Stefanie Untuk Raka

Stefanie Untuk Raka
bab 31


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


Sebuah mobil sport berwarna hitam memasuki halaman rumah raka


dengan wajah yang ditekuk bagas keluar dari mobilnya


"gini amat jadi asisten"gerutu bagas sambil mengeluarkan begitu banyak bungkusan kresek dari dalam mobil


"jadi karna itu itu dia buru buru pergi tadi"batin maysa


ninda dan nayla melongo melihat ketampanan bagas dalam setelan pakaian formal nya,baru kali ini mereka berdua melihat bagas berpenampilan seperti itu


"ayo masuk"ajak stefanie


maysa dkk pun masuk kedalam rumah


"nih"bagas memberikan bungkusan makanan kepada raka


"bawa masuk"ucap raka cuek


"gue e mau kekantor"ucap bagas sambil menekan suaranya


raka langsung memberikan tatapan mematikan kearah bagas


"baiklah,dimanapun tempatnya selalu bos yang berkuasa"gerutu bagas sambil masuk kedalam rumah


raka masa bodoh mendengar gerutuan bagas


stefanie langsung menyusul bagas kedapur


kak,biar aku aja"ucap stefanie


"akhirnya ada juga yang baik hati"batin bagas


"baiklah"dengan senang hati bagas memberikan barang bawaannya kepada stefanie


bagas langsung pergi keruang kerja raka yang berada di sebelah ruang tamu


"ganteng sih,tapi dingin banget"ucap ninda sambil menatap bagas melewati mereka


"ho oh"sahut maysa


ck,mata kalian rabun kali"kata nayla


di ruangan raka..


"lakukan tugas terbaru"perintah raka


"ta tapi"bagas mencoba protes


"nolak? "tanya raka sambil mengelap senjata api laras panjang kesayangannya


bagas mencoba menahan emosinya


di ruang tengah..


"gays ayo sarapan"ajak stefanie


si ruangan raka keduanya sednag bertengkar


"tuan raka yang terhormat,hari ini tepat pukul 4:30 anda ada rapat"jelas bagas lagi


"batalin"sahut raka dengan entengnya


karna kesal bagas merebut senjata api raka


"balikin!!"teriak raka


"tidak semudah itu"kata raka sambil memainkan alisnya


bagaaaasss!! "teriak raka


Dengan santainya bagas keluar dari ruangan kerja raka sambil menenteng senjata api


stefanie,maysa dan yang lainnya terkejut melihat apa yang dibawa bagas


"kembalikan atau aku akan mengubur mu bermasa senjata itu! "teriak raka

__ADS_1


"coba saja kalau bisa"sahut bagas


bagas terkesiap saat menoleh keruang tamu


"bangs*d!! gue lupa kalau ada mereka"rutuk bagas dalam hati


ctek! suara pelatuk pistol ditarik


raka mengarahkan pistol kearah bagas dari depan pintu


bagaimana?? "tanya raka sambil tersenyum "miring


"bos,pelankan suara,nanti stefanie dan teman temannya kabur karna takut"kata bagas tanpa menoleh kearah raka


raka terkesiap mendengar perkataan bagas


raka langsung merubah ekspresi wajahnya


kemudian menoleh kearah stefanie dkk


yang tengah melongo melihat kearahnya dan bagas


"hm,kami hanya bercanda,dan ini cuma replika"jelas raka


"ohhh"mereka akhirnya merasa lega


"fiuhh "raka lega karna mereka percaya begitu saja dengannya


"ambil"raka melempar pistol kearah bagas


dengan sigap bagas langsung menangkapnya


"boleh saya pinjam sebentar?? "tanya nando yang serba ingin tahu


dengan ragu ragu bagas memberikan pistol tersebut kepada nando


wah keren banget"ucap nando antusias


"


nando mengarahkan pistol tersebut kearah raka


bagas langsung merebut pistol dari tangan nando dan mengembalikannya keruang kerja raka


"jangan tersinggung, bagas memang begitu orangnya"kata raka sambil menepuk bahu nando


"pokoknya kalian semua harus makan dirumah gue"kata stefanie sambil menarik paksa mereka


setelah makan malam stefanie mengajak teman temannya kehalaman belakang


sementara itu raka dan bagas sedang membahas pekerjaan ruang kerja


"wahhh luas banget"ucap ninda kagum


"jadi, loe beneran tidur sekamar sama kak raka?? "tanya ninda heboh


pipi stefanie langsung merona saya mendapatkan pertanyaan seperti itu


"iya,emangnya kenapa? "tanya stefanie balik


"astaga!, lo nggak malu apa? "tanya ninda tak percaya


"nggak,dia kan sepupu gue ngapain gue harus malu"jawab stefanie


"ndra loe kenapa diam aja dari tadi?? "tanya nando


"perasaan lo aja"sahut andra


"abang lo kerja di perusahaan mana?? "tanya rafa


"nggak tau"jawab stefanie


"kok bisa bisanya lo nggak tau??"tanya rafa tak habis pikir


"hehe"stefanie menanggapinya dengan kekehan kecil


"bang!!!"seseorang datang.


"siapa tu teriak teriak?"tanya maysa

__ADS_1


"nggak tau"jawab stefanie sambil sibuk memakan kacang


langkah dimas terhenti saat melihat begitu banyak orang


matanya melotot saat melihat kehadiran stefanie disana"benarkah itu dia? Tapi sedang apa dia disini?"tanya nya dalam hati


"perasaan gue mulai nggak enak nih"gumam dimas


"elo!"seru stefanie saat melihat dimas


"ngapain nih orang ada disini? apa dia kenal sama kak raka?"tanya stefanie dalam hati


"hehe iya ini gue"jawab dimas,ia bingung kenapa stefanie bisa berada di rumah sang kakak


meskipun masih bingung dimas tetap berusaha tersenyum dihadapan stefanie


Raka berjalan keluar dari ruang kerja nya bersama bagas


stefanie beranjak pergi kedapur untuk menyiapkan makan malam


"dimas? Kenapa kamu datang kesini?"tanya raka


"nggak ada,aku hanya merindukan abang ku saja"jawab dimas


"ayo ke dapur kita makan bareng"panggil stefanie


ayo!!


sahut teman teman stefanie


di meja makan..


hening.. tidak ada yang berbicara


raka meletakkan kentang goreng di atas piring stefanie"makan yang banyak"ucapnya


stefanie mengangguk,ia langsung melahap kentang goreng itu


"silahkan di makan!"kata raka pada semua orang


tatapan dimas terus tertuju kearah stefanie dan raka,ia masih penasaran dengan hubungan keduanya


"uhuk,,


stefanie tiba tiba tersedak


raka sigap mengambilkan air putih lalu memberikan nya kepada stefanie


setelah meminum air putih tiba tiba stefanie merasa keram dan sakit di perutnya


"kenapa? mana yang sakit?"tanya raka


"hiks,kak sakit banget"stefenie sempat merengek lalu detik kemudian stefanie sudah tidak sadarkan diri lagi


deg,,


semua orang sangat terkejut melihat nya


"fanie kenapa?"tanya rafa


"fan! fanie!"raka terus memanggil stefanie namun yang di panggil tidak kunjung membuka matanya


Semua orang langsung menghentikan makan mereka


maysa tidak sengaja kearah pintu dapur"dia!"gumamnya


karna takut ketahuan sani langsung melarikan diri dari sana setelah di lihat oleh maysa


maysa mengambil sisa air putih yang diminum oleh stefanie lalu mengendusnya"kayak ada aroma aneh"dalam hati stefanie


dimas mengepal tangan melihat gadis yang sudah lama ia suka sekarang justru malah berada di dalam pelukan abang kandung nya sendiri


"stefanie sebenarnya apa hubungan kamu sama bang raka?"ingin sekali dimas meloloskan pertanyaan itu sekarang juga,tpai sayang dimas tidak mampu melakukan nya


Bagas langsung menghampiri maysa"ada apa? "tanya nya


"coba cium!"stefanie memberikan gelas tadi kepada bagas


"seperti ada aroma obat"ucap bagas sambil mengendus gelas tersebut

__ADS_1


"aaaa!!! kak sakiit!!"jerit stefanie


raka langsung menggendong stefanie dan membawanya kekamar


__ADS_2