
Rizky kembali pulang dan disana terlihat Ayah Angkatnya sedang melakukan Memotong rumput di kebun. Memotong rumput di kebun? Sontak membuat rizky langsung berlari mendekati Ayah angkatnya
"Ayah. Mengapa kamu memotong rumput di kebun depan? Bukankah kita memiliki tukang kebun?" Tanya Rizky sambil mengambil gunting besar khusus untuk memotong rumput.
Bima yang mendengar itu hanya tersenyum
"Nak. Ayah mu bosan. Ayah dirumah saja sementara dilayani oleh para pelayan mu. Berilah ayah mu pekerjaan. Ayah tidak mau berlarut dalam masa tua ayah" kata Bima
Bima adalah orang cerdas dan pintar. Kepintaran & kecerdasaan pernah membawanya kepuncak Kekayaan tapi semua sirna karena kesalahan dan kini masalahnya umur nya yang tidak tua seharusnya dirinya bisa bermanfaat di masa tuanya.
"Aish. Mana mungkin seorang anak membiarkan Ayahnya bekerja di masa tuanya? Aku akan menjadi seperti anak durhaka bagimu" kata Rizky sambil menghelas nafas.
"Tapi Nak. Ayah sungguh bosan. Ayah sudah tua dan tak mau berlarut dalam kebosanan. Ayah tentu tidak mau mati dalam kebosanan itu sungguh tidak elit. Hahaha" kata Bima Sambil tertawa
Rizky mendengar itu pun juga ikut tertawa
"Baiklah. ayah. Kano. Kanoo!!" kata Rizky mengabulkan permintaan Ayahnya dan memanggil Kano si tukang kebun.
"Ya Tuan?" Tanya Kano
"Kano. Apa yang membuat mu mengizinkan ayah ku melakukan pekerjaan mu?" Tanya Rizky dengan nada marah.
Kano yang mendengar itu pun terkejut karena dirinya juga tidak tahu. Padahal dirinya aja belum kebun karena dirinya masih di kamar mandi
"Sudahlah Nak. Jangan dimarahi ayah yang salah karena tadi ayah melihat Gunting kebun di taruh pinggiran jadi daripada ayah keluar tanpa arah kemana mending ayah berkebun" kata Bima.
Rizky yang mendengar alasan itu pun hanya bisa menghelas nafas.
__ADS_1
"Ayah. Kali ini saja Rizky bolehkan. Tapi tidak besok. rizky akan mencari orang untuk menemani ayah" kata Rizky dengan nada perhatian & kasih sayangnya kepada Bima
Bima yang mendengar anak angkatnya itu pun terharu
"Baiklah. Pak Kano. Maafkan saya yah. karena saya anda dimarahi oleh anak saya" kata Bima meminta maaf kepada kano
Kano yang mendengar itu pun sedikit gugup
"H--t--Tidak apa-apa hehe" kata Kano sambil gugup tapi berusaha mencairkan suasana.
setelah itu rizky membawa ayahnya bersamanya kedalam rumah.
"Selamat Datang. Tuan Rizky" kata Noire. Kepala Pelayan.
"Noire. Dimana Kak Eva?" Tanya Rizky
Rizky pun mengangkat alisnya dan sedikit ada rasa khawatir tentang kakak angkatnya itu tersebut.
"dari jam berapa Kak Eva keluar dari rumah. Noire?" Tanya Rizky kembali
"Nona Eva Keluar dari dua jam yang lalu tepatnya jam 17:15" Kata Noire menjawab
Rizky langsung melihat jam tangan setelah dirinya mendengar kakak evanya itu meninggalkan rumah.
"sekarang jam 23:00. sudah 6 jam. Apakah sudah ada kabar. Noire?" kata Rizky dengan nada bertambah khawatir.
Noire menggelengkan kepala.
__ADS_1
Tanpa berkata rizky kembali ke mobil dan Berteriak
"Ayah. Aku akan kembali membawa Kakak!" Teriak Rizky
Rizky menelpon som untuk menyiapkan 30 Pasukan untuk menyelamatkan Kakak Angkatnya
[mau kemana anda. Tuan?] Balqis Bertanya
'mencangkul. Puas? Ya tentunya aku ingin menyelamatkan kakak angkat ku!' kata Rizky dengan nada sarkas
[Baiklah tapi apakah kamu tahu dimana kakak angkat anda berada?] Balqis dengan tenang berkata
Cliiiiiiikkkkkk
Rizky berhenti tiba-tiba untungnya itu masih di area perkomplekkan bukan di jalan raya.
'Sial aku lupa bertanya kemana kak eva reuni' Kata Rizky sambil mengumpat
[Saya Resmikan anda sebagai Tuan saya yang terbodoh diantara yang bodoh!] kata Balqis menyindir kebodohan Tuannya itu
Rizky hanya bisa diam tanpa bisa melakukan apapun!
...----------------...
...BYE...
...----------------...
__ADS_1