
Sebelumnya di eps
41 ujian bertahan sania putra dan malay berhasil kembali malay pun harus
menghadapi ujian dengan tanpa pembelajaran sementara itu kita melihat si
penghancur waktu yang di mana dia bernama “Tinny” dan tinny adalah adik dari
timmy, ya kalian bisa tahu bagaimana lanjutan ceritanya kan.
Si penghancur
waktu pun hanya bisa terdiam melihat mereka pergi.
Dalam hati sania
berpikir dirinya tak kan selamat.
“terima kasih”
ucap putra
“kau memang beban
urus urusanmu” ucap sania sembari pergi meninggal mereka berdua di di depan
istana.
Putra pun di bawa
ke rumah sakit. Surya pun menjemput malay.
“mari kita
pulang” ucap surya
“bagaimana
dengannya” tanya malay
“dia baik-baik
saja, besok kamu ada ujian”
Surya pun membawa
malay ke rumah makan dan mentraktirnya lalu mengantar pulang ke asrama.
Sesampai di
asrama teman-temannya terkejut melihat malay kembali.
Malay kelelahan segera
masuk kamarnya.
“bagus kamu
kembali” ucap naila memeluk malay.
“aku benar-benar
ketinggalan pelajaran ya” ucap malay sembari tersenyum
“bagaimana dengan
kakakku” tanya naila
“dia baik-baik
saja”
Mereka pun tidur
bersama sementara itu
Putra pun harus
menjalani operasi penuh.
“di sana ada si
penghancur waktu” ucap sania
“bagaimana bisa
bukanya kamu ada di narka depan” tanya skyjin
“kalau itu aku
tidak tahu” jawab Sania
Keesokan harinya
pada pukul 09 pagi para peserta pun telah berbaris di dalam gedung aula, 5
menit pun berlalu datanglah Surya bersama Putra berdiri di atas panggung,
Skyjin membukakan pintu untuk Prejin dengan gagah Prejin menaiki panggung dan
berkata “pagi semua, hari ini saya akan mengumpulkan ujian undead 2 telah di
mulai saya harap kalian mengikuti aturan yang telah di tetapkan, sekian”
Para murid pun
bertepuk tangan lalu berteriak dengan lantang karena tempat mereka berdiri
terbuka dan menjatuhkan para peserta ke lantai dasar.
Dengan maya,
mereka berusaha mendaratkan diri mereka sendiri dengan selamat. “bagaimana ada
yang terluka ?, ujian pertama : bertahanlah, selamat bertahan hidup jika kalian
ingin hi...dup” ucap Skyjin, mendengar suara skyjin para peserta pun berjalan
mengikuti terowongan dasar tersebut, hingga mereka melihat obor sedang
bergantung tegak menjadi penerang tempat tersebut.
arena luas pun terlihat menakjubkan namun
dengan suasana mata raksasa menatap dengan tajam membuat mereka merinding dan
cemas.
Mereka pun
melihat sekitar tempat tersebut namun ketakutan tetap tak terhindarkan tatapan
mata dari dinding seolah membuat pergerakan mereka dihentikan.
Mata raksasa itu
pun menghampiri para peserta lalu mengedipkan sesuatu hingga berkali-kali dan
__ADS_1
membuat mata raksasa tersebut berlinang air mata.
Perlahan air mata
tersebut pun keluar dengan jumlah yang banyak bagaikan air terjun mengalir,
beberapa detik pun berlalu dengan cepat air mata tersebut pun berhenti
mengalir, genangan air tersebut pun membuat kami risih dan jenuh.
Namun perlahan para
peserta tumbang dan terjatuh.
Malay, Sania, dan
Lisa pun terkejut melihat kejadian tersebut, perlahan penglihatan kami pun
mulai memudar dan jatuh tak berdaya.
Tubuh para
peserta pun mengambang di atas genangan air tersebut.
“apa yang terjadi
pada mereka” tanya Surya kepada Skyjin.
“sekarang
waktunya pindah channel” ucap Skyjin ke operator monitor.
Tampilan monitor
pun di perlihatkan.
“apa itu” tanya
surya
“inilah ujiannya,
mereka akan tersiksa dalam ketakutan diri sendiri, mereka boleh menggunakan
maya mereka untuk melawan ketakutan tersebut, tapi jika mereka gagal mereka
akan tenggelam dalam ketakutan mereka sendiri hingga membuat tubuh mereka
terbakar dalam air asam tersebut”
“apa isi air
tersebut”
“membuat mimpi
buruk hingga kematian” ucap skyjin dengan tersenyum sinis.
Surya pun hanya
bisa terdiam melihat kejadian tersebut.
Terlihat seorang
wanita di kejar oleh tiga pria, si wanita tersebut pun berlari melewati setiap
gang yang ada untuk membutakan ke 3 pria tersebut.
Setelah melewati
4 gang si wanita ini pun berhenti karena kelelahan.
wanita ini pun berjalan keluar dari gang tersebut si wanita ini pun bertemu
dengan seorang pria dan meminta tolong ke pria tersebut.
Si pria itu pun
membawa si wanita pergi ke hotel, sesampai di hotel si wanita ini pun di beri
makan dan memakan makanan tersebut hingga 3 kotak.
“apa yang
membuatmu seperti ini” tanya pria ini melihat kondisi si wanita tersebut.
Dengan perlahan
si wanita ini pun bercerita bahwa dirinya di tipu oleh pacarnya, ia pun dikejar
hutang karena si pacar mengataskan namanya.
Mendengar
curhatannya si pria ini pun tersentuh hatinya dan memintanya untuk beristirahat dan menenangkan dirinya.
Setelah si wanita
ini pun tertidur si pria ini pun pergi keluar membeli sesuatu beberapa menit
kemudian dia kembali dan perlahan menaiki ranjang tersebut.
Dengan
kondisi lelah si wanita ini pun tak
sadarkan diri bahwa dirinya telah tiada.
“bagaimana ingin
menghentikan si pria tersebut atau membiarkannya” tanya lelaki tua duduk
melayang di gelapnya ruang.
“aku tidak paham
apa yang kamu maksud” jawab lisa.
“itu adalah
dirimu” ucap lelaki tua mengayunkan tongkatnya ke kepala lisa.
Usai menceritakan
semua si pria ini meminta si wanita ini untuk beristirahat dan menenangkan
dirinya.
Si pria ini pun
pergi keluar membeli sesuatu.
Dalam pandangan
Lisa ia melihat dirinya berada di dalam hotel sontak lisa menuju kamar mandi
dan bercermin ia pun terkejut bahwa itu adalah dirinya.
Dalam luar
__ADS_1
monitor surya bertanya “bukankah itu detik kematiannya”
“baguslah kau
tidak seperti putra yang tidak membaca sejarah para peserta”
“tapi mengapa dia
tidak ingat”
“karena dalam
ruangan tersebut saraf otaknya sebagai memorinya tidak bekerja, dia pun tidak
ingat siapa nama dirinya, maka dari itu keberadaan nya berada dalam ambang
penentuan diri”
“jadi begini
maksud bertahan, kalau begitu buka itu mengubah sejarah”
“kami tidak
menggunakan skala waktu, itu hanya imajinasi yang di kendalikan”
Usai bercermin
tubuh lisa bergerak sendiri menuju ranjang dan tertidur.
“dia harus tetap
pada takdir dia” ucap Skyjin
“lalu bagaimana
mengubahnya”
“itu mimpinya,
dia harus menguasai mimpinya sendiri”
Beberapa menit
kemudian si pria ini kembali dan perlahan menaiki ranjang tersebut, lisa pun
menyadari bahwa si pria tersebut berada di sampingnya, namun dirinya tidak bisa
menggerakkan tubuhnya.
Saat si pria ini
berusaha membuka baju lisa, lisa pun mengingat kematian dirinya ia pun memaksa
tubuhnya dan lalu mengangkat si pria tersebut ke samping kanan lalu
menendangnya hingga terjatuh di lantai.
Si pria tersebut
marah dan menunjukkan wujudnya sebagai jin gila yang bertaring berwarna hitam.
Lisa pun
mengingat bahwa kematiannya adalah di makan oleh jin gila tersebut.
Jin gila tersebut berjalan menuju lisa sembari
menakutinya.
Saat Lisa
berusaha untuk di peluk oleh jin gila bertaring ia pun menendang buah zakarnya,
jin tersebut pun kesakitan ia pun menaiki meja tv lalu mengambil rantai gorden
lalu melompat sembari mengingatkan ke leher jin gila bertaring tersebut, ia pun
namun karena marah jin gila tersebut pun menarik paksa rantai tersebut dan
mencekik Lisa, tanpa tenaga Lisa tak berkutik, jin gila tersebut pun membuka
jendela dan melempar Lisa.
Saat tangan si
jin gila tersebut melepaskan cengkeramannya Lisa pun mengeluarkan mayanya dan
menarik paksa tangan jin gila yang terlilit chainnya Lisa, saat si jin gila
berpegangan di dinding jendela, Lisa pun menarik nya dengan tangan dua sembari
pasrah bila ia terjatuh.
Dengan
tergelantung ia memberanikan diri menariknya dengan menggoyangkan tubuhnya ke
bawah, perlahan jari si jin gila tersebut pun mulai kelelahan ia pun
melepaskannya dan terjatuh melalui jendela di saat itulah portal muncul di
jendela, melihat itu Lisa menggunakan tubuh jin gila sebagai pijakan untuk
melompat ke atas jendela, Lisa pun berhasil bergantungan di jendela ia pun
melihat jin gila tersebut jatuh ke bawah.
Ia memberanikan
diri Lisa melepaskan satu tangannya untuk memunculkan chain miliknya dan
mengikatkannya di gagang pintu kamar mandi, perlahan Lisa memanjat gedung tersebut
dan memasuki portal tersebut.
Ia pun terbangun
dari mimpinya namun kondisi kulitnya mengerut pucat ia pun melihat mata raksasa
tersebut mengedipkan matanya seakan menunjukkan tempat untuk menepi.
Saat dia
membersihkan bajunya dari air ia terkejut melihat para peserta lainnya tertidur
di air tersebut.
“selamat menjadi
yang pertama dalam bertahan” ucap Skyjin.
Lisa pun terkejut
mendengar suara muncul dalam tempat tersebut.
“mari kita lihat
siapa berikutnya” ucap skyjin berbicara sendiri.
__ADS_1