Stars;Devils The Beginning Book S

Stars;Devils The Beginning Book S
Eps 03 : Bermulai


__ADS_3


“gimana apa yakin kamu memasukan murid mu itu ke academy ini”


“kenapa emangnya, apa ada yang salah dengan muridku” ujar nagisa.


Banyak guru enggan menerima murid barunya nagisa karena telah di ramalkan salah satu dari muridnya nagisa akan menjadi bencana besar bagi manusia, dan nagisa enggan mempercayainya namun itu tertulis dalam buku itu.


Para murid pun telah siuman dari pingsan mereka dan mereka bertanya “dimana ini” “nyenyak ya tidur nya, bangunkan teman kalian aku tunggu di luar” ujar nagisa, silver pun segera membangunkan kafi, faid, sasa, dan arif, setelah mereka terbangun mereka segera keluar untuk menemui nagisa “bagaimana menurut kalian, academy ini, mulai sekarang kalian akan tinggal di sini dan belajar disini, ada pertanyaan”


“apa kami satu kamar” “untuk itu dibedakan mengenai asrama putri dan putra, selebihnya nanti di jelaskan oleh guru disini, kalian disini bukan Cuma belajar, pernah kalian mendengar murid di bayar oleh guru, begitulah penerapan kurikulum academi, tapi itu tergantung dari setiap point yang kalian dapatkan, hei kamu, bisa ajak mereka ini keliling academy, sana kalian ikut dia”  ujar nagisa.


mereka pun berkeliling menjelajahi academy, sedangkan nagisa melanjutkan rapat di aux tempat para guru berada ( hampir mirip seperti ruang guru namun bukan cuman guru yang berada melain para tetua )


( Academy - Aux )


Di dalam aux terdapat banyak posisi, di antara nya 12 mahapel adalah pelajar yang dipilih secara langsung oleh kepala sekolah atau petinggi, mereka mempunyai hak dalam mengatur cara kerja dalam mendidik dan yang bertanggung jawab atas segala event.


indeguru adalah guru pilihan langsung dari kepala sekolah dan petinggi dan telah teruji, mereka bertugas sebagai pengajar kelas 1, 2, dan 3.


Relay bertugas sebagai penguji penerimaan peserta didik baru.


Refguru adalah guru yang bertanggung jawab atas keberadaan muridnya dan hanya ada beberapa, karena susahnya tanggung jawab.


Petinggi terdiri dari 5 orang mempunyai kedudukan setara kepala sekolah dan bebas mengatur indeguru dan mahapel.


Kepsek adalah orang yang bisa mengatur secara bebas di academy.


“kepala sekolah mengapa engkau menolak kami para relay menguji murid tersebut, kenapa engkau seenaknya memasukan siswa/i tersebut walaupun itu muridmu, seharusnya engkau tidak takut jika kami para relay mengujinya” “untuk itu tidak perlu, karena aku sendiri telah menguji mereka, jadi ada pertanyaan lain” semua terdiam, dan saling menggerutu karena nagisa bertindak sendiri, jarang berkunjung ke academy dan sekali hadir


mendatangkan kekacauan begitulah pemikiran para aux.


“jika tidak ada, mari kita akhiri” ujar nagisa, rapat pun usai, namun salah satu petinggi mendatangi nagisa, nagisa terhenti dan mengobrol dengan petinggi tersebut “siapa di antara muridmu itu yang akan menjadi bencana” “kenapa, apa kamu ingin membunuhnya” ujar nagisa dengan tatapan sinisnya, “tidak, aku hanya ingin memantaunya setiap gerakannya” “untuk bencana aku kurang tahu, namun jika ancaman dia akan membuat namanya terkenal, tunggu saja, nanti kau akan tahu dengan sendirinya” nagisa menyerahkan buku dan pergi meninggalkan petinggi tersebut.


(lain sisi)


“luas banget tempat ini, di sini ada apa saja” tanyanya sasa


“tunggu dimana arif” ujar kafi


“itu dia, ngapain dia disana” ujar faid


Arif sedang menatap lukisan melayang yang menggambarkan para manusia meminta tolong, dan saling menyakiti satu sama lain.


“lukisan ini, adalah  gambaran kejadian perang alam donya ke 3 yang terjadi pada tahun 2003, dan dalangnya adalah DK” ujar murid yang mendampingi mereka.


“memang nya kenapa dengan lukisan itu” ujar silver


“aku terlahir pada tahun 2003, mengapa kejadian itu tidak di rasakan oleh manusia lain” ujar arif, nagisa datang menghampiri mereka “karena itu terjadi di waktu yang lain” mereka melanjutkan penjelajahan academy.


Siang pun tiba murid pendamping tersebut membawa ke kantin untuk makan pada jam istirahat.

__ADS_1


“wah makanan disini enak semua, apa murid juga memasak disini” ujar sasa, “iya benar sekali para murid jurusan memasak lah yang menyiapkan hidangan ini semua” “apa mereka di bayar” ujar kafi, “pasti, karena mereka di beri tugas khusus sebagai penyaji makanan” “enak juga ya” ujar silver, “boleh aku minta tambah” ujar arif. “baik tunggu sebentar akan kuambilkan” sesaat saat murid itu pergi arif meminta para temannya mendengar kan apa yang di sampaikan olehnya “jadi gini waktu itu kan aku pernah bilang, malam hari kita akan mencuri buku, tapi aku kelupaan, di dalam buku tersebut terdapat tulisan aneh, dan itu sama persis dengan jubah yang di pakai setiap murid di sini” “memangnya kamu tahu tulisanya seperti apa” ujar faid,


“hurufnya tampak  sama, tapi aku tidak tahu artinya”


Murid itu pun datang “ini makanannya”


“makasih ya” ujar arif.


Usai makan nagisa datang memberikan id card keuangan kami, dan seragam kami “aku ada urusan lain di luar, tapi aku akan sering-sering berkunjung kesini” kami pun di antar ke asrama oleh murid tersebut “kalian berani ya memanggil kepala sekolah dengan namanya” “tunggu nagisa itu kepala sekolah” kami terkejut saat mendengar ucapan murid itu, sesampai di asrama kami pun segera mengemasi pakaian kami.


(2 jam berlalu)


Kami didatangi oleh murid dan mengantar kami ke seorang guru


“namaku xuan, aku seorang indeguru, sebelum kalian memulai pembelajaran akan ku jelaskan sistem kelas di academy ini Terdapat 12 kelas di academy diantaranya


Kelas pertama memuat pembelajan IQ jadi pembelajaran yang akan diterima kalian setingkat anak SD dan SMP. Selanjutnya


Kelas kedua memuat pembelajaran IQ dan praktek jadi pembelajaran yang akan di terima kalian setingkat SMK dan SMA. Selanjutnya


Kelas ketiga memuat pembelajan IQ dan kilas jadi pembelajaran yang akan di terima kalian setingkat anak kuliahan. Lalu di


Kelas keempat memuat spiritual jadi pembelajaran yang akan diterima kalian penguatan indera. selanjutnya


Kelas kelima memuat jurusan jadi pembelajaran yang akan diterima kalian tergantung jurusan kalian.


Misal pembunuh kalian bisa pilih pembantai


Kelas keenam memuat pendalaman jadi pembelajaran yang akan diterima kalian tergantung refguru kalian. Lalu Kelas ketujuh dan seterusnya aku lupa tapi Kelas kesebelas dan duabelas memuat pelampuan kalian bebas  boleh ikut apa tidak, karena yang di anjurkan hanya 10 kelas.


Baiklah kalian sudah mengertikan, baguslah kalian sudah mengerti”


“tu guru seenaknya sendiri” ujar kafi mereka pun di minta untuk mengisi nama ikut ujian dalam pembentukan tim


“ini misi pertama kalian, mungkin ini sedikit susah, kalian pergi ke surabaya identifikasi seseorang mayat


di tempat ini” sambil menunjuk lokasi.


kami pun di bawa uks untuk di suntikan bius obat tidur, sesaat kami terbangun dan menemukan berkas data dari mayat tersebut “apa memang begini ya cara keluar masuk academy” ujar faid, “ikuti saja, kita hanya seorang murid” ujar sasa, “kita berpencar” silver dan pergi ke arah selatan, kafi ke utara sasa pergi ke hotel untuk menanyakan, faid ke timur, dan arif ke utara.


(lain sisi)


Silver yang berjalan dengan mensisir arah selatan menemukan jejak aneh, ia pun mengikuti jejak tersebut dan  berakhir ke tengah hutan, silver yang merasa curiga, ia pun pergi dengan melewati pembatas hutan tersebut.


( lain sisi)


“permisi, te, boleh kah aku mengetahui apa yang terjadi?”


Si ibu yang menangis merangkul ku dan memohon “ku mohon selamatkan putriku.. hi, hi, hik, hik” aku merasa tidak tega, melihat si ibu tersebut, lalu si pengurus hotel, menenangkan ibu tersebut, si ayah mendatangi ku “dik, kamu siapa, apa urusanmu dengan putriku” lalu nagisa datang, bersama pengurus hotel lain, dan menjelaskan kejadian yang sebenarnya aku mencoba mendengarkan “kalian keluarga korban, lebih baik kalian iklaskan agar putri kalian bisa tenang di alam sana” si ayah itu langsung marah “maksudmu putri kami telah tiada begitu!, belum ada bukti bahwa putri kami tiada” pengurus hotel pun menjelaskan lebih detailnya, nagisa membawa ku keluar hotel, “untuk


apa kamu ada disini” “guru disana menguji kami, dan ini ujian kami” ujar sasa,

__ADS_1


nagisa merasa kesel “huh, cari temanmu”


(lain sisi)


“Sedang apa kamu disini” srek, srak seorang pria sedang berjalan melewati semak-semak “maaf, apakah mas, liat seorang gadis”


Si pria itu terkejut “arif!, kamu arif kan, lama tidak jumpa, bagaimana kabarmu” arif dengan kebingungan, kenapa orang ini merasa kenal aku, padahal aku tidak mengenal dia sama sekali “maaf mas, mungkin mas salah orang namaku arif” “iya tahu aku, aku putra masa tidak ingat aku”


“maaf mas, aku harus segera kembali” arif pun kembali ke hotel


“dia sok lupa, tunggu bau ini kan” putra pun berlari mengejar bau cekat dan menemukan mayat seorang gadis, putra pun segera mengangkat si gadis dan membawanya ke hotel, di tengah perjalanannya, ia di hadang oleh mahluk bermata 5, putra pun meletakan mayat tersebut dan mengejar mahluk


“hei mau kemana kau jin busuk, sialan lu” putra pun terpaksa harus menggunakan maya nya dan menyerang jin


tersebut lalu jin tersebut marah dan menyerang balik putra “hem.., terpancing juga kau” putra mehindari serangan jin tersebut, dengan melompat tapi si jin tersebut malah mengeluarkan nanah dari matanya, tapi putra sekilas menghilang dan berada di belakang jin tersebut, lalu ia mengeluarkan belatinya dengan menyalurkan mayanya dan terbunuhlah jin tersebut.


[Karakter] {Putra}


{Umur : 21th}


{Tinggi : 175 cm}


{Berat  : 12kg}


{Status : undead}


Putra melanjutkan perjalanannya, ke hotel, dan bertemu dengan kafi dan faid, ia pun menitipkan mayatnya “bilang saja dari teman nya arif” putra pergi meninggalkan mereka berdua, dan mereka berdua segera kembali ke hotel.


(lain sisi)


Silver telah tiba di hotel dan melihat sasa dan arif bersama nagisa, lalu kafi dan faid pun tiba


membawa mayat tersebut.


Orang tua dari mayat tersebut menangis melihat putrinya sendiri yang telah tiada.


Mayat tersebut segera di masukan peti dan di kuburkan di dekat hotel tersebut, setelah kejadian tersebut para pengunjung di minta pulang dan hotel di tutup sementara, kepolisan meminta penjelasan ke nagisa, kami di kembalikan ke academy.


Nagisa langsung meminta kepada xuan agar segera memberikan kebutuhan mereka, dan langsung di masukan kelas 1, mereka pun menempuh pembelajaran tersebut.


(lain sisi)


( Alam Sarpa – UndeadGroup )


Terdapat banyak kasus mengenai jin yang telah kabur, tanpa melalui jalur alam, dan jin tersebut di anggap jin gila, lalu para undead di minta membunuh para jin gila, karena jin gila tidak bisa mengendalikan nafsu dan membunuh seenaknya saja.


Terdapat laporan lain yang terpaparkan mengenai 200 manusia terbunuh pada hari ini, dan setiap hari para UG harus menyeleksi  calon undead baru, dimana manusia yang telah mati diambil dan di otopsi dan jiwanya di minta secara langsung dari alam baka.


“banyak banget itu jin, segera tindak lanjuti ini semua, adakan seleksi undead sebanyak mungkin” ujar prejin


“siap yang mulia kami akan adakan acara turnament undead” ujar skyjin.

__ADS_1


Bersambung ...


__ADS_2