Stefanie Untuk Raka

Stefanie Untuk Raka
bab 16:


__ADS_3

...Di dua ruangan yang berbeda keduanya sama sama mengguyur tubuh di bawah sower,bedanya stefanie dalam keadaan menangis sedangkan raka tidak melakukan apapun.ia masih bergelud dengan isi kepala nya...


...****************...


stefanie menggosok tubuh dan wajah dengan sangat kuat sehingga membuat pipi kirinya tergores oleh kuku nya sendiri,rasa marah kesal dan jijik menjadi satu


saat malam baik sani ataupun jum merasa heran melihat tingkah kakak beradik yang semakin hari semakin aneh


"nggak ada yang turun san?"tanya jum


sani menggeleng,sania kembali memainkan ponsel sambil memeluk kaki kursi


tap,, tap,, tap,,


"bangun,asa yang turun!"jum menyuruh sani bangun


sani langsung bangun


ternyata yang datang adalah raka


"wah,wajah tuan lebih cerah dari sebelumnya"puji jum dalam hati


"mana stefanie?"tanya raka kepada jum


saat pagi stefanie menempelkan handsaplas di pipi nya yang terkena cakaran tangan nya kemarin


"wajah non kenapa?"tanya jum


"ke garuk bik"jawab stefanie asal


tap,,tap,, tap,,


raka keluar dari kamarnya


deg,,


"aku pergi dulu bik!"stefanie langsung menyudahi makan nya lalu ngibrit lari keluar dari rumah


kejadian kemarin membuat stefanie semakin membenci raka,namun pikiran untuk kabur stefanie belum pernah memikirkannya.ia takut nanti kalau ia kabur dari raka ia malah di tangkap lagi oleh alan.jalan satu satu nya adalah bertahan


"wih! kenapa tu pipi?"tanya naira


"ya luka"jawab stefanie cuek


"stefanie jangan bilang kalau lo abis di siksa lagi?"tanya maysa,ia jadi khawatir melihat stefanie yang sesikit pucat.cara stefanie berjalan juga membuat maysa sangat khawatir


"gue nggak apa apa"stefanie menjawab nya sambil berjalan menuju ruang kelas


"sial! pinggang ku rasanya sakit banget"rutuk stefanie dalam hati


saat jam istirahat stefanie dan para sahabat nya kecuali nando duduk duduk di bawah pohon di samping sekolah


"fanie yang di rumah itu kmarin beneran abang lo?"tanya ninda


"gue sebenarnya tahu banget kalau ada seseorang di antara kita ini tau banget tentang kelaurga gue,dia bahkan punya nomor hp si wanita ular"ujar stefanie


deg,,


naira terkejut"bagaimana fanie bisa tahu?"dalam hatinya

__ADS_1


"lebih baik lo tanya ke dia gue punya abang atau nggak"kata stefanie kepada ninda


"siapa sebenarnya?"ninda melihat kearah yang lain


mereka jadi saling lihat melihat,berbeda dengan naira.dia hanya tertunduk diam


"elo nai?"tiba tiba maysa menanyai naira


deg,,


"bu bukan gue!"naira mencoba mengelak


"hehe,,


stefanie terkekeh


"gue pernah hampir mati karna di buru oleh anak buah si wanita ular,saat itu gue nggak sengaja ketemu sama kak raka,dia yang nolong gue dari kejaran orang orang jahat sewaan si ular"jelas stefanie sambil tersenyum miris,stefanie bahkan tidak sudi untuk menyebut nama rosa


naira tertunduk diam..


"kapan stef?"tanya rafa


"kapan lo di kejar pembunuh? kok gue nggak tau?"andra ikut bertanya


"cepat kasih tau kapan lo kena kejar"tanya ninda heboh


pas kita nongkrong di restoran,gue langsung lari saat melihat mereka.dan hari itu juga kalian datang ketempat kos gue dan ada yang marah marah"jelas stefanie lagi


andra terdiam,dirinya yang memarahi stefanie saat itu


"sepertinya gue pernah melihat raka raka itu deh"ucap maysa


"di rumah sakit kalau nggak salah,pas gue masuk ke ruangan tempat lo di rawat dia ada di sana"jawab maysa


stefanie jadi bingung,setahu dia raka langsung bukan seorang dokter.lantas apa yang di lakukan raka di rumah sakit itu


"perasaan dia bukan dokter deh"ucap stefanie


"trus apa pekerjaan dia?"sekarang rafa yang bertanya


"nggak tau pasti sih,tapi gue yakin dia bukan orang biasa soal nya waktu itu kak raka pernah tiba tiba datang ke tempat kos gue"ujar stefanie


"terus terus"ucap ninda,ia sangat penasaran dengan kelanjutan dari cerita stefanie


"wajahnya pucat banget,gue kira demam kan.jadi gue pegang jidatnya ternyata nggak panas dan seperti nya kak raka risih jidatnya gue sentuh,dia tarik tangan gue dan apa yang gue lihat bikin gue syok banget tahu nggak!"stefanie mengambil nafas sebentar"tangannya penuh dengan darah dan tangan gue juga kena darahnya,pas di buka bajunya di punggung sama lengannya ada luka kayak belas luka tembak gitu"stefanie bercerita dengan heboh


"berarti dia orang yang berbahaya,jangan jangan buronan polisi"ucap andra


stefanie menggeleng"gue yakin dia orang baik"stefanie tidak setuju dengan dugaan andra terhadap raka


"dari mana lo tahu kalau dia orang baik?"kali ini maysa yang bertanya


"hay lagi ngebahas apa sih?"tiba tiba morgan nimbrung


"lo bilang lo disuruh orang buat ngejaga stefanie,siapa orang yang nyuruh lo?"tanya maysa kepada morgan


"tuan raka"jawab morgan jujur


"kenapa dia nyuruh cowok lemah kayak lo ngejagain stefanie sih,nggak yang lebih bertenaga dikit gitu"gerutu ninda

__ADS_1


"lemah pala lo!,gini gini gue jago bikin anak tau nggak"ucap morgan saking kesalnya


"ih elo!!!"


buk,,buk,,


ninda memukuli morgan menggunakan ranting kayu


"sakit!"bentak morgan


"udah udah!"stefanie mencoba melerai mereka


"kalau nggak mikir lo perempuan udah gue banting lo"ucap morgan kesal


"coba aja kalau berani!"seru ninda


morgan langsung duduk di samping stefanie


"siapa yang kemarin itu stef?,"tanya morgan


"teman"jawab stefanie singkat


"teman apa teman,masak cuma temenan tapi duduk nya pangku pangkuan.slaing genggam tangan pula"ujar morgan


"dia narik gue,orang itu ngelamar gue tapi nggak gue jawab"jelas stefanie


"ohh,,


morgan ber oh ria


"siapa yang ngelamar lo stef?"tnaya maysa


"kak juan"jawab stefanie singkat


"oh,cowok yang lo suka itu ya!!"seru maysa


stefanie langsung menghela nafas"kenapa lo jadi ember banget sih may!!"ucap stefanie kesal


"lah emangnya kenapa?"tanya maysa,ia benar benar tidak tahu apa penyebab stefanie tiba tiba kesal


morgan tersenyum penuh arti menatap stefanie


"ada berita baru!!"nando berteriak sambil berlari menghampiri teman teman nya


"berita apaan?"tanya ninda


"murid di sekolah kita ada yang hamil"jelas nando


deg,,


stefanie langsung teringat dengan apa yang di lakukan oleh raka kemarin"gimana kalau aku hamil juga?"tanya nya dalam hati


memikirkan nya saja sudah membuat stefanie panik,apalagi kalau sampai Benar benar terjadi


"dan dengar dengar cerita dia itu suka open BO"lanjut nando


"mulut lo kalau di suruh gosip emang paling hebat"ucap ninda,ia merasa jengkel terhadap kembaran nya itu


nando langsung terdiam,,

__ADS_1


__ADS_2