
Dengan cepat alan menyembunyikan surat surat itu agar tidak di lihat oleh rosa.setahu rosa semua harta yang dimiliki alan adalah murni milik alan, ia bahkan tidak tahu kalau debora adalah nama marga maura debora. alan hanyalah sampah yang di bawa pulang dan di berikan nama belakang debora oleh maura
***********************************
raka membolak balik map di tangan,sesuatu yang sangat ingin ia abaikan ternyata malah membuat nya tidak fokus melakukan apapun
"kenapa aku tidak bisa mengabaikan nya?,dia hanya seorang gadis yang tidak sengaja masuk kedalam kehidupan ku"raka mencoba meyakinkan diri nya sendiri untuk tidak peduli kepada stefanie
"aku tidak mencintainya"raka berucap sambil membuka map di tangan nya
"aish!
brak,,
raka menggebrak meja
sementara itu di kediaman debora..
alan sedang pergi keluar rumah
rosa dan syanaz seenaknya menyiksa stefanie,mnejambak rambut stefanie lalu membentur kepala nya kedinding berulang kali sehingga membuat stefanie pusing
"hentikan!"teriak alan
"apa yang kalian lakuka!"teriak nya lagi
"pa,dia yang kurang ajar sama mama"rosa mencoba membela diri
"diam!
plak,,
alan menampar pipi rosa dengqn sangat keras,meskipun dia menginginkan harta keluarga debora tapi ia masih punya hati nurani.stefanie adalah darah dagingnya,tudak mungkin dia akan diam saja melihat nya disiksa
"maafkan papa nak"hati alan terasa teriris melihat kondisi stefanie
dari arah luar bodyguart yang berjaga berlari masuk kedalam rumah untuk melaporkan sesuatu
"tuan di depan ada raka pratama,presdir perusahaan PRATAMA grup"ucap sang bodyguart
deg,,
"apa!!"alan terkejut bukan main mendengar nama yang di sebut oleh bodyguart nya
syanaz langsung sumringah mendengarnya nama pria yang sudah lama ia impikan
tiba tiba saja alan berkeringat dingin"u untuk apa dia kesini?"tanya alan gugup selagus takut
"beliau mencari nona stefanie"jawab sang bodyguart
alan langsung menoleh kearah stefanie
"ma dia raka pratama,cowok idaman aku banget.kenapa dia bisa kenal sama fanie sih"gerutu syanaz
__ADS_1
"kenapa begitu terkejut?,aku menjual tubuhku"jawab stefanie asal
wajah alan memerah seketika saat mendengar penuturan sang anak"stefanie!!"teriak alan
"apa bedanya dengan anda?,****** itu merangkak keatas ranjang anda demi harta dan kemewahan.aku juga bisa!.aku merangkak di atas ranjangnya demi uang!.aku harus melanjutkan hidup ku"ucap stefanie setengah berteriak.hatinya begitu puas melihat kemarahan dan kekecewaan di wajah alan
"stefanie!!"kali ini rosa yang berteriak
"jangan fitnah ya!,bunda kamu sendiri yang meminta saya untuk menjadi pengganti dia"rosa berbohong tentang itu
stefanie terkekeh mendengar penuturan rosa,telinga nya sangat geli mendengar nya
"kalau bunda memang memintanya seperti yang anda katakan,mungkin saat ini seluruh aset keluarga debora sudah berada di tangan tuan alan nasution.bukan di tangan stefanie debora!"ujar stefanie
deg,,
"apa yang kamu katakan! nama suami saya itu alan debora bukan alan nasution!"ucap rosa kekeh
alan tertunduk saat stefanie menyinggung soal kepemilikan harta
"haha,dia hanyalah sampah sekaligus penipu ulung yang di bawa bunda kerumah ini,atas kecerobohan yang bunda buat bunda harus membayar nya dengan sangat mahal!.yaitu membayar dengan nyawanya"stefanie memberitahu rosa apa yang selama ini tidak di ketahui oleh nya
prok,,prok,,prok,,
suara tepuk tangan membuat mereka semua menoleh
deg,,
stefanie hanya diam saja,sedikit banyak dia tahu apa yang sedang terjadi,di lihat dari ekspresi wajah sepertinya raka punya dendam terhadap alan.stefanie tidak akan terkejut sedikitpun kalau tebakan nya itu benar adanya,secara alan memang seornang penipu dan dia juga menipu ibunda nya stefanie
raka melirik stefanie sejenak,kemudian kembali fokus kearah alan
morgan berlari menyusul raka
"stefanie!"pekik morgan saat melihat wajah stefanie penuh luka memar.morgan bergegas menghampiri stefanie
"perkenalkan saya raka pratama anak dari fandi pratama dan nama adiknya dandi sadewa"ucap raka panjang lebar
deg,,
alan tanpa sadar melangkah mundur
"ma dia raka pratama,cowok idaman aku banget"syanaz merengek
"diam!"ucap risa sambil mencubit lengan syanaz
alan menoleh kearah stefanie
stefanie pura pura tidak melihat"ayo kita pergi morgan"stefanie mengajak morgan pergi
"baiklah"morgan membantu stefani berjalan karna kaki kiri stefanie tidak bisa berjalan dengan baik
raka mengertak gigi melihat itu,entah kenapa ia tidak terima melihat stefanie di sakiti
__ADS_1
"saya kenal stefanie saat dia sedang di kejar oleh beberapa penjahat"ujar raka
deg,,
rosa memucat mendengar nya
raka berjalan kearah foto yang terpajang di dinding rumah itu
"dia hampir mati karna para penjahat itu mencoba menembaknya,dor!"untung saja tidak kena"kamu kamu tahu kenapa tidak kena?"tanya raka kepada alan
"ke kenapa?"tanya alan gugup
"karna saya membantunya,saya bahkan menggenggam tqngan putri kecil anda sangat erat sekali.kalau saja saat itu saya tahu dia putri anda,saya akan membiarkan mati tertembak"jawab raka,lalu berjalan mendekati stanaz
"dia gadis yang cantik,apakah tuan alan de bo ra mau menyerahkan nya untuk menjadi pelacur pribadi ku?"tanya raka"mata nya sangat mirip dengan tuan alan"lanjutnya
deg,,
alan lagi lagi tidak bisa berkata apa apa,walaupun sejujurnya ia takut stefanie akan mendengar perkataan raka
"dia putri pertama anda"ucapan raka seolah olah seperti petir yang menyambar di siang bolong
jder,,
tubuh alan langsung luruh ke lantai"ba bagaimana kamu mengetahuinya?"alan tidak percaya orang lain bisa mengetahui rahasia yang ia rahasikan selama puluhan tahun lama nya
syanaz langsung menatap rosa"ma a apa benar?"tanya nya meminta pembenaran dari sang ibu
rosa terdiam,ia tidak mampu menjawab pertanyaan dari sang anak
raka mendekatkan bibir nya ke telinga alan"saya akan membawa stefanie pulang,mulai sekarang dia adalah budak saya.saya akan menyiksa dan menggauli tubuh indahnya setiap hari"bisik raka,raka sengaja ingin membuat alan merasa tersiksa dan frustasi.padahal menyentuh stefanie saja dia belum pernah
tangan alan terkepal kuat,air mata hampir saja lolos dari pelupuk matanya, namun berhasil ia tahan
"rasakan"dalam hati raka,sangat senang melihat ekspresi tidak berdaya di wajah alan
raka langsung melenggang pergi dari sana
bruk,,
alan terduduk dilantai
rosa merasa tidak sabar ingin menanyakan apa yang di katakan oleh stefanie adalah kebenaran atau hanya kebohongan stefanie semata
"pa tolong katakan bahwa yang di katakan oleh stefanie tadi tidak benar?"rosa bertanya tanpa melihat situasi
"bisa diam tidak!"teriak alan sembari menggerakkan tangan nya kearah pipi rosa
plak,,plak, plak,,
alan menampar rosa berulang kali"rasakan! dasar perempuan tidak tahu diri!"ujarnya,lalu alan pergi keluar dari rumah
rosa terbaring dilantai,tamparan alan membuat kepalanya terasa pusing.ia bahkan sampai mengalami mimisan
__ADS_1