
di sepanjang jalan pulang kerumah raka terus memakan rujak sehingga membuat kuah rujak menumpahi jok mobil,hal itu tentu saja membuat bagas semakin kesal
setelah raka turun bagas langsung melajukan mobil nya kembali ke perusahaan
ekspresi wajah bagas sebelum dia pergi membuat raka mengerutkan dahi
"ada apa dengan nya?,siapa yang berani beraninya membuat nya kesal?"tanya raka dalam hati
raka langsung masuk ke dalam rumah,kebetulan di dalam rumah raka berpapasan dengan sani
aroma parfum sani menusuk kedalam hidung raka"aish!,membuat ku mual saja"gerutu raka sambil menggertak gigi saking jengkelnya
secepat kilat raka berlari menuju kamarnya untuk memuntahkan isi perut
"sampai kapan?"tanya raka,ia tersandar di dinding kamar mandi sambil menahan gejolak di dalam perutnya
tiba tiba raka teringat dengan stefanie"apa dia merasakan hal yang sama?"gumamnya
ada niat ingin menghubungi stefanie tapi karna gengsinya yang terlalu besar membuat raka bersikeras untuk tidak melakukannya
sementara itu di tempat lain..
ting,,
suara notif di ponsel stefanie
stefanie langsung melihat nya
"ngapain kak juan minta ketemu lagi?"tanya stefanie"nggak,gue nggak boleh ketemu dia lagi"terakhir kali ia bertemu dengan juan raka membuat nya hamil
keesokan harinya raka diam diam melihat stefanie di sekolahnya,entah kenapa pagi ini ia tiba tiba sangat merindukan sosok yang pernah menghangatkan hatinya itu
senyum bercampur sedih raka tunjukkan saat melihat stefanie turun dari mobil maysa
"may,kepala gue pusing banget"ucap stefanie sambil memegang kepalanya
"yang bener aja lo stef!"maysa langsung panik,gadis itu langsung memegang lengan stefanie.ia takut stefanie jatuh
detik kemudian raka di buat terkejut karna stefanie tiba tiba pingsan
"stefanie!! "teriak maysa,untung saja maysa sigap menopang tubuh stefanie sehingga stefanie tidak langsung jatuh
,tanpa berpikir lagi raka langsung keluar dari mobil nya lalu menghampiri stefanie
"stefanie!"raka mengangkat tubuh stefanie lalu membawanya masuk ke mobil
maysa juga ikut masuk ke dalam mobil raka
"pegang stefanie erat erat"ucap raka
maysa sedikit tertegun melihat kepanikan di wajah pria tampan di depannya itu
"di lihat dari caranya seperti nya cowok ini sayang banget sama stefanie"gumam maysa
"tunggu!!!"ninda berlari kearah mobil raka,namun sayang raka langsung melajukan mobil dengan kecepatan tinggi menuju ke rumah sakit
"ngejar siapa lo ninda?"tanya rafa
__ADS_1
"stefanie,gue liat tadi stefanie di gendong cowok masuk kedalam mobil trus maysa juga ikut masuk ke mobil itu"jawab ninda
deg,,
"stefanie di gendong!?"andra yang bertanya
ninda mengangguk
tring,,
bell sekolah berbunyi
"cepat masuk!!"teriak guru yang baru datang
ninda dan yang lainnya lainnya langsung bergegas masuk ke kelas
di sepanjang perjalanan menuju rumah sakit maysa terus terus memanggil nama stefanie,namun si empunya nama tidak merespon
sesampainya di rumah sakit raka langsung menggendong stefanie masuk kedalam ruamh sakit
maysa berlari tergopoh gopoh mengejar raka"gila!,kencang banget nih orang larinya"gerutu maysa
sepuluh menit kemudian stefanie sedang di tangani oleh dokter
maysa dan raka menunggu di luar ruangan,keduanya sangat mengkhawatirkan keadaan stefanie
tak lama kemudian perawat menyuruh mereka masuk
"pasien ini masih sekolah tapi sudah hamil"ucap dokter bernama gendis,ia sampai memijit kening saat mengatakannya
deg,,
"sudah berapa usia kehamilan nya?"tanya raka
"lima minggu"jawab dokter gendis lagi
raka menghela nafas"ternyata dia benar benar hamil,dan dia hamil karna aku"dalam hatinya
raka kembali menatap dokter itu"apa ada penyakit lainnya dok?,kenapa dia tiba tiba pingsan?"tanya nya lagi
"di usia kehamilannya yang sekarang dia sedang mengalami ngidam,mual dan muntah,usia anak inj juga masih sangat muda.tentu saja dia akan pingsan karna terlalu banyak tekanan yang harus ia hadapi"jelas dokter gendis dengan sabar
"fanie kok lo nggak bangun bangun sih?" maysa panik
"tensi nya 80/90,kondisi tubuhnya sangat lemah.saya harap dia dan janin yang ada Dalam kandungan nya sehat selalu"ujar dokter gendis
raka mengusap wajahnya mendengar perkataan sang dokter"maaf"gumam nya
"lakukan yang terbaik untuk istri saya"ucap raka
deg,,
dokter itu menatap raka dengan tatapan yang sulit diartikan
"istri?"dokter gendis ingin memastikan apa yang di dengar itu benar
"ya"jawab raka
__ADS_1
kemudian raka menghampiri stefanie yang masih belum sadarkan diri
maysa langsung menyingkir dari sana,tatapan nya terus mengarah ke raka dan stefanie"kayaknya seru juga punya suami"gumam nya
perhatian raka terhadap stefanie membuat maysa merasa iri
"maak!,pengen kawiiiin!! "jerit maysa dalam hati"buta lo stef,bisa bisa nya lo ninggalin suami seganteng dan seperhatian itu"gumam nya
raka baru teringat kalau di sana juga ada stefanie,ia langsung menoleh
"em itu,,,
belum selesai raka berbicara langsung di potong oleh maysa
"gue udah tau siapa lo sebenarnya"ucap maysa cepat
deg,,
"sudah tau?"tanya raka
maysa mengangguk
"gue udah tau dari stefanie kalau lo sama dia sebenarnya udah nikah"jawab maysa
"oh,,
raka hanya ber oh ria,kemudian kembali menghadap kearah stefanie
"maaf"ucapnya pelan
sementara itu di sekolah kabar stefanie di bawa pergi seorang pria sudah menyebar di seluruh penjuru sekolah
naira tersenyum puas saat mendengar kasak kusuk para siswa siswi membicarakan stefanie
"kurangajar!,siapa yang berani nyebarin soal ini"gerutu rafa
"ada pesan dari maysa!"pekik ninda
"mana gue mau liat"nando merebut ponsel ninda begitu saja sehingga membuat ninda kesal
"ih!"ninda menatap nando greget
nando mengerutkan dahi melihat isi pesan dari maysa
(gue sama raka sekarang ada di rumah sakit pelita,stefanie masuk rumah sakit karna tensi rendah.tolong jangan kasih tau siapapun takut nya nyokap tiri stefanie tau dan dia ngambil kesempatan ini untuk nyakitin stefanie)
"kenapa ekspresi muka lo?"tanya ninda
setelah membaca isi pesan itu Nando langsung menghapus nya lalu mengembalikan ponsel ninda
"cowok yang ngegendong stefanie ternyata raka,orang yang kita temui pas berkunjung ketempat stefanie waktu itu"jelas nando
"lah,mana pesan dari maysa tadi?"tanya ninda,ia sudah bolak balik mengotak ngatik ponselnya
"udah gue hapus"jawab nando
"lagian elo si may!,pakai ngasih tahu ninda segala lo kira ninda itu pintar nyimpan rahasia apa"gerutu nando dalam hati
__ADS_1
"kenapa harus di hapus?,apa nando merahasiakan sesuatu.gue harus nyari tahu"naira berdialog dalam hatil
nando diam diam mengeluar ponsel lalu mengirim pedan kepada maysa,ia memberitahu tentang keadaan di sekolah saat ini