Stars;Devils The Beginning Book S

Stars;Devils The Beginning Book S
[Season 2] Eps 46 : Lolos


__ADS_3


Telah tertulis


jumlah peserta yang lulus dari ujian tersebut di antaranya Lisa, Sania, Malay,


Danil, Bahri dari regu A.


Dan Pisca, xilla,


Xiolin, Nafida, Donal dari regu B.


Juga Rehan dan


Bolu dari regu C.


Hari


rehabilitasi  pun di berikan oleh Skyjin


kami pun menikmati hari ini sembari bertukar cerita kematian.


Dan hari ini


telah tiba hari di mana ujian kembali di adakan Putra dan Surya telah tiba


membawa regunya masing-masing, Putra bersama regu A pergi ke selatan kota


tempat ujian 2 di adakan, sedangkan Surya bersama Regu B pergi ke utara kota,


untuk regu C di bina oleh Silivan.


“Eh kamu juga


disini” tanya Surya melihat Silivan.


“iya kenapa”


“jarang ketemu


kita setelah hari itu” ucap Surya


Masing-masing tim


pun bergerak ke pos yang telah di tentukan.


“untuk ujian kali


ini, akan sedikit sulit, karena jika gagal akan gagal semuanya. Kalian cukup


jaga bola di tempat pos kalian berada bila kalian gagal satu regu akan gagal,


mengerti!” ucap Skyjin dari ruang monitor, usai mengantar Putra, Surya dan Silivan


pergi ke ruang monitor.


“gila ya, itu


sama nasib mereka berada di bola itu” ucap Surya


“memangnya


kenapa”


“maksud surya itu


terlalu berlebihan” ucap Putra


“dunia kalian,


tempat manusia berada akan sirna” ucap Skyjin


“bukanya kita


beda waktu” ucap Silivan


“memang, tapi


kita akan tetap terikat pada siklus yang sama”


“apa itu akan


mengenai kita”


“tidak, itu akan


terjadi begitu saja, tanpa sebab akibat, tapi urusanku, tidaklah semudah itu,


sebenarnya yang mulia Prejin memintaku untuk menggagal semua peserta undead,


dengan kata lain mereka harus mati, dari pada nanti aku yang di salahkan, lebih


baik serahkan pad hidup mereka masing-masing”


“apa kami harus


ke dunia manusia”


“jangan, kalian


merusak arus waktu nanti, cukup lakukan tugas kalian”


Ujian pun di


mulai, “seperti yang di katakan oleh Netolsmax di sinilah tempat ujian


tersebut” ucap Syac berbicara dengan Netolstill.


“kita akan


mengacau saat mereka bergerak, ingat cukup hancurkan semua bola itu, dan itu


akan menjadi kematian mereka.”


“baiklah semua,


mari kita mulai ujiannya !!” ucap Skyjin berteriak dengan lantang.

__ADS_1


Para peserta pun


mulai bergerak dan melakukan penyerangan juga penjagaan.


“kalian pergi ke


arena ujian, sepertinya kita kedatangan tamu” ucap Skyjin


Kami bertiga pun


memasuki arena, sesampai di sana semua bola telah hancur.


Skyjin yang


melihat itu, sontak marah dan berkata “jangan biarkan para iblis itu kabur,


tangkap dia, sebagai ganti kelulusan kalian”


“sesuai rencana


semua bola telah hancur” ucap Syac


“waktunya


menyusup ke tempat undead berada, ikuti aku” ucap Netolstill.


Kami bertiga pun


segera memasuki laboratorium undead untuk mencuri resep penciptaan undead.


Para peserta pun


bertarung tiada henti dengan iblis kecil, sedangkan Surya, Putra dan Silivan


mengejar Netolstill.


Di dalam lab


Naila sedang duduk memakan permen sembari menunggu.


“lama banget


kalian” ucap Naila


“Siapa dia” tanya


Syac


“serahkan padaku”


ucap Brand.


Syac bersama


Netolstill masuk ke dalam Lab.


“mau apa


menghentikan aku” ucap Brand


“setelah resep


Brand


“tunggu, kamu


yakin membiarkan mereka” tanya Brand


Naila pun


melambaikan tangan sembari berpura-pura luka berjalan ke luar.


“Naila kamu tidak


apa-apa” tanya Silivan


“aku tidak


apa-apa, mereka kedalam”


Putra bersama


Surya pun masuk ke dalam sedangkan Naila di antar ke rumah sakit bersama Silivan.


Setelah


mendapatkan apa yang di dapatkan Netolstill bersama yang lainnya segera kabur


namun Syac berhasil tertangkap, saat Brand berusaha menyelamatkannya,


Netolstill menarik ekor Brand masuk ke portal.


Syac pun di


interogasi oleh Skyjin, Prejin yang melihat merasa muak karena Syac tidak


berkata apa-apa, ia pun berdiri dari takhtanya berjalan menuju Syac dan


membunuhnya.


Sesuai ucapan


Skyjin meloloskan para peserta dari ujian ke 2 3 dan 4 mereka pun merayakan


pesta kemenangan, makan dan minum di masing-masing asrama, lalu datanglah para


pengajar membawa semua para peserta untuk berkumpul ke aula.


“kenapa lagi”


tanya danil


“ikut saja” ucap Putra.


Saat di aula,


karena meloloskan tanpa syarat Skyjin menurunkan perintah ke semua undead untuk

__ADS_1


mengambil balik resep undead yang di curi netolstill.


Para undead pun


di panggil untuk berkumpul namun cuman Arif dan Kage yang tidak hadir, karena


lintas waktu terputus.


Mereka pun segera


di beri perbekalan untuk menuju ke Naraka.


Jauh di naraka


tengah Netolstill mendapat kabar para undead dari bangsa jin menyerang naraka,


salah satu iblis petinggi di turunkan untuk mengalahkan mereka, di naraka


depan.


Sementara itu di


altarisk Vilan meminta di turunkan ke bumi untuk menghentikan kepunahan ke 3,


namun Sang penentu menolaknya, Vilan memikirkan cara, sampai ia terpikirkan


akan pergi keluar secara paksa, namun Sang Waktu datang berbicara dengan Vilan


dengan wujud Manusianya “aku akan mengantarmu tapi hanya beberapa detik”


ucapnya Sang Waktu.


Vilan memikirkan


cara beberapa detik ini apakah menyelamatkan dunia, ia pun menggunakan kekuatan


Sang nya untuk masuk ke mimpi Nagisa dan menjelaskan mengenai pembawa kepunahan


ke 3.


“dengar Nagisa


pembawa kepunahan ke 3 tersebut adalah manusia, dia tidak bisa mati,


satu-satunya cara adalah kamu harus memenjarakannya kembali, di pulau  laut dalam laut” Nagisa pun terbangun, dan


setiap harinya ia bermimpi mimpi yang sama hingga ia mengingat apa isi mimpi tersebut.


Kembali ke


altarisk Sang Takdir meminta waktunya Vilan, agar memikirkan nasib yang harus


di tanggung oleh si bencana.


“pertengahan


tahun 2003 akan terlahir seorang bayi yang akan menjadi bencana dari semua


makhluk, kamu harus menyampaikan kepada adikmu untuk memilih pilihan yang


tepat” begitulah ucapan Sang Takdir tadi, tapi apa maksud dari pilihan yang


tepat, apa aku harus meminta Nagisa membunuh si bayi tersebut atau


membiarkannya hidup, Sang Takdir juga berkata “jika dia hidup kamu tahu dia


akan tersiksa hidupnya, karena terpengaruhi sebagai bencana”


Aku tidak punya


pilihan aku harus meminta Nagisa membunuhnya tapi, ini sama aku menyerah,


baiklah aku harus bertanggung jawab atas hal yang terjadi, saat aku bertemu


Nagisa nanti akan kukatakan untuk membiarkan bayi itu hidup, aku harap Nagisa


mampu menjaganya.


Kembali ke Alam


Sarpa para undead pun sedang bersiaga menunggu Portal terbuka, “aku harap


kalian kembali dengan selamat membawa resep undead tersebut” ucap Skyjin.


Membuka portal menuju Naraka.


Portal pun


terbuka Para peserta pun berlarian memasuki portal tersebut sesampai di Naraka


hal yang mereka lihat adalah penyiksaan setiap makhluk.


Indra mereka pun


mulai terbuka untuk melihat hal mengerikan tersebut.


Putra pun memandu


mereka dan meminta mereka untuk waspada.


“Naila kita


bergerak ke dalam atau...” tanya Putra


“naila tidak ada”


ucap Surya


“kemana dia”


tanya Putra


“di rumah sakit”


ucap Silivan


Iblis kecil pun

__ADS_1


muncul dengan wujud kelabang raksasa mengeluarkan lava.


Bersambung...


__ADS_2