
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
tiba tiba ponsel stefanie berdering
"halo!"ucap stefanie
"hem,dimana? saya sekarang dirumah"ucap seseorang diseberang sana
deg!
mulut stefanie terasa sangat kaku saat mendengar suara seseorang yang telah mengusik pikirannya selama beberapa hari ini
"dirumah?"tanya stefanie lagi
"iya"jawab raka.suara nya terdengar sangat datar
"aku pulang sekarang"ucap stefanie senang
"tunggu dulu! sekarangkan masih jam sekolah bagaimana kamu bisa pulang??"tanya raka heran
"em soal itu,tadi aku diusir dari kelas karna nggak nyimak pelajaran"jelas stefanie malu malu karna didepannya juga ada dimas
"ohh ok!,saya tunggu dirumah"ucap raka
kemudian raka langsung mematikan ponselnya
"dasar istri bad girl"batin raka sambil memandang foto stefanie yang ia jadikan walpaper di ponselnya
"maaf kak gue harus pulang abang gue nunggu dirumah"bohong stefanie
"oh iya nggak papa,biar aku antar sekalian"tawar dimas
"nggak perlu,rumah gue dekat kok dari sini"tolak stefanie
"ya sudah hati hati dijalan"ucap dimas sambil tersenyum palsu
dimas mencoba menyembunyikan rasa kecewanya karna lagi lagi ia ditolak oleh stefanie
"sekali lagi gue minta maaf ya kak"ucap stefanie tidak enak hati harus menolak tawaran dimas berkali kali
"nggak apa apa santai aja"jawab dimas sambil tersenyum manis kearah stefanie
"gue duluan ya kak bye"pamit stefanie
setelah itu stefanie langsung berlari keluar mencari taksi untuk pulang kerumah
dari kejauhan dimas melihat stefanie
"stefanie kenapa susah banget buat akrab sama lo? lo juga selalu nolak tawaran gue,apa yang gue nggak punya?,perasaan gue punya segalanya"batin dimas
"kaya,tampan dan jenius,semua cewek ngejar ngejar gue tapi justru lo malah nolak gue "batin dimas sambil terus melihat dimana sang pujaan hati sedang berdiri menunggu taksi
sepuluh menit kemudian ..
"huff!! akhirnya gue dapet taksi juga"batin stefanie
dimas beranjak pergi meninggalkan cafe setelah taksi yang ditumpangi oleh stefanie pergi
stefanie menbuka grup chat nya..
ninda:*woy dimana loe??!!?
nando:nih anak main cabut aja ,,
naira:ajak ajak napa!!!
maysa:dimana loe sekarang?? kita khawatir sama loe
rafa:stef dimana lo? gue khawatir sama lo jangan main ngilang gini dong
andra:stefanie!!!
__ADS_1
stefanie tersenyum kemudian mengetik pesan
stefanie:maaf guys gue balik duluan ya,soalnya kak raka udah nunggu gue di rumah
ninda:what!!! dasar lo,pantas aja kita dilupain😤😤😤
rafa:tadi aja sedih sedih mulu,giliran senang sahabatnya dilupain😒😒😒
andra:😑😑😑😑
naira: hm
maysa:🌚🌚🌚
stefanie tersenyum melihat isi chat digrupnya*
next time..
Sesampainya dirumah stefanie langsung masuk kedalam kamar untuk mengganti baju
kemudian stefanie keluar dari kamar
"ih kak raka kemana sih?"tanya stefanie sambil mengedar tatapan nya di seisi kamar
"dikamar nggak ada"gerutu stefanie kesal
dari dapur sani melihat stefanie dengan tatapan benci,ia baru tahu kalau sebenarnya stefanie adalah istri raka,sani tahu karna dia dengan lancangnya masuk kedalam kamar raka tanpa sepengetahuannya
"sial! kenapa nggak gue aja yang ada diposisi dia"geram sani kesal dan marah
beberapa menit kemudian...
ponsel stefanie berdering
"hallo"ucap stefanie
"saya dikamar,kamu dimana?"tanya raka, pura pura tidak tahu kalau kalau stefanie sudah pulang
"tadi saya dikamar mandi,kamunya saja nggak nyari dikamar mandi"ujar raka
"ohh ya udah gue kesana"stefanie mematikan ponselnya lalu pergi kekamarnya
"dasar perempuan mur**n gue yakin dia bisa nikah sama raka karna dia menggodanya"rasa iri dan cemburu membakar hati sani sehingga yang ada didalam pikirannya adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan raka
ceklek stefanie membuka pintu kamar
"kak raka beneran dikamar"batin stefanie saat melihat raka berbaring sambil bermain ponsel
raka menoleh kearah stefanie
"sini"panggil raka sambil tersenyum
dug dug dug
jantung stefanie berdetak sangat kencang saat melihat senyum raka yang sangat manis
"ini kak raka apa bukan si? apa kak raka punya kembaran? aneh banget nggak ada angin nggak ada hujan tiba tiba dia senyum"tanya stefanie dalam hati
stefanie takut takut mendekat kearah raka
"kenapa kamu? apa kamu takut sama dengan ku"tanya raka
"ng nggak"jawab stefanie gugup
raka menarik stefanie kepangkuannya
"kak aku mau duduk dikasur aja"pinta stefanie karna ia sangat risih dengan posisi duduknya saat ini
"biar seperti ini"ucap raka
stefanie akhirnya mengalah dan pasrah
lima menit berlalu namun tidak ada tanda tanda raka menyuruhnya turun
__ADS_1
"duh sampai kapan nih"batin stefanie
raka mengangkat dagu stefanie
"kenapa nunduk??"tanya raka
"malu"cicit stefanie pelan sambil memejamkan matanya
"buka mata kamu"ucap raka lembut
stefanie membuka matanya takut takut
omo dia ganteng banget mirip aktor "korea"batin stefanie sambil mengamati setiap inci wajah raka
"sudah puas melihatnya??"tanya raka
deg!!!
wajah stefanie memerah menahan malu karna ketahuan oleh raka
raka langsung mencium bibir mungil milik stefanie
dug dug dug
jantung stefanie berdetak lebih kencang lagi setelah dicium raka
stefanie memalingkan wajahnya dari raka
raka bertambah gemas melihat tingkah malu malu stefanie
raka kembali mencium eh salah,lebih tepatnya ******* bibir stefanie
jantung stefanie kembali berpacu sangat kencang saat raka tiba tiba menyerangnya lagi
"huaaa gue harus gimana nih??"batin stefanie meronta ronta
tangan raka mulai nakal dan merayap kearah dada stefanie
entah sejak kapan kancing baju stefanie terbuka, raka dengan leluasa melihat dua gundukan indah milik stefanie meskipun masih tertutup bra
tangan raka merayap kebagian punggung stefanie dan melepas kaitan bra stefanie
dan...
tok tok tok
suara ketukan pintu
siitt!!! geram raka kesal karna ada yang mengganggu aktivitasnya
raka beranjak menuju pintu sedangkan stefanie ia langsung merapikan kancing bajunya
ceklek pintu terbuka
"ada apa!!! "tanya raka marah kepada si pengetuk pintu
bagas menyipitkan matanya saat melihat wajah raka yang memerah,sedikit berkeringat dan rambutnya yang berantakan
"jangan jangan gue datang diwaktu yang nggak tepat ni"batin bagas
"kita ada masalah besar,kata rendi orang suruhan rosa tadi pagi berada disekitaran sekolah stefanie"jawab bagas pelan agar tidak terdengar oleh stefanie
"mau apa lagi mereka"geram raka marah
"mulai besok tingkatkan penjagaan disekitar stefanie"ucap raka
"oke gue nemuin rendi dan yang lain dulu"jawab bagas sambil berjalan meninggalkan raka yang menatapnya kesal
hanya karna hal itu lo kesini??"tanya raka "kesal
pasalnya bagas sudah mengganggu aktivitasnya dan stefanie
"iya"jawab bagas dengan jujurnya
__ADS_1