
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
"maaf"ucap bagas
Dia tidak sengaja memuntahkan sp*ma nya didalam rahim stefanie
maysa membalasnya dengan senyuman hangat,padahal dalam hati nya maysa ketar ketir karna takut hamil
"walaupun takut tapi aku merasa senang karna sudah melakukan kewajiban sebagai istri"maysa sangat bersyukur bisa memberikan mahkota nya kepada seseorang yang sudah menjadi suami nya
keduanya tidur berpelukan hingga pagi
Paginya maysa membangun kan bagas karna ia tidak punya baju ganti untuk dipakai
bagas menghubungi morgan agar membelikan baju ganti untuk maysa
Hal itu membuat morgan kebingungan pasal nya dia tidak tahu ukuran apa baju celana dan pakaian dalam maysa
"ninda!"tiba tiba saja morgan mengingat nya
morgan bergegas pergi kekamar ninda
*tok,,Tok,,Tok*
morgan mengetuk pintu kamar ninda
sambil menunggu ninda membukakan pintu kamar morgan sempat berpikir
"apa yang mereka berdua lakukan? kenapa bos menyuruhku membelikan pakaian untuk nya? "tanya morgan dalam hati
"em,ada apa sih?!"ninda membuka pintu tanpa melihat siapa yang mengetuk pintu
morgan membulatkan matanya melihat baju yang dipakai ninda
ninda mengucek ngucek matanya
Deg!
ninda melihat morgan kemudian melihat dadanya sendiri
"aa!"pekik ninda lalu menutup pintu
morgan berdiri seperti orang bodoh didepan kamar hotel itu
Sepuluh menit kemudian ninda membuka pintu
"ada perlu apa!?"tanya ninda
"ikut saya!"morgan langsung menarik tangan ninda agar ikut dengannya
"eh mau kemana?!"pekik ninda
Disini mereka sekarang..
"pilihkan pakaian dan dalaman untuk gadis dengan tubuh sebesar seukuran kamu,pilihkan sebanyak tiga setel"ujar morgan
ninda membulatkan matanya mendengar nya
sambil tersenyum ninda berkata"berarti lo udah" ninda menaik turun alisnya sambil menyatukan kedua jari telunjuknya
morgan langsung menoyor kepala ninda"bodoh!"ucap nya
"cepat pilih!"ucap morgan,lalu ia pergi mencari tempat duduk
"iya iya"sahut ninda sambil manyun
ninda memilih beberapa dress dan pakaian dalam lalu membawa nya ketempat kasir
"apa semua itu sudah pas ukurannya?"tanya morgan
__ADS_1
"ya!"jawab ninda singkat
morgan membayar nya lalu pulang
Di perjalanan baik morgan ataupun ninda tidak ada yang membuka suara,morgan sibuk menyetir sementara ninda sibuk dengan ponselnya
dihotel,bagas membantu maysa pergi dan keluar kamar mandi,dan tentu saja sebelum keluar dari kamar mandi maysa dikerjai terlebih dahulu oleh bagas sehingga membuatnya meringis menahan sakit
morgan mengantar ninda kembali kekamar hotel
"ini buat lo"morgan memberikan salah satu bag berisi satu set pakaian kepada ninda
"apa nih?"tanya ninda sambil membolak balik benda itu,sepertinya ia lupa kalau itu set pakaian yang ia pilihkan tadi
"eh tunggu! Ini apa!!"ninda memanggil morgan namun morgan sudah pergi
"ish!"rutuk ninda
"eh nin lo abis dari mana?"tanya nayla
"nyari angin"jawab ninda asal
"yang bener aja lo nyari angin sepagi ini?!"tanya nayla tidak percaya
"nggak percayaan amat jadi orang"gerutu ninda
setengah jam kemudian raka menyuruh morgan menjemput anak anak untuk diajak di resto hotel, raka dan stefanie sudah menunggu mereka disana
bagas dan maysa juga datang ke hotel itu
Saat baru datang ninda dan yang lain heran melihat wajah maysa sedikit pucat
"lo sakit ya may!?"tanya ninda
"nggak"jawab maysa singkat
"apa segitu kelihatannya?"tanya maysa dalam hati
saat ini mereka sedang sarapan,ketika sedang makan ninda terus memperhatikan stefanie dan maysa secara bergantian karna ia mengenal dress yang di pakai mereka berdua adalah pilihannya
"ish kenapa harus sekarang sih gatelnya"gerutu maysa,ia merasa sangat tidak nyaman karna bagian intimnya terasa
"lo kenapa may?"tanya stefanie
maysa menggeleng kepala sambil tersenyum malu
"kenapa?"tanya bagas dengan suara yang pelan
maysa hanya bisa menggeleng kepala untuk saat ini
saat akan kembali maysa berjalan sangat pelan karna bagian sensitifnya terasa perih
Sementara itu bagas dan raka masih berbincang dengan beberapa orang teman lama yang tidak sengaja ia temui diresto
"lo lagi sakit may?"tanya ninda,ia mulai khawatir dengan keadaan maysa
"gue nggak kenapa napa"jawab maysa
maysa mencoba meyakinkan teman temannya bahwa dirinya baik baik saja
perhatian maysa dan yang lain tiba tiba teralihkan
andra mendekati stefanie"ikut gue bentar!" andratiba tiba menarik tangan stefanie
"auw!"jerit stefanie
"lepasin!"rafa menyentak tangan andra
stefanie langsung terduduk menahan sakit di perut nya
"mana yang sakit?"tanya ninda panik
__ADS_1
"perutnya kayaknya"ucap nayla
stefanie memejamkan mata menahan rasa sakit karna perut nya tiba tiba terasa kram
"lo apa apaan si ndra!!"rafa sangat marah karna andra menarik paksa stefanie,sehingga membuat stefanie kesakitan
"ada apa ini?!"raka mengeraskan rahang saat melihat stefanie terduduk sambil meringis kesakitan
"sakit!"ringis stefanie
tanpa banyak bicara raka lagi langsung mengangkat dan menggendong stefanie
"cepat berkemas!kita pulang"setelah mengatakan itu raka langsung membawa stefanie pergi
"apa!"pekik ninda, ninda dan yang lainnya bergegas berlari kekamar hotel untuk mengambil barang mereka
"cepat bereskan barang kalian!"ucap morgan kemudian dia menyusul ninda
"cepat cepat!"ucap morgan sambil mengetuk ngetuk pintu kamar tempat ninda
"iya!!!!!!!"teriak ninda dari dalam
sementara itu dimobil,maysa meringis menahan sakit di area sensitif nya
"masih sakit?"bagas merasa bersalah karna pagi ini dia tidak bisa menahan diri dan membuat maysa kesakitan
maysa membalas nya dengan senyum
"sakit ini tidak sebanding dengan rasa sakit yang sudah kak bagas rasakan karna terkena tembakan saat itu"tanpa maysa sadari air matanya jatuh
di dalam mobil lain nya...
raka panik bukan main karna stefanie tiba tiba menangis
Hiks!
Stefanie terisak
"peluk!"stefanie merengek seperti anak kecil
raka langsung menarik stefanie kedalam pelukannya
"hua!!!
tangis stefanie semakin kencang karna ingus nya tidak sengaja mengenai baju raka
"tidak apa apa"ucap raka sambil menyeka air mata yang membasahi pipi stefanie
raka membuka baju yang dia pakai lalu membersihkan wajah stefanie
morgan membuka pintu mobil...
"oh good!"ninda melongo melihat nya
begitu juga nayla dan yang lain nya,mereka sampai syok melihat raka tidak memakai baju sambil memeluk stefanie yang sedang menangis
pikiran mereka mulai traveling kemana mana
"aa tutup!!"teriak stefanie
stefanie malu karna dilihat oleh banyak orang
"a baiklah!"morgan langsung menutup pintu mobil
"aa jadi pengen punya pacar juga!!!"celetuk maysa
morgan melirik ninda sekilas kemudian dia masuk kedalam mobil
""tunggu!!"ninda bergegas masuk kedalam mobil
morgan sudah menyiap kan dua mobil lainnya untuk membawa anak anak lainnya
__ADS_1