda. Tapi boleh saya meminta satu atau dua permintaan dan mungkin ini saya sedikit lancang" kata Som.
"Apa itu?" Tanya Eva penasaran.
'izinkan kami memperiksa Tas anda saat masuk - keluar dari Kampus Atau tempat lainnya. Kami berharap juga nona dapat tetap tersambung oleh kami" kata Manto mewakili Som.
Eva perpikir sejenak sementara itu rizky menikmati nasgor mata sapi nya.
"Baiklah. Selama itu masih batas wajar dan masih ditoleransikan. Saya izinkan" kata Eva menjawab.
"baiklah. Sepertinya kalian sudah sepakat. Aalhamdulilah. Kenyang" kata Rizky sambil sendawah kecil
"ih jorok. Udah sana. Berangkat. Kaka takut kamu telat" kata Eva
"baiklah kak. Som & Manto. Saya mempercayai kakak angkat Saya kepada kalian" kata Rizky
"Baik Tuan!" kata Som & Manto membungkuk patuh..
selekas kepergian Rizky. Eva pun makan dan lalu bersiap-siap pergi.
"Dimana mobil kalian?" Tanya Eva yang kini sudah didepan halaman rumah.
"Nona. Itu Mobil kami. Yang Biru itu" kata Som menunjukkan mobil pendek dengan warna biru
Eva sangat amat terkejut melihat Mobil itu tersebut
"B--Buggati Chiron!!!? apakah ini benar mobil kalian?" Tanya Eva
"Kami serius. Nona. Tuan Rizky lah yang memberi kami" kata Manto Menjawab
"Kami? Berapa banyak bawahan adik angkat ku?" Tanya Eva
Som & Manto menatap satu sama lain
"Nona. Apa anda bertanya yang berada di Internasional atau di Lokal. Indonesia?" Tanya Som
"Apa berbedaannya?" Tanya Eva
"izinkan kami memperkenalkan asal kami. Nona. Mafia Sisillia. Adalah Mafia Terbesar No. 1 Di Dunia. Jumlah Anggota nya Adalah 2 Juta 4.450 ribu Anggota. dan 4.450 ribu ini berada di Asia Tenggara. contohnya Indonesia yang hanya berjumlah 1.500 ribu. Pekerjaan kami tidak jauh berbeda dengan berada di pusat. tapi berbedaan kami di indonesia adalah. Kami tidak menjual barang haram. Melainkan hanya menguasai beberapa wilayah teritorial strategis. Dan Kami juga bermain kanglingkong dengan beberapa Bank lokal di indonesia serta beberapa pejabat Pemerintahan dan kepolisian" kata Manto menjelaskan.
"Nona. Untuk dipusat. Mafia Sisillia kami telah menguasai wilayah teritorial internasional. Seperti Eropa. Afrika. Amerika Latin. Dan Amerika Tengah serta Utara. kami juga bermain hanya di asia tengara dan timur tengah" kata Som menjelaskan hal serupa dengan Manto..
Eva sedikit terkejut mendengar menjelasaan Som & Manto Itu tersebut.
'Dek. Kakak harapan kamu gak masuk dunia gelap sana' gumam Eva.
...----------------...
__ADS_1
......BYE......
...----------------...