Sorry If I Love You

Sorry If I Love You
kepastian


__ADS_3

Dari semalam Anita, masih mempertimbangkan perasaan nya. Dia merasa tidak adil dengan Kenan yang begitu baik padanya.


Flashback semalam...


Mereka kembali duduk di tepi kolam itu yang kini sudah disinari cahaya rembulan.


Anita menoleh dia memperhatikan pria tampan di samping nya sekarang yang sedang mengayun-ayun kaki nya di dalam air.


"Ken, aku minta maaf". Sebuah kalimat yang sedari tadi di ucapkan nya.


Ken terkekeh geli kala melihat permohonan maaf wanita pujaan nya itu "Aku sudah memaafkan mu, jangan khawatir aku tidak akan menghukum mu".


Anita hanya tersenyum dia sudah bertekad besok akan bertemu lagi dengan Andrew.


'Ken, aku selama ini sudah tak adil dengan mu tapi,mulai besok aku akan membuat keputusan'


Flashback selesai....


Sedari tadi dia menunggu pria itu selesai bermain basket. Sekarang wajahnya nampak biasa saja tidak seperti yang sebelum-sebelum nya yang selalu berser-seri saat melihat Andrew.

__ADS_1


"Hei! kau di sini juga?" Ternyata Tom datang menghampiri nya.


"Yah, aku ingin berbicara pada nya" Anita mengarah pada Andrew yang masih latihan dengan tim nya.


Tom tertawa pelan "Masih dengan perasaan?" Dia duduk di samping wanita itu "Ku beri tahu sesuatu lagi pada mu" Dia berucap serius.


Anita hanya diam mendengar.


"Dia sepertinya menyukai mu, tapi aku juga tak tahu tanya saja langsung pada nya" Tom lalu terbahak-bahak dengan ucapan nya sendiri.


Anita memutar bola mata nya malas sia-sia saja dia mendengarkan ocehan pria itu.




15 menit kemudian....


Anita memanggil Andrew dia mengajak ke sebuah ruangan tak jauh dari lapangan basket itu. Dia sengaja mengajak pria itu supaya mata-mata Kenan tak mengetahui pembicaraan. Dia yakin Kenan masih memata-mati nya.

__ADS_1


"Ada apa?"


Anita menatap pria itu "Katakan yang sebenarnya pada ku tentang perasaan mu sekarang juga!" Dia berbicara dengan tegas.


Andrew tergelak dengan ekspresi wanita itu "Bagaimana jika aku tak mau menjawab nya?".


Anita menarik nafas dalam "Ku anggap kau hanya penasaran dengan ku, dan juga jangan pernah ada di dekat ku lagi" Ujar nya menggebu-gebu.


Andrew balik menatap wanita itu dengan tajam "Oh ya?" Dia mendekat "Aku juga tak ingin seperti ini".


Anita mundur beberapa langkah "Stop it! Aku tak ingin membuat orang-orang terdekat ku kecewa lagi aku menyayangi mereka tapi, aku juga tak bisa menolak hati ku" Anita tertunduk lemas dengan ucapan nya sendiri.


Andrew memalingkan wajahnya "Kalau begitu, mari berjuang bersama aku juga tak bisa menyangkal isi hati ku".


Anita mendongak "Apa maksud mu?" Dia tidak bermimpi mendengar ucapan langsung pria itu.


Andrew semakin mendekat "Aku tidak tau harus mengatakan apa, kau menginginkan kepastian dari ku dan ungkapan cinta, bukan? Aku tidak bisa menjawabnya but, aku juga tidak bisa melepaskan mu. Kita bahkan belum bersama tapi semua ini terjadi begitu saja" Andrew menghembuskan nafas nya lega akhirnya dia bisa mengeluarkan semua isi hati nya.


Anita tersenyum dia langsung mendekap pria itu "Aku mencintai mu".

__ADS_1


Andrew menangkap tubuh Anita dia hanya tersenyum. Rasanya dia begitu lega mengatakan isi hatinya pada wanita dalam pelukan nya sekarang. Untuk sekarang dia tak ingin memikirkan resiko yang akan di tanggung nya karena sudah merebut pasangan orang. Dia ingin menikmati moment nya sekarang.


__ADS_2