
Pengulangan 1 telah terjelaskan kejadian dan sebab akibatnya, tapi itu
tidaklah cukup untuk menjelaskan mengapa pengulangan terjadi kembali hingga ke
3 kalinya, setelah Ribuan cahaya berkumpul para sang mengerahkan segala
energinya ke Sang Waktu untuk mengulangi kejadian tersebut.
[ Lain Sisi ]
Keesokan
harinya peserta regu B di minta untuk menyiapkan keberangkatannya ke Alam Fana
untuk ujian tahap akhir.
“Arif di
panggil Prejin” ujar petugas
Arif pun
segera menemuinya.
Prejin
pun menanyakan banyak hal tentang tanggung jawab yang harus ia tanggung jika ia
menjadi perwakilan Alam Fana.
Arif pun
menyetujuinya
“apakah
kamu kenal dengan manusia yang bernama Nagisa” ujar Prejin
“dia
guruku, ada apa”
“ngak
papa” dalam benaknya Prejin merasa bahwa Arif adalah si bencana.
Hari
esoknya pun tiba
Para
peserta regu B di bawa ke jalur Alam.
Dan
melakukan pengecekan tubuh dengan aliran mayanya.
“tempat
ini mirip seperti bandara” ucap Kage
“apa yang
terjadi pada kita setelah berpisah” ujar Surya
“kita
tetap akan bersama, walaupun berjauhan” ucap Kage
“kita
masih bisa bertemu di Sarpa” ucap Putra
“apakah
kalian sudah siap” ujar petugas
“perlu
kalian ingat, kalian itu tidak abadi, melainkan kalian tidak bisa mati semudah
manusia biasa, jadi rahasiakan siapa kalian” ujar Skyjin
Kami pun
berjalan memasuki Portal jalur Alam.
Setelah
Arif memasuki Alam ia berada dalam wujud semulanya berbeda dengan peserta
Undead lainnya, yang berganti wadah tubuh manusianya.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Eps 51 : Pra N Pasca WWA3 di pengulangan 2 \~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Tahun 2003 Nagisa
sudah mempersiapkan kedatangan Dkah si kepunahan ke 3, namun hal mengejutkan
terjadi dalam ingatan Nagisa.
Ia melihat
dirinya gagal menyelamatkan Dunia, Nagisa Pun melanjutkan perjalanannya mencari
bayi calon Bencana.
Setelah seminggu
berjalan mengelilingi Dunia ia teringat tentang kedatangan kakaknya, walaupun
ia tidak mempercayainya.
3 hari yang lalu,
Kepunahan ke 2 telah muncul dan di turunkan, Vilan datang dengan wujud Manusianya
menghampiri Nagisa dan berkata “sekarang Waktunya” lalu pergi menjadi cahaya
__ADS_1
hilang dengan perlahan.
Mengingat ucapan
Sang Takdir dan Sang Waktu, Nagisa pun menggunakan kekuatan Ruangnya yang ia
dapat dari Sang Hampa, ia pun membuat semua manusia tak sadarkan diri, lalu
membuat bayangan Manusia dengan kekuatan Airnya, Para manusia asli yang tak
sadarkan diri, ia pindahkan ke ruang pribadinya.
Manusia tiruan
pun berhasil dibuat dan di letakan layaknya manusia benaran.
Setelah ia
membuat tiruan tersebut, turunlah kembali Vilan menemui Nagisa melalui Mimpinya
berkata “kamu sudah terlambat, sekarang hentikan kepunahan ke 3” ucap Sang
Pembeda.
Nagisa pun
terbangun dengan terkejut melihat Vilan yang berkata begitu, ia pun merasa
kesal karena gagal menghentikan kepunahan ke 3.
(Note : Alur ini
agak rumit, saran saya cukup ikuti, nanti akan terjelas seiring berjalannya
waktu.)
Nagisa pun segera
pergi ke dunia tiruannya yang berada di ruang pribadinya, setelah membuat dunia
tiruan Nagisa Pun memanggil Lapis, untuk mempersiapkan kejadian tersebut.
Selang beberapa
hari Dkah pun berjalan melewati Pulau Socotra dengan mudahnya berjalan menuju
timur dunia di pagi harinya.
dengan perlahan
sinar mentari mulai terbit dari arah kebalikannya bersamaan dengan kekacauan
yang terjadi di setiap Negara.
( Note : di
pengulangan ke 1 kedatangan Dkah tidak anggap di pengulangan ke 2 dan rumor
mengubah kedatangannya sebagai kepunahan ke 2. Untuk penjelasannya ikuti saja
alurnya )
[ Lain Sisi ]
Melihat kejadian
3 muncul dengan secepat itu, ia pun berusaha menghubungi Mahaguru, namun waktu
terputus, siklus Alam pun terpecah.
Sementara itu
Kage yang sedang berkelana mencari Arif, memutuskan kembali ke Alam Sarpa untuk
membeli perlengkapan dan pengisian Maya.
Usai itu ia pergi
ke Alam Fana untuk melanjutkan pencariannya, secara tidak sadar Kage berjalan
memasuki portal jalur ALAM tanpa melihat tanda peringatan yang berisi, Jalur
Alam bermasalah, Kage pun terlempar ke ruang pribadinya Nagisa, atau di kenal
dunia tiruan.
Melihat kejadian
itu Fana selaku pemilik Alam Fana sedang menggunakan wujud Perempuan berdiri di
atas air terjun sembari menumpahkan air yang berada di cangkir yang ia pegang,
ia pun berkata “untuk sekali lagi, dunia kan tersesat”
Para Sang yang
melihat kejadian tersebut merasa pasrah karena di larang ikut campur dalam
urusan Alam, Sang Penentu pun kembali dari Swarga dengan membawa kabar buruk
“kita hanya bisa melihat dan menunggu hasil dari itu semua”
Kage yang melihat
kejadian ketiadaan secara langsung, ia merasa bersalah karena tidak bisa
menyelamatkan Manusia, semua manusia tidak ada yang bisa mendengarnya, saat
meraih tangan manusia tersebut, selalu tertembus seakan ini adalah akhir bagi
manusia.
Kage hanya
termenung melihat kejadian tersebut.
Lalu datanglah
Arif yang melihat Kage termenung sendirian di tengah kehancuran, Arif pun
menghampirinya dan menanyainya.
Karena
__ADS_1
perencanaan Nagisa, Manusia pun berhasil selamat.
Arif dan Kage pun
memutuskan untuk mencari penyebab kehancuran.
Nagisa pun
memutuskan untuk mencari si pembawa kepunahan ke 2 yang sebenarnya ia adalah
Dkah si pembawa kepunahan ke 3.
Hukum rimba pun
berlaku di dunia itu, Arif pun berusaha melacak manusia dengan Mananya ia pun
menemukan dari 300 meter ke belakang, dengan cepat Arif berlari menuju seorang
tersebut, Kage yang merasa bersalah mengikuti Arif dan ingin membantunya.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Before Pengulangan ke 2 \~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Setelah berjalan cukup jauh, Arif pun melihat dari atas bukit seorang
wanita sedang menumpuk mayat-mayat manusia.
“apa yang harus kita lakukan” ucap Kage
“kita pantau dia” ucap Arif
Setelah berhasil menumpuk beberapa Mayat si wanita tersebut pun telah
berada di belakang Arif, dan bertanya “bagaimana kamu bisa ada di sini”
Saat Arif menoleh ke wanita tersebut, dalam benaknya Nagisa ia seperti
mengingat rupa Arif.
Arif pun segera melompat mundur ke belakang sementara Kage bersembunyi
di bayangan Arif, saat si wanita tersebut hendak berlari Kage mempersiapkan
untuk menyerangnya, namun Nagisa telah berada di belakang Arif, dengan sigap
Arif berubah wujud menjadi Angin dan berlari menjauhinya.
“mengapa kita harus lari, dia kan dalangnya” ucap Kage
“dia terlalu kuaa..t.. arrh” ucap Arif yang di tarik lengannya oleh
Nagisa, Arif pun berusaha melepaskan cengkeraman Nagisa dengan memutar
lengannya lalu mematahkannya, Namun saat Arif berusaha mematahkannya jarinya
telah terpatah kan oleh Nagisa.
Dengan cepat Kage memegang Kaki Nagisa, namun Nagisa menarik leher
Kage dari bayangannya Arif dan mencekiknya.
“katakan padaku, siapa kalian” ucap Nagisa
Karena tidak ada pilihan lain Arif pun menggunakan kekuatan elemennya
dengan berlari menuju Nagisa, saat tinggal selangkah menujunya ia menghentakkan
kaki belakangnya, alhasil tanah terangkat Arif menendangkan tanah tersebut ke
Nagisa sembari mengguyurnya dengan awan yang ia tarik untuk menghujaninya dan
meniupkan gas di depan wajahnya lalu meludahkan di depannya, api pun menjalar dengan cepat, membakar Nagisa tidak cukup
sampai di situ, Arif pun memunculkan Angin topan untuk membawanya terbang menjauh,
usai itu ia berlari pergi bersama Kage.
Namun dari sisi Nagisa ia hanya menangkis tanahnya dengan melemparkan
ke samping lalu berjalan selangkah ke belakang dan memutar tangannya ke depan
untuk menghentikan gas mengarah kepadanya dan menghirup api lalu menghisap
angin tersebut.
Dengan ketakutan Arif berlari menjauhinya, Nagisa yang merasa takjub
dengan kemampuan, mulai bertanya-tanya tentang anak itu.
[ Lain Sisi ]
“Sepertinya perubahan siklus membuatnya bertambah kuat” ucap seorang
wanita yang berdiri di atas air terjun.
Jauh di atas Alam Fana merasa senang dengan hasil yang taruhkan.
[ Lain Sisi ]
Dnah yang berada di Naraka menerima Laporan, Dkah telah muncul, namun
Malaikat melarangnya untuk menghentikan Dkah.
“mengapa” tanya Dnah
“itu sudah menjadi urusan para penghuni di sana” ucap Malaikat Alaman
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Bersambung
[ Selanjutnya Eps 52 : Pra N Pasca WWA 3 di
pengulangan 2 bagian 2 ]
[ Dkah telah di turunkan untuk ke dua kalinya
atau pertama kalinya, namun hal buruk masih belum cukup bagi dia yang berada di
atas Air terjun ]
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
__ADS_1