Stars;Devils The Beginning Book S

Stars;Devils The Beginning Book S
Eps 08 : Hati-Hati


__ADS_3


“Oh menarik juga 2 peserta ini” ujar skyjin


pergi meninggalkan ruang operasi menuju tempat ujian berlangsung.


“bagaimana kondisi aula ini ini” ujar Skyjin


“sudah siap untuk segala iklim fana” ujar Perawat


“bagus!, sediakan kursi untuk para penonton” ujar skyjin


Skyjin pergi menuju ruang tamu dan menyambut para peserta


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Nama :  Putra


Umur  : 20th


Maya  : Api ungu


status  : Peserta


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


“bagaimana kabar kalian semua, namaku skyjin aku akan menjadi pembimbing kalian mulai sekarang”


“apa yang kami dapatkan jika menang”


“kalian akan lulus untuk hidup kembali”


“dan bagaimana jika kami kalah”


“kalian akan dimatikan kembali, kalian cukup bertahan dengan apa yang kalian punya hingga akhir dari ujian ini” Skyjin pergi menuju ruang monitor untuk mengecek kamera pemantau berfungsi.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Nama  : Surya


Umur  : 25th


Maya  : penembak


Status  : Peserta


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Tanpa sadar ada semakhluk mengikuti Skyjin, namun Skyjin menyadari


“apa maumu”


“berapa yang harus kau gugurkan”


“mengapa kau bertanya begitu”


“mana mungkin kau akan meluluskan semua”


“mungkin 2% dari total peserta”


“diluar dugaanku ternyata, peserta yang berjumlah ratusan kau libaskan semua”


“memangnya kau pikir aku sebaik malaikat, jangan harap~”


Makhluk itu pergi meninggalkan skyjin


‘sialan itu iblis kemari hanya bikin masalah, kenapa ini tanduk ganggu terus sih’ gumam skyjin


[ jin adalah makhluk setengah perwujudan dan banyak di wujudkan sebagai hewan seperti skyjin setengah manusia


setengah hewan. ]


Skyjin pergi meninggalkan ruang monitor menuju para penguji, ia meminta jin rendah untuk mengumpulkan para penguji.


“aku ada kabar buruk, bagi kita semua, yang mulia prejin meminta besok ujian akan berlangsung sedangkan para


jin gila mulai liar dan membuat kekacuan, alasan kita membentuk undead adalah untuk membasmi para jin gila, tapi karena jumlah peserta yang banyak kita harus meminimalisir jumlah peserta, jadi lepaskan jin gila untuk memakan para peserta, kita hanya butuh 10 yang lulus” skyjin pun pergi meninggalkan tempat tersebut


“ini benar-benar gila dari 500 peserta dilibas habis menjadi 10” ujar penguji 1


“apakah kita harus melepas jin gila, bagaimana jika gagal semua” ujar penguji 2


“tapi kita  tetap harus melakukan, ini perintah dari paduka” ujar penguji 3


Skyjin pun pergi kekandang jin gila untuk melihat para jin,


“mungkin ini sudah cukup, dan berhasil mengurangi peserta”


Usai mengecek jin gila, Skyjin kembali ke ruangannya, tidak lama kemudian jin rendah mendatangi dan memberikan tatanan ujian yang akan berlangsung besok.


“bisa kau jelaskan bagaimana ujian berlangsung”


“tahap pertama kita libas, tahap kedua kita tumpas, tahap ketiga kita didik, tahap keempat kita lepas”


“Begitulah penjelasannya kami harap kalian memahami bahasa kami karena kami sudah menanamkan bahasa kami kepada kalian”


Para peserta di minta untuk pergi ke aula dan bersiap untuk ujian.


(tahap pertama)


Para penguji menunggu aba-aba dari skyjin untuk melepaskan para jin gila.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Nama  :  Kage


Umur  : 27th


Maya  : bayangan


Status  : peserta


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


“selamat datang semuanya dalam ujian undead, syaratnya kalian cukup bertahan dari 4 tahap

__ADS_1


jadi.. mari kita mulai ujiannya”


“oh, struktur ini sama pada era ku” ujar arif


“sepertinya kau mengenal pola kota ini, salam kenal namaku kage”


“aku arif, kita memang sesama peserta, tapi kita adalah lawan jadi jangan harap bekerja sama denganku”


“iya-ya aku tau, aku hanya ingin mengenal mu saja”


(Sisi timur kota)


“sialan itu jin, dia hanya bilang bertahan, tapi bagaimana  caranya” ujar peserta


“Dia tidak memberikan batas waktu juga” ujar peserta lain


(sisi utara kota)


“aaahh, kenapa aku harus hidup sih, padahal sudah berhasil mati, jijik banget aku harus hidup lagi” ujar silivan


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Nama  :  silivan


Umur  : 19th


Maya  : lumut


Status  : peserta


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


“bisakah kau tidak menggerutu tentang hidupmu, seharusnya kita berterima kasih bisa hidup kembali” ujar ayu


(sisi barat kota)


“tempat ini benar-benar di buat seperti dunia manusia, hebat juga si pengrajin itu” ujar surya


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Nama  :  Ayu


Umur  : 40th


Maya  : cakar


Status  : peserta


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


“kau bodoh kah, dari tadi memuji, dan menggerutu seenaknya saja” ujar putra


“kalau tidak suka, pergilah dari sini” ujar surya


“diamlah, ada yang datang”


“mana ?”


“dah pergi”


“tadi memang ada yang datang, aku bisa merasakannya”


“ngomong-ngomong apa fungsi nama kita di atas langit”


“mungkin itu penanda siapa yang masih hidup”


(sisi selatan kota)


“kenapa ada anak kecil disini, ini hawa membunuh” ujar arif


“kau tidak menyelamatkannya” ujar kage


“kenapa kamu ada disini”


“anggap saja aku tidak ada”


Tiba-tiba seorang gadis yang memegang boneka tersebut menghilang,


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Nama  :  Naila


Umur   : 5th


Maya   : boneka


Status  : peserta


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Arif pun mencarinya, dan menemukan si gadis dalam bahaya, karena sesosok jin ulat raksasa mengarah dengan cepat menuju gadis, arif dengan sigap berusaha menyelamatkanya namun, si ulat tersebut membuka mulutnya dan berusaha memakannya tapi itu digagalkan oleh seorang gadis tersebut, boneka yang ia pegang, membuka mulutnya dengan besar, lalu memakan si ulat tersebut.


Arif dan kage terengah melihat kejadian luar biasa itu.


“gila itu anak, hebat juga” ujar kage.


Suara menggelegar dari langit memberikan tanda pada monitor langit bahwa naila


telah  selesai menyelesaikan tahap pertama.


Para peserta terkejut, bagaimana ia bisa selesai dengan cepat.


Naila pun di jemput oleh para penguji dan diantar ruang tamu.


“jadi begitu, monitor di atas adalah penanda, jika di berhasil lolos hanya dengan mengalahkan jin,


jadi itu syaratnya” ujar arif


“mau kemana kamu, hei, hei arif! Tunggu!, aku ikut” ujar kage.


Ujian berlangsung ini tidak akan segera selesai dengan cepat karena tidak ada batas waktu tapi batas jumlah.


Arif yang menyadari syarat tahap pertama segera mengambil tindakan.


Putra dan surya bekerja sama untuk mencari jin, tapi jin yang di lepas hanyalah tiga dan sekarang tersisa 2, siapa yang akan lulus, atau mati.

__ADS_1


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Nama  :  Arif


Umur  : 8th


Maya  : null


Status  : peserta


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


(lain sisi)


Skyjin yang melihat data para manusia sedikit kebingungan karena datanya arif tidak menyebutkan kekuatan mayanya.


“mungkin karena dia pilihan mahaguru” ujar prejin


“mungkin yang mulia”


“kita pantau saja perkembangannya bagaimana”


(lain sisi)


Waktu


menunjukkan petang, arif dan kage segera mencari bahan makanan untuk bertahan


hidup.


“untung


saja, ada buah-buahan disini” ujar kage


“sialan


gagal terus”


“biar aku saja yang buat apinya”


“ingat ya, kita hanya genjatan senjata untuk menyelesaikan ujian ini”


“iya-ya paham aku, mayaku bayangan mayamu apa ?”


“tidak ada, aku tidak punya maya”


“terus bagaimana kamu akan melawan jin”


“aku tidak akan melawan, karena jin yang dilepas tersisa 2, dan pasti banyak yang mengincar, aku cari cara lain”


“aku ikut ya, ini buahnya”


“asal tidak jadi penghambatku kamu”


Mereka pun bergantian dalam tidur untuk jaga-jaga ada jin yang menyerang.


Keesokan harinya


(sisi barat kota)


“Serang dari kiri semua, hancurkan itu jin”


“kerahkan kekuatan kalian”


Para peserta terus menyerang jin kudanil raksasa, dan menyudutkan.


Surya dan putra datang menghampiri mereka, putra pun naik ke bongkahan kota untuk berteriak


“kalian semua bodoh ya, jika jin itu, mati kalian tidak akan lulus” ujar putra


“Apa maksudmu” ujar peserta


“satu jin satu lolos, jika kalian mengeroyoknya hanya ada satu yang lolos, dan kalian tidak akan bisa lolos”


Akibat provokasi dari putra para peserta saling berlawanan untuk memperebutkan jin kudanil, tapi surya menyelinap melewati kerumunan dan membunuh jin tersebut dengan menembak nya, suara menggelegar terdengar dari langit


Putra pun pergi meninggal kan mereka.


(lain sisi)


“Sepertinya sudah ada yang lolos lagi” ujar kage


“santai saja, kita cari cara lain”


“kapan kita lolos”


“entahlah, mungkin 3 hari lagi”


“bagaimana kamu bisa yakin kita bakal lolos”


“karena tidak ada yang mustahil di dunia, semua yang mustahil akan menjadi mungkin,


begitulah aku mempercayainya”


Mereka berdua pergi ke sisi utara.


Alasan putra membiarkan surya lolos dahulu, karena mereka berdua membuat rencana untuk memancing jin terakhir, dan putra pun yang akan menghadapi jin tersebut, surya yang berhasil lolos, akan memberikan signal di mana jin terakhir berada dan itu ada di selatan kota.


(sisi utara kota)


“ayo cepat, nanti keburu ilang jin terakhir” ujar ayu


“pokoknya aku harus mati di jin itu” ujar silivan


‘jin itu adalah milik nona silivan tidak akan kubiarkan siapapun mengambilnya’


Meraka berdua bergerak mengikuti arah angin menuju selatan kota.


(lain sisi)


Skyjin yang bosan mengambil mikrofon dan berkata “waktu kalian mungkin tidak terbatas,


namun kesempatan kalian terbatas.”


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2