
Keesokan harinya, Angga sudah bersiap untuk pergi ke kantor dan ia harus kembali bekerja setelah tiga hari ia izin untuk menjaga Arisa.
" Kamu istirahat dan jangan melakukan hal-hal yang membuat kamu lelah. Jangan sampai terlambat untuk makan serta obat dan juga vitaminnya harus diminum " ucap Angga pada Arisa.
Arisa akan berhenti bekerja karena Angga memang tidak akan mengizinkan Arisa untuk bekerja lagi setelah mengetahui jika dirinya sedang mengandung. Dan, Arisa juga tidak bisa berbuat apa-apa selain menuruti perintah suaminya karena ia juga tidak ingin membahayakan janin di dalam kandungannya jika ia memaksa untuk tetap bekerja.
" Iya Mas, kamu tenang aja. Kamu juga jangan lupa makan ya " jawab Arisa tersenyum.
Setelah itu Arisa pun mengantarkan Angga sampai depan pintu utama. Sebenarnya Angga sudah melarangnya tetapi Arisa tetap memaksa.
" Aku berangkat dulu ya, Sayang. Mama juga akan tetap di rumah untuk menjaga kamu " ucap Angga lalu mengecup kening Arisa.
Angga memang meminta Mama Mutia untuk tetap berada di rumah dan menjaga Arisa hingga kandungan Arisa lebih kuat dan Mama Mutia tentu saja menyanggupinya karena ia juga ingin memastikan menantu dan calon cucunya baik-baik saja.
" Iya Mas, kamu hati-hati ya di jalan " jawab Arisa mencium punggung dan telapak tangan suaminya itu.
Angga berjongkok dan menempelkan kepalanya di perut Arisa yang masih datar dan mengelusnya dengan lembut.
" Sayang, Papa berangkat kerja dulu ya. Kamu baik-baik di rumah bersama Mama " pamit Angga pada calon anaknya yang masih berwujud gumpalan darah itu.
" Iya Papa. Papa kerjanya yang semangat biar aku bisa beli banyak mainan " jawab Arisa menirukan suara anak kecil.
Angga kembali berdiri dan tersenyum mendengar itu.
" Aku berangkat. Assalamualaikum " ucap Angga pada Arisa.
" Walaikumsalam " jawab Arisa tersenyum.
Setelah itu Angga segera masuk ke dalam mobil dan melajukannya meninggalkan rumah. Sebenarnya ia berat harus meninggalkan Arisa tetapi ia tidak bisa jika terus izin karena banyak sekali pekerjaan yang harus ia kerjakan dan ia juga harus mengganti Ardi menemui beberapa rekan bisnis Wicaksono Group.
Angga pergi ke perusahaan Richard Group terlebih dahulu karena ia harus menyerahkan surat pengunduran diri Arisa kepada Leon.
Sesampainya di perusahaan Richard Group, Angga langsung turun dari mobil dan menuju meja resepsionis.
__ADS_1
" Maaf, apakah Tuan Leon sudah datang? Saya ingin bertemu " ucap Angga pada resepsionis perusahaan itu.
" Sudah, Tuan. Mohon tunggu sebentar saya harus menghubungi Tuan Leon terlebih dahulu " jawab resepsionis itu dan Angga pun menganggukan kepalanya.
Tak lama kemudian, resepsionis itu mengantarkan Angga untuk pergi ke ruangan Leon karena Leon menunggunya.
" Permisi, Tuan Leon " ucap Angga saat memasuki ruangan Leon.
Leon pun langsung berdiri dari kursi kerjanya lalu mempersilahkan Angga duduk di sofa yang ada di ruangan itu.
" Ada apa Kak Angga pagi-pagi datang untuk menemuiku? " tanya Leon pada Angga.
" Sebelumnya saya meminta maaf karena sudah mengganggu waktu Anda, Tuan Leon. Saya datang ke sini untuk memberikan surat pengunduran diri istri saya, Arisa " ucap Angga memberikan surat pengunduran diri Arisa itu pada Leon.
Leon menerimanya dan langsung membuka surat itu. Sejujurnya ia sedikit heran mengapa tiba-tiba Arisa mengundurkan diri, tapi itu terjawab saat ia membaca alasan Arisa pada surat itu.
" Aku menerima surat pengunduran Arisa ini dan aku ucapkan selamat untuk kehamilan Arisa. Aku dan Yeni akan menemui Arisa nanti " ucap Leon mengulurkan tangannya pada Angga.
" Terima kasih, Tuan " jawab Angga membalas uluran tangan itu.
Setelah itu Angga langsung pamit pergi karena ia harus segera datang ke kantor. Ia harus menemani Ardi meeting dengan para investor. Tapi saat ia hendak keluar dari kantor, ia bertemu dengan Rini.
" Maaf, bagaimana keadaan Arisa? " tanya Rini yang belum bertemu lagi dengan sahabatnya itu karena ia sangat sibuk.
" Arisa sudah jauh lebih baik " jawab Angga walaupun dengan wajah datar.
" Syukurlah. Lalu kapan Arisa akan kembali ke kantor? " tanya Rini lagi.
" Arisa tidak akan kembali ke kantor karena saya tidak mengizinkannya untuk bekerja lagi. Saya datang ke kantor ini untuk memberikan surat pengunduran diri Arisa kepada Tuan Leon " jawab Angga.
Rini pun menganggukkan kepalanya karena ia paham dengan keadaan Arisa sekarang.
" Tapi saya tetap boleh bertemu dengan Arisa, kan? " ucap Rini karena ia takut jika Angga akan melarangnya bertemu dengan Arisa.
__ADS_1
Angga menganggukkan kepalanya. " Kamu bisa datang ke rumah kami jika ingin bertemu dengannya " jawab Angga.
Kemudian Angga langsung pergi karena ia sudah sangat terlambat. Sedangkan Rini juga segera pergi ke ruangannya.
" Rini, tadi aku liat suami Arisa ke sini. Dia ngapain? Bukannya Arisa juga belum masuk kantor ya? " tanya Jodi pada Rini.
Rini menatap Jodi dengan malas. Hampir setiap hari Jodi menanyakan tentang Arisa dan sepertinya pria itu belum bisa mengikhlaskan Arisa yang sudah bersuami.
" Suami Arisa datang buat ngasih surat pengunduran diri Arisa ke Tuan Leon " jawab Rini malas.
" Apa? Pengunduran diri? Arisa gak kerja lagi di kantor ini? Tapi kenapa? " ucap Jodi terkejut.
" Karena Arisa lagi hamil jadi suaminya gan izinin dia buat kerja lagi " jawab Rini.
" Apa? Hamil? " ucap Jodi semakin terkejut.
" Iya " jawab Rini.
" Jadi mulai sekarang lo berhenti deh tanya-tanya dan urusin Arisa karena Arisa istri orang dan bentar lagi bakal jadi ibu. Mending lo move on dan jangan ganggu mereka " lanjut Rini pada Jodi.
Jodi hanya terdiam dan sepertinya ia masih terkejut setelah mendengar jika Arisa sedang mengandung.
" Udah sana, minggir lo. Gue mau kerja " usir Rini mendorong Jodi agar menjauh dari mejanya.
Rini pun mulai bekerja dan tidak memperdulikan Jodi yang hanya diam di sana.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain π Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " ππ
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama, Menikahi Ayah Nadia, dan Malam Panas Dengan Kak Aska " π
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π
__ADS_1