Stefanie Untuk Raka

Stefanie Untuk Raka
07:raka tertembak/pengawal gemoy


__ADS_3

Saat sedang makan tiba tiba ponsel raka berdering


"hem! "sahutnya


"tuan ada tamu yang datang,dia bernama dandi"ucap sang pembantu bernama gina


deg,,


"ingatan raka berputar kembali disaat adik dari ayahnya mengusirnya dan sang adik,mereka juga mengambil paksa perusahaan milik ayahnya


"apa mau nya? "nafsu makan raka tiba tiba hilang


rasa sakit kembali terasa dihati raka saat mendengar nama perusahaan itu


"biarkan saja"jawab raka, kemudian raka langsung mematikan panggilan telfon


raka langsung bangkit"saya pergi dulu,ada urusan penting,jangan berharap saya akan kembali cepat"ucap raka pada stefanie


deg,,


stefanie yang akan menyuapkan makanan kemulutnya langsung berhenti dan meletakkan sendoknya kembali di piring"ma maksud kak raka?"tanya nya


raka tidak menanggapi stefanie, dia hanya menatap stefanie sebentar kemudian pergi


raka langsung keluar ruamh setelah memakai helm nya kemudian pergi membawa motor


"ngapain gue sedih"gerutu nya.stefanie masih terpaku ditempatnya


raka kekantornya sebentar untuk untuk menanda tangani beberapa berkas penting


raka yang sebenarnya adalah ketua mafia langsung bergegas pergi menemui anak buah nya di markas


"apakah ada anggota kalian yang berumur sekitaran delapan belas tahun? "tanya raka kepada asisten nya di perkumpulan


"ada"jawab andre


"morgan! "andre langsung memanggil morgan


morgan bergegas menghampiri raka dan andre"saya tuan!"ucapnya


"kamu saya beri tugas untuk melindungi seorang wanita,nanti saja akan memasukkan kamu bersekolah di tempat gadis itu bersekolah"ujar raka


"siap tuan,saya akan melakukan yang terbaik untuk melindungi kakak ipar! "jawab morgan tegas


raka mengerling kan matanya mendengar perkataan morgan,insting bocah itu memang benar benar kuat


bagas sudah mengatur semuanya untuk morgan


esok harinya morgan pergi bersekolah


"mana gadis nya? "morgan berdialog dengan dirinya sendiri sambil menatap layar ponselnya yang tertera foto stefanie


"nah itu dia! "mata morgan berbinar melihat orang ia cari


"tapi siapa cowok itu?"gumam morgan


stefanie sedang berhadapan dengan aldo, aldo belum bisa terima karna stefanie sudah menghajar dara hingga babak belur


bug,,


ekspresi wajah morgan langsung berubah sepet


bagai mana tidak,stefanie memukul aldo hingga membuat aldo terhuyung lalu jatuh dan tergeletak di lapangan itu


glek,,


morgan menelan ludah melihat nya


"jangan jangan gue salah orang"ucap morgan sambil menekan nama raka pada ponselnya

__ADS_1


tak lama kemudian raka mengangkat video call dari morgan


morgan langsung mengarah kamera ponselnya kearah stefanie yang sedang berdiri mengamati aldo yang tergeletak di tanah


"benarkah dia yang tuan minta saya menjaganya? "tanya morgan untuk memastikan bahwa ia tidak slaah orang


"benar,namanya stefanie"jawab raka


"ya sudah"morgan langsung mematikan panggilan begitu saja


raka sampai tercengang


morgan langsung menghampiri stefanie"hai"sapa nya


stefanie melirik sebentar,lalu kembali melihat kearah aldo


"banguuun! "teriaknya


"dia beneran perempuan apa bukan sih?"morgan meragukan stefanie karna biasanya perempuan akan berteriak histeris saat melihat seseorang tergeletak seperti itu, tapi stefanie malah bersikap biasa saja


"siapa lo? "tanya stefanie kepada morgan


"gue morgan, anak baru"jawab morgan jujur


"oh! "stefanie hanya ber oh ria


#next time


stefanie kembali di panggil ke ruang BK karna sudah memukul aldo hingga pingsan


tok,, tok,, tok,,


saat mereka sedang sibuk berdebat seseorang datang mengetuk pintu


"masuk!"seru danu


"maaf nyonya siapa ya? "tanya danu karna dia belum pernah melihat rosa sebelum nya


"saya rosa,ibu nya stefanie"jawab rosa sambil tersenyum ramah


stefanie mengerlingkan matanya"ngapain ular datang kesini?"tanya nya dalam hati


"kenapa lama sekali? "tanya morgan sambil sesekali melihat kearah jam tangannya


para sahabat stefanie langsung menoleh


"lo siapa? "tanya maysa


"jawab, siapa lo? "tanya ninda


morgan menghela nafas melihat ketidak sabaran mereka"gue morgan,teman baru stefanie"jawab,morgan


mereka saling tatap


"stefanie nggak pernah cerita deh"ucap maysa


"tentu saja dia nggak pernah cerita, kami baru berteman hari ini "ujar morgan


"gila nih orang"gerutu ninda


morgan tidak mempedulikan perkataan ninda


disisi lain raka sedang berjuang mempertahankan nyawanya,orang suruham paman nya membuat raka hampir saja kehilangan nyawa. untung saja anggota raka cepat sampai di sana


sebelumnya..


saat pulang ke mansion raka tertegun melihat begitu banyak orang di masion nya,raka langsung melangkahkan kaki nya masuk ke dalam mansion


"raka"

__ADS_1


suara seseorang yang memanggil nya membuat raka mengeratkan tinjunya


raka berbalik lalu langsung menghadiah kan sang paman dengan pukulan


setelah itu raka langsung pergi lagi


dandi mengelus luka lebam akibat tinjuan raka pada wajahnya


kemudian dandi mengirimkan pesan ke seseorang


raka mengemudikan mobil nya dengan perasaan kesal


brak,,


deg,,


raka terkejut tiba-tiba ada yang menabrak mobilnya daei belakang"sial! itu pasti kiriman si bandot tua! "gerutu nya. raka langsung menghubungi andre agar segera datang


mereka terus mengejar mobil raka


duarr,,


suara ledakan ban mobil raka, mereka menembak nya.tentu saja mobilnya akan oleng setelah di tembak


raka langsung banting stir ke kiri jalan, lalu berlari keluar dari mobilnya


dor,, dor,,


mereka terus menghujani raka dengan tembakan


akh!


teriakan raka tertahan,dua buah peluru berhasil mengenai lengan kirinya dan belakang punggung raka ,raka langsung bersembunyi di balik rerumputan rimbun


tak lama kemudian andre datang bersama yang lainnya


para penjahat sewaan dandi langsung melarikan diri saat melihat puluhan mobil berhenti di pinggir jalan


"akhirnya! "ucap raka sambil menekan luka pada lengannya


andre dan yang lain nya langsung mencari keberadaan raka


"andre!!"raka berteriak memanggil andre dari semak semak


"bos! "teriak andre sambil berlari menghampiri raka


deg,,


"kurang ajar! "umpat andre saat melihat luka di tubuh raka


"nanti saja mengumpatnya,saya bisa mati kalau kamu tidak segera mengeluarkan peluru sialan ini dari tubuhku"ucap raka.ia tidak habis pikir andre malah sibuk mengumpat di saat ia sedang dalam keadaan kritis


"oh iya"andre langsung membawa raka pergi dari sana


sementara itu saat ini stefanie sednag berada di ruangan kepsek bersama dengan rosa, ibu tiri stefanie


'maaf atas semua perbuatan anak saya kepada guru dan murid disini"ucap rosa dengan suara lemah lembut


huek,,


ingin sekali stefanie muntah mendengarnya


tak lama kemudian stefanie dan rosa keluar dari ruang kepsek


"cepat atau lambat kamu akan mati di tangan anak buah saya,jadi sebelum mati bisakah kamu tidak mempermalukan keluarga debora"permintaan yang terdengar seperti sumpahan itu membuat stefanie terkekeh


"cih,******"hanya dua patah kata yang di ucapkan oleh stefanie,kemudian ia langsung menghampiri teman temannya


"tunggu saja, waktu kematian kamu sudah dekat"gumam rosa, lalu ia pergi dari sana

__ADS_1


__ADS_2