Stefanie Untuk Raka

Stefanie Untuk Raka
bab 10:rumah baru


__ADS_3

Beberapa menit kemudian mobil yang dikendarai oleh raka sampai di depan gerbang rumah yang sangat bagus,desain nya yang modern membuat siapapun menyakinya


"ini rumah siapa?,gerbangnya aja bagus banget,apalagi dalamnya"gumam stefanie


mobil memasuki halaman rumah tersebut, stefanie kembali di buat kagum melihat keindahan bagian luar rumah itu


"ini rumah siapa?"tanya stefanie takut takut


"rumah kita"jawab raka singkat dan jelas


"apa!"stefanie sampai berteriak


"sepertinya kamu sangat hoby berteriak"sindir raka


"apa!"stefanie sampai berteriak


"sepertinya kamu sangat hoby berteriak"sindir raka


"ck"stefanie berdecak kesal


raka langsung melangkah masuk kedalam rumah tanpa


"wih bagus banget"ucap stefanie kagum


raka membuka satu kamar"itu kamar kamu,kamar saya ada disebelah"ujar raka


stefanie langsung melangkah masuk ke dalam kamar itu untuk melihat isi dalamnya


Stefanie langsung melangkah masuk ke dalam kamar itu untuk melihat isi dalamnya


"wah keren banget, "ucap stefanie kagum


tempat tidur lemari pakaian,meja belajar dan meja rias tertata rapi disana


kemudian stefanie masuk kedalam kamar mandi


"wah semuanya lengkap banget"jerit stefanie


raka mengerlingkan mata mendengar jeritan stefanie


Raka menaikkan alisnya saat mendengar perkataan stefanie


"jangan jangan setelah ini kak raka minta mau minta hak nya?"cicit stefanie


"maksud nya?"tanya raka dengan tatapan tajam,rupanya raka mendengarnya


"nggak ada kok kak"stefanie menggaruk tengkuknya yang tidak gatal,ia tak menyangka ternyata raka mendengar perkataannya tadi


raka menaik turun alisnya sambil mersidekap menatap stefanie,yang ditatap jadi semakin gugup


"kakaka harus keluar sekarang"stefanie menarik raka keluar dari kamarnya setelah itu stefanie langsung menutup pintu kamar dan menguncinya


"huh selamat selamat"ucap stefanie sambil mengelus dadanya


raka melangkah kan kaki nya menuju ruang tv


"cih,aku belum pernah tepikir soal meminta hak ku tapi dia sudah sudah memikirkannya,dasar otak kotor"ucap raka sambil menyalakan tv yang baru saja di pasang tadi siang


saat malam tiba stefanie turun dari kamarnya karna merasa lapar


tap,,tap,,tap,,


suara langkah kaki stefanie menuruni tangga

__ADS_1


di dapur..


"masak apa enak nya ya?"tanya stefanie sambil membuka lemari pendingin"ini aja"stefania mengeluarkan ayam mentah dan dua bungkus ramyeon


beberapa menit kemudian masakan stefanie sudah matang,stefanie beranjak untuk mencari raka diruang tamu


"mana tu si manusia es?"tanya stefanie pelan karna di ruang tv tidak ada siapa siapa


karna sudah terlalu lapar, stefanie makan lebih dulu tanpa menunggu raka lagi


tak lama akhirnya raka keluar dari kamar lalu langsung duduk disebelah stefanie yang sedang fokus makan,stefanie makan tanpa peduli dengan kehadiran raka disebelah nya.begitu juga sebaliknya


raka tidak sedikitpun menoleh kearah stefanie,keduanya sibuk dengan piring dan pikiran mereka masing masing


selesai makan stefanie beranjak pergi menuju ruang tv


selesai makan raka pergi ke ruang kerjanya untuk mengurus beberapa berkas


sudah setengah jam stefanie menonton drama china sambil tersenyum,tertawa dan kadang kadang sedih melihat adegan di tv


"soswet banget"ucap stefanie sambil melihat adegan ciuman dalam drama tersebut


"cheng yi cepetan dong"ucap stefanie


raka tersenyum jahil melihat adegan yang ditonton ooeh stefani


tap,,


raka menyentuh pundak stefanie "anak kecil tidak boleh menonton adegan 21+ "bisik raka tepat di telinga stefani


deg,,


stefanie langsung berlari kekamar nya"ck,kenapa kak raka datang pas lagi adegan ciuman sih"gerutu stefania sambil memegang pipinya yang memerah menahan malu


Keesokan harinya..


stefanie pergi sekolah dengan perasaan kesal karna kelakuan konyol raka


"kenapa murung?"tanya ninda


hari ini pembagian laport di sekolah stefanie


satu jam kemudian acara pembagian raport dimulai


andi herianto"panggil guru


selanjutnya damar erlangga


terus berlanjut..


dan tiba lah saatnya nama stefanie di panggil


stefanie anandia"panggil wali kelas


stefanie ingin maju namun di tahan oleh maysa


semua orang menatap pria paruh baya dengan karisma yang tinggi maju kedepan


"stef kenapa siapa dia? "bisik maysa ketelinga stefanie


setelah mengambil laport alan langsung memperkenalkan dirinya di hadapan para orang tua dan murid di sana


"saya tahu diantara kalian mungkin tidak ada yang mengenali saya, karna itu saya akan memperkenalkan diri kepada kalian semua.perkenalkan saya alan debora,stefanie adalah anak saya satu satunya"ujar alan debora

__ADS_1


semua orang terkejut mendengar apa yang di katakan oleh alan debora,tidak ada yang menyangka kalau stefanie ternyata anak orang kaya raya


raut wajah stefanie memerah menahan amarah


tiba tiba dira ibunya naira datang mendekati alan debora,janda itu tahu betul siapa sebenarnya alan debora. karna itu dia berniat untuk menggoda alan debora


"saya sangat sangat ngefans sama tuan alan"ucap dira,sambil menunjukkan senyum termanis yang dia punya


alan mengerutkan dahi melihat tingkah aneh dira


stefanie langsung bangun dari tempat duduk nya lalu pergi keluardari ruang sekolah


"stefani tunggu dulu!"alan debora mengejar stefanie


"nak tunggu"alan menarik lengan stefanie


stefanie langsung menatap wajah orang yang sebenarnya sangat ia rindu kan


"apa untung nya sih bagi papa ngasih tau mereka tentang siapa saya?,saya nggak butuh identitas itu!.kehidupan saya sangat nyaman tanpa ada embel embel nama anda di belakang nya!"ucap stefanie, rasa kesal marah dan kecewa bercampur jadi satu


"fani tolong kamu pulang kerumah,papa nggak punya siapa siapa lagi nak"alan meminta stefanie pulang kerumah


hehe,,


stefanie terkekeh mendengar perkataan alan yang mengatakan dia sudah tidak punya siapa siapa


"sudahlah,anda cukup mengurus anak dan istri anda yang ada di rumah,jangan biarkan mereka menganggu kehidupan bahagia ku"stefanie mengatakan itu sambil terisak,hatinya begitu sakit


deg,,


alan terdiam..


"stefanie kamu harus pulang"ucap alan kekeh


"nggak akan!"tolak stefanie mentah mentah


saat stefanie akan pergi tiba tiba dua orang bertubuh kekar menghadang,mereka bodyguart alan


"maaf,papa terpaksa memakai cara ini"ucap alan pagi,ia terpaksa memaksa stefanie karna tidak mau putri nya rusak karna pergaulan nya yang semakin bebas


"terus aja siksa aku sampai mati!"teriak stefanie pada akhirnya


stefanie melempar ponselnya kearah maysa"telfon raka! "setelah itu para bodyguart alan langsung membawa stefanie pergi


"raka?"tanya maysa


morgan yang baru kembali dari kamar mandi sangat terkejut melihat stefanie di pegang oleh dua orang bertubuh kekar


"apaan ini? siapa kalian!!"teriak morgan


"lepaskan,beraninya kalian menyentuh nya!"teriak morgan lagi


bug,,bug,,


"tuan seperti nya anak ini bukan murid biasa"ucap salah satu bodyguart itu


"bacot!"seru morgan, morgan kembali melayang kan tinjuan nya kearah bodyguart


beberapa menit kemudian..


morgan mendapat begitu hadiah bogem sehingga wajah dan tubuhnya memar memar


"dasar pengecut! beraninya dua lawan satu!"ucap morgan sambil memegang pipi nya yang lebam

__ADS_1


alhasil stefanie dibawa pergi oleh alan debora dan pengawalnya pulang


__ADS_2