
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
stefanie sangat bahagia melihat ninda bisa hidup bahagia bersama morgan,morgan terlihat begitu mencintai ninda
morgan masih bersekolah seperti biasanya karna dirinya ingin menjaga ninda,morgan meminta izin kepada raka untuk terus pergi kesekolah hingga ninda lulus
vissual morgan..
vissual ninda(terlihat kalem tapi tidak sekalem seperti yang terlihat 🤣)
saat sedang melakukan upacara bendera tiba tiba mata morgan menangkap sinar merah seperti sinar laser
deg,,
morgan yang sudah terbiasa dengan persenjataan langsung tahu kalau sinar itu adalah sinar dari senjata api laras panjang
dari atas gedung seseorang sedang membidik ninda melalui teropong"tugas kali ini sangat mudah"gumamnya sembari membidik bagian kepala ninda
posisi berdiri morgan dan ninda sangat jauh karna morgan menjadi anggota pembawa bendera
morgan menjatuhkan baki begitu saja lalu berlari menghampiri ninda
untung saja teman di sebelah morgan langsung menangkap baki berisi bendera tersebut sehingga tidak jatuh menatap tanah
"ninda awas!!"teriaknya sambil belari kearah ninda
para guru dan murid lainnya terkejut melihat morgan tiba tiba berlari sambil berteriak
dor,,
srett
morgan menangkap tubuh ninda lalu berputar sebanyak dua kali
deg,,
ninda terkejut bukan main
morgan tersenyum menatap ninda
byur,,
darah menyembur mengenai seragam sekolah ninda
deg,,
"morgan!!!"jerit ninda
murid lainnya juga menjerit karna melihat morgan muntah darah
morgan langsung jatuh ketanah
darah mengalir keluar dari belakang kepalanya
pembunuh bayaran yang di perintah untuk membunuh ninda langsung melarikan diri dari atap
__ADS_1
"morgan!!"ninda langsung mengangkat kepala morgan lalu meletakkan nya di pangkuan
"aaaa!!!!"ninda berteriak histeris melihat darah menyembur keluar seperti air dari kepala,hidung dan telinga morgan
"a a ku cin ta sa ma ka mu"ucap morgan dengan susah payah
kemudian menarik nafas melalui mulut kemudian menghembusnya,itu adalah hembusan nafas morgan yang terakhir
"mo morgan bangun!! a ku juga cinta sama kamu tolong, tolong jangan ma mati"pinta ninda dengan suara terbata bata
melihat itu maysa langsung menelfon bagas untuk memberitahunya
dalam beberapa menit beberapa buah mobil datang dan beberapa orang dari mereka memakai perlengkapan khusus dan bersenjata api
"cari!!!"titah bagas
mereka langsung menyebar mencari penembak jitu yang menembak morgan
maysa menangis sesenggukan sambil memeluk ninda dari belakang,tubuh ninda sudah lemas
"lo harus tegar,kasian bayi di perut lo"bisik maysa di telinga ninda
ninda kembali duduk dengan benar,kemudian
perlahan ia mendekatkan wajahnya kearah morgan
cup,,
ninda mengecup kening morgan kemudian mengangkat kepalanya"siapapun orang yang sudah membunuh orang"ninda menjeda ucapan nya"yang aku cinta"ninda telihat sangat hancur saat mengatakan itu"aku akan membalasnya"ucapnya sambil mencoba untuk tegar
nando langsung berlutut di hadapan jenazah morgan"ninda baru saja bisa bahagia,tapi sekarang justru lo yang sumber kebahagiaan terbesarnya justru malah pergi dengan cara seperti ini"ungkap nya,nando sangat patah hati melihat ninda menjadi hancur seperti ini
raka tergesa gesa datang lalu menghampiri morgan"kenapa jadi seperti ini!!"teriak nya
raka menangis melihat morgan bersimbah darah"kenapa morgan kenapa harus kamu?"tanya nya sambil mengelus pipi morgan
aishhh!!!"umpat raka,raka bangun lalu menghampiri bagas yang sedang mengarahkan anak buah nya untuk mencari penembak morgan"sudahlah jangan di cari lagi"titah nya
"bawa morgan pulang"raka menyuruh bagas dan yang lainnya membawa jasad morgan pulang untuk di semayamkan
tring,,
ponsel raka berdering
raka meminta semua orang untuk diam,kemudian ia mengangkat panggilan telfon dari danu lalu mengaktifkan pengeras suara
"apa kabar keponakan ku?"tanya danu di seberang telfon
"jangan banyak basa basi"sahut raka
"awalnya saya hanya ingin memberikan peringatan dengan cara menyewa orang untuk menghabisi gadis bernama ninda,tapi morgan justru menghadang peluru nya,sungguh sebuah keberuntungan bagi saya dia mati"ujar dani
rahang raka mengeras mendengar pengakuan danu
"setelah ini pastikan istri kamu yang sedang hamil itu mendapat penjagaan ketat kalau tidak.."danu sengaja tidak melanjutkan perkataanya
"jangan coba coba menyentuhnya"tekan raka
"dia terlihat sangat manis saat memakai baju ibu hamil,tapi sayang sepertinya dia tidak akan bisa mengeluarkan bayi dari perutnya"ujar danu,ia sangat menikmati nya
deg,,
__ADS_1
raka langsung memejamkan mata
"danu"geram raka
danu langsung mematikan panggilan telfon nya"kali ini aku yakin aku akan menang"ucap nya bangga dengan perbuatannya
raka memasukkan ponsel ke dalam sakunya"apa sudah di rekan?"tanya nya kepada rafa yang berada tepat si sampingnya
"sudah"jawab rafa
raka diam diam meminta rafa untuk merekam semua pembicaraan antara dirinya dan danu
"ternyata yang membunuh morgan adalah om nya raka"batin andra
setelah mengirim isi rekaman ke ponselnya raka langsung menghampiri ninda yang masih bersimpuh di antara genangan darah morgan
"ayo bangun"raka mengangkat ninda lalu menggendongnya ke mobil
sementara itu maysa merasa sudah tidak mampu berjalan lagi,baju dan rok sekolah nya juga terkena darah morgan
"maysa hati hati"seru raka
rafa langsung menahan tubuh maysa
di sepanjang jalan pulang tidak ada yang berbicara
ninda hanya termenung,tatapan nya sangat kosong sehingga membuat maysa menepuk nepuk pipi ninda sebanyak beberapa kali untuk menyadarkan nya
setibanya di kediaman mereka berdua langsung di sambut dengan tangisan oleh stefanie
kabar kematian morgan sudah menyebar kemana mana karna di liput oleh beberapa stasiun televisi,polisi juga menyelidiki kasus kematian morgan
satu minggu berlalu..
ninda masih tidak banyak bicara,ia lebih sering melamun dan terkadang menangis
raka dan bagas meminta ninda datang ke ruang tamu lalu menyerahkan semua harta atas nama morgan dan uang tabungan milik morgan
tangan ninda gemetar sambil meraih surat surat dan buku tabungan milik morgan
"tenang saja,morgan tidak memiliki keluarga kecuali kami,jika ada yang mau berebut harta itu dari kamu maka kami tidak akan tinggal diam"jelas raka
"siapapun yang mengaku sebagai saudara morgan kamu bisa memberitahu kami,sudah lama kami mencari bedebah yang sudah tega membuang anak sebaik morgan"ujar bagas
hiks,,
"jadi selama ini morgan punya keluarga tapi"ninda tidak sanggup untuk melanjutkan perkataan nya
"mereka membuang nya,membuang suami ku"lanjutnya
hati ninda sangat pilu setelah mengetahui apa sudah di alami oleh morgan
hiks,,,
tangis ninda semakin menjadi"kenapa mereka setega itu"ninda meremas jemarinya
stefanie langsung menyentuh kedua pundak ninda"lo harus tenang,bagaimanapun bayi di dalam perut lo harus di lahirkan"ucap stefanie
"pasti,setelah bayi ini lahir aku akan berlatih menembak,bela diri dan yang lainnya,aku harus membalas dendam ini sendiri,dengan begitu aku bisa puas"sahut ninda
tekat ninda sangatlah besar,ia tidak mungkin menyerah hanya karna takut kehilangan nyawa
__ADS_1
raka dan bagas hanya bisa menghela nafas mendengar nya
tidak mudah untuk membujuk ninda