Stars;Devils The Beginning Book S

Stars;Devils The Beginning Book S
[Season 2] Eps 52 : Pra N Pasca WWA 3 di pengulangan 2 bagian 2


__ADS_3

Jauh di dalam Naraka Shophia yang sedang menghitung waktu, mendengar


rumor kepunahan ke 2 dan ke 3 telah di turunkan, ia pun tersenyum melihat siapa


yang akan mengatasinya.


Dnah yang merasa cemas dengan kemunculan saudaranya, memutuskan pergi


ke Alam Fana untuk melihat kejadian tersebut, namun di Alam tersebut, tidak


terlihat ada bahaya menanti, melainkan siklus yang berjalan seperti biasanya.


Dnah pun kembali ke Naraka, memanggil Malaikat Alaman untuk


menjelaskan kejadian tersebut.


Namun Malaikat Alaman mendapat perintah untuk tidak ikut campur, pada


urusan makhluk lainnya.


Dnah memahami apa yang di maksud oleh Malaikat Alaman.


Karena tidak puas akan jawaban Malaikat Alaman, Dnah pergi ke Naraka


tengah ke dalam penjara untuk menemui Shophia.


“apa kamu apa yang terjadi dengan Saudaraku sekarang” tanya Dnah


“mengapa kau tanya aku, mana mungkin aku tahu, aku kan selalu di sini,


mengapa kau tidak lihat sendiri ” ucap Shophia


Tidak lama kemudian datanglah Si Penghancur Waktu melaporkan kejadian.


“adik dari Vilan sedang bertarung dengan si bencana” ucap Si


penghancur waktu


“bisa kamu pergi mencarikan bantuan untukku” ucap Shophia


“apa maksudmu” tanya Dnah


“waktunya tuk membalas dendam” ucap Shophia



\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


[ Eps 52 : Pra N Pasca WWA 3 di pengulangan 2


bagian 2 ]


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Setelah berlari menjauhi Nagisa, Arif bersembunyi di bawah selokan dan


meminta Kage untuk mengintai sekitar sementara Arif bersemedi.


Di dalam benak Arif ia mengingat bahwa dirinya adalah muridnya Nagisa,


Arif pun memutuskan untuk mengatakannya, namun itu sangatlah mustahil.


Karena ia menjadi murid setelah dia terlahir, ia pun tidak punya


pilihan lain selain melawan Nagisa secara langsung.


[Lain Sisi]


Setiap detiknya teriakan telah terdengar, suara ketakutan telah


bergema di sepanjang tempat, Kage pun tidak tega melihat mereka saling membunuh


untuk bertahan hidup.


Setelah Kage memasang jebakan di sekitar ia pun segera kembali ke


Arif, namun sesampai di sana, ia di kejutkan dengan terpotongnya kepala Arif


dan sedang di mainkan dengan di lempar-lempar oleh Nagisa.


Melihat kejadian tersebut, Kage pun langsung berlari tanpa rencana,


menyerang Nagisa, segala manusia sekitar ia tarik paksa bayangannya dan


bergerak menyerang Nagisa, ia pun menggunakan reruntuhan kota bergerak menuju


Nagisa menumpuk Nagisa hingga terkubur,  tidak cukup sampai di situ ia pun memanfaatkan banyangan terik matahari


untuk menciptakan besi tajam dan bergerak cepat menusuk Nagisa.


Dari sisi Nagisa, ia hanya bisa melihatnya dengan tatapan tajam dan


memukul kepalanya hingga pingsan sembari berkata “aku iri, kalian selalu


berusaha untuk menguasainya sedangkan aku, cukup dengan melihat”


“aku rasa kamu sudah kelewatan melakukan itu” ucap Arif turun dari


gedung tinggi berjalan mengarah ke Nagisa, sembari menyilangkan tangannya dan


membelah dirinya menjadi 5 yang memegang setiap elemen.


“oh jadi ini, diagram to elementary”

__ADS_1


Arif Elemen tanah pun menghentakkan Kakinya untuk membelah tanah


tempat Nagisa berpijak, dan menjatuhkannya ke bawah, lalu menutupnya rapat.


Nagisa pun melompat dan berpijak di angin lalu melompat keluar dari


bawah bumi, saat ia keluar Arif petir telah berubah ke fase yaitu halilintar


dan menodongkan kedua pedangnya di leher Nagisa sembari berkata


“sudah lah kau sudah kalah” ucap Arif Halilintar


“oh iya..” ucap Nagisa melirik dengan mata tajamnya


Arif Halilintar pun tertusuk dengan pedangnya di punggung dan leher,


sementara Nagisa duduk di atas Arif Halilintar yang sedang jatuh saat Arif


Halilintar menyentuh permukaan tanah, Nagisa melompat dan memotong leher Arif


Topan fase 2 dari angin.


“dia cepat” ucap Arif Lava fase 2 dari api.


Arif Lava pun mengembalikan ke fase pertama yaitu api dan memanggil


Arif lainnya untuk bersatu dan berkata “aku senang ternyata guruku tidaklah


selemah itu” ucap Arif.


“apa maksudmu ugh..” ucap Nagisa.


“beginilah jika kau menjadi sepertimu, the copas” dengan nafas berat


Arif Mengucap.


Nagisa pun tertusuk tanpa sebab, terlihat di bawah matahari bayangan


besi tajam menusuk perutnya, lalu 2 api hitam sedang turun menujunya sembari


lilitan benang boneka menghentikan gerakannya, Arif pun langsung berada di


depan muka Nagisa lalu memukulnya hingga jauh, tubuh Nagisa pun terkoyak.


Terpental menjauh dengan luka dalam.


Nagisa pun kesulitan bernafas dan berusaha bangun Namun Arif telah


berada di depannya dan berkata “diam jangan bergerak”


Sontak tubuh Nagisa terhenti dan jantungnya mulai melemah.


“aku izinkan kamu hidup, tapi diamlah” di belakang Nagisa terlihat jam


kembali berdetak dengan normal.


Dengan terengah-engah Nagisa berkata “apa tadi, apa yang kamu lakukan”


“sederhana, aku hanya memakai THE COPAS dan silat mata juga mutlak.”


“copas, bagaimana kamu bisa menguasainya”


“nanti juga kamu bakal tahu, aku bukanlah musuh”


“apa tujuanmu kemari” Tanya Nagisa


“menghentikan Dkah” ucap Arif


“baiklah untuk kali ini kita bekerja sama”


Arif pun menjentikkan jarinya, Kage pun terbangun dari ketakutannya.


Setelah mempunyai tujuan yang sama, mereka bertiga pun menuju tempat


Dkah berada.


“bagaimana kamu bisa tahu” ucap Arif


“karena aku mempunyai mata, dan kugunakan mataku untuk melihat”


“ha, apa maksudmu” tanya Kage


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


10 Agustus 2003


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Kekacauan masih berlangsung di dunia tiruan ini, Nagisa, Arif dan Kage


telah memantau pergerakan Dkah selama sebulan tanpa henti.


“sampai kapan kita harus menunggu” ucap Arif


Tak lama kemudian datanglah Kage melaporkan dengan berkata


“sepertinya tongkat itu akan menjadi rintangan yang sulit”


“baiklah, kamu maju dulu, setelah tongkat itu hancur serahkan dia


padaku”


“bagaimana caraku melawannya” ucap Arif

__ADS_1


“itu urusanmu” ucap Nagisa


Dengan rencana matang, Arif pun berperan menjadi umpan maju ke depan.


Usai menuruni bukit, Arif pun mencoba untuk menyapanya.


Namun Dkah tanpa segan meledakkan kepala Arif.


“sepertinya tongkat itu memang bahaya ya” ucap Arif yang muncul dari


bayangan Arif tanpa kepala.


Sementara itu Kage mencoba untuk membuat portal untuk mengembalikan


Dkah ke pulau Socotra.


Nagisa pun sedang berbicara dengan berbagai roh penasaran yang meminta


tolong untuk membebaskannya.


[ Lain sisi ]


Bertempat di The Portal terlihat seekor kucing wanita sedang berlalu lalang


mengecek setiap portal yang ditutup sementara.


Kucing tersebut pun berubah wujud menjadi wanita lalu menandai portal


yang sedang dalam perawatan salah satunya Alam Fana.


“apakah dia baik-baik saja ya” ucap Catly khawatir akan Arif.


Beberapa sountor dan sheeva sedang berpatroli melindungi The portal


dari ancaman luar.


[ Lain Sisi ]


Di dalam Naraka terlihat seorang Malaikat sedang menutup rapat Naraka


dari pengunjung luar.


Namun terdapat 2 cahaya yang memaksa masuk.


Setelah Malaikat Malik mendengar kabar bahwa ada 2 buronan Malaikat,


Malaikat Malik pun mencari 2 cahaya tersebut dan mengusirnya.


2 cahaya tersebut pun pergi dari Naraka menuju Alam perhitungan.


Saat


mereka berusaha memaksa masuk Alam Perhitungan, Malaikat penjaga pun


menghentikannya, namun.


Salah


satu Cahaya pun tertangkap oleh si penjaga, namun salah satu cahaya yang berada


luar pun berubah wujud menjadi manusia dan memperkenalkan diri bahwa dirinya


adalah malaikat, tetapi penjaga tetap bersikeras meminta malaikat tersebut


pergi “bagaimana dengan dia yang telah masuk” ucap cahaya yang mengaku sebagai


malaikat, si penjaga tersebut pun melempar cahaya yang mengaku malaikat menjauh


keluar dari Alam, dan berkata “dia akan menyesal telah menghiraukan


peringatanku” si penjaga pun kembali menjadi cahaya.


Beberapa


saat kemudian para malaikat di panggil ke Swarga, Malaikat higiyd pun


menyampaikan pengumuman bahwa 2 malaikat penghianat telah kabur dan berusaha


bekerja sama dengan iblis dan mereka sedang berkeliaran di Alam lepas.


Malaikat


penjaga Alam perhitungan melaporkan bahwa ada cahaya yang mengaku sebagai


malaikat namun salah satu dari mereka berhasil masuk.


Usai


menjelaskan tersebut pun keamanan setiap Alam di perketat.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Bersambung


[ Selanjutnya Eps 53 : Pra N Pasca WWA 3 di


pengulangan 3 ]


[ hal overpower telah muncul di pengulangan ke 3


]


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~

__ADS_1


__ADS_2