
Arisa melihat keberadaan Ardi dan Tya tapi tidak ada Angga di sana, Arisa pun menghampiri mereka dan menanyakan Angga kepada mereka berdua.
" Ada apa, Arisa? " tanya Tya saat Arisa memanggil dan berada di dekat mereka.
" Maaf Kak, tapi aku mau tanya tentang Mas Angga karena ada sesuatu yang harus aku bicarakan sama Mas Angga " jawab Arisa.
" Oh, Kak Angga " ucap Tya langsung melirik suaminya.
" Kak Angga tadi sudah aku minta pulang tapi sepertinya masih berada di parkiran karena belum lama. Coba kamu susul aja ke sana " ucap Ardi pada Arisa.
" Terima kasih ya Kak, kalau gitu aku susulin Mas Angga dulu. Assalamualaikum " ucap Arisa langsung pergi sebelum mendapatkan jawaban dari Ardi dan Tya.
Kemudian Arisa segera berlari ke parkiran karena tidak ingin sampai Angga pergi dan ia belum sampai di parkiran.
Arisa mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Angga dan ia melihat Angga yang akan masuk ke dalam mobil. Arisa segera menghampiri Angga dan menahan tangannya sebelum Angga masuk ke dalam mobil.
" Tunggu, Mas " cegah Arisa dengan napas yang tersengal-sengal karena berlari cukup jauh.
Angga langsung menoleh dan mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam mobil. Angga diam menunggu Arisa mengatur napasnya dan mengatakan yang ingin Arisa katakan kepadanya.
" Aku mau bicara sama Mas Angga " ucap Arisa setelah mengatur napasnya.
" Bicaralah, sebelum ada yang melihat kita " jawab Angga datar.
Keadaan parkiran saat ini sepi karena kemungkinan besar para mahawaditra sedang melakukan kegiatan belajar di kelasnya masing-masing.
" Aku cuma mau bilang kalau Mas Angga lihat aku tadi kantin itu semua gak seperti yang Mas Angga lihat " ucap Arisa menundukkan kepalanya karena takut.
" Lanjutkan di dalam mobil. Masuklah " ucap Angga karena melihat beberapa orang menuju ke arah parkiran.
Kemudian Angga masuk ke dalam mobil dan diikuti Arisa yang duduk di sebelahnya.
" Mas Angga " panggil Arisa karena Angga masih memasang wajah datar dan tidak bersahabat.
" Hmm " jawab Angga singkat.
Mendengar jawaban Angga yang seperti itu bahkan lebih dingin dari awal mereka menikah membuat Arisa semakin merasa bersalah.
" Aku minta maaf, Mas " ucap Arisa menundukkan kepalanya.
" Minta maaf untuk apa? " tanya Angga tanpa menoleh pada Arisa.
__ADS_1
" Karena apa yang mungkin tadi Mas Angga lihat di kantin. Tapi sungguh Mas, aku gak tau kalau dia bakal rangkul aku dan aku juga sudah coba hindari dia Mas. Aku minta maaf " ucap Arisa dengan suara bergetar karena ia mengira jika Angga sangat marah kepadanya, ia juga mencoba menjelaskan pada Angga.
Angga hanya diam untuk bisa menahan emosi yang tadi ada di dirinya dan mencoba untuk tidak marah pada Arisa. Angga juga yakin Arisa adalah perempuan yang baik dan bisa menjaga dirinya sebagai perempuan yang sudah punya suami. Ia juga bisa melihat tadi jika pemuda itu yang mencoba mendekati Arisa dan Arisa juga terlihat tidak nyaman.
" Dia siapa? Apa dia orang yang sama yang mencoba berkenalan dengan kamu di cafe dulu? " tanya Angga pada Arisa.
Walaupun sebenarnya sudah mengetahuinya tapi Angga tetap menanyakannya pada Arisa.
" Iya Mas. Dia itu Rio, teman pacarnya Rini. Rini adalah teman aku yang sering aku ceritakan sama kamu " jawab Arisa.
Angga menghela napasnya membuang semua emosi yang ada di dadanya karena melihat Arisa di dekati pria lain tadi.
" Aku tidak melarang kamu berteman dengan siapa pun tapi tetap harus mengerti status kamu yang sudah memilki suami. Aku tidak suka saat ada laki-laki yang menyentuh kamu, bukankah itu juga tidak diperbolehkan " ucap Angga mengatakan apa yang ia rasakan.
" Iya Mas, aku minta maaf. Setelah ini aku gak menghindari dia " jawab Arisa masih menundukkan kepalanya.
Angga menganggukkan kepalanya karena ia percaya pada Arisa. Angga menoleh pada Arisa di sampingnya.
" Angkatlah kepalamu, aku tidak suka kamu menyembunyikan wajahmu seperti itu " ucap Angga pada Arisa.
Arisa pun mengangkat kepalanya dan menatap wajah Angga takut-takut.
" Aku tidak marah, aku hanya merasa tidak suka jika ada laki-laki lain mendekatimu dan menyentuhmu " jawab Angga.
Arisa merasa lega mendengar itu tapi beberapa detik kemudian senyuman muncul di bibirnya.
" Kalau Mas Angga gak suka aku sama laki-laki lain berarti Mas Angga cemburu dong. Kalau Mas Angga cemburu berarti Mas Angga mulai cinta sama aku " ucap Arisa dalam hati.
" Apa Mas Angga cemburu? " tanya Arisa pada Angga.
" Cemburu? " gumam Angga pelan.
Angga terdiam memikirkan itu. " Apa benar aku cemburu? " batin Angga.
" Mas " panggil Arisa menyentuh lengan Angga karena Angga hanya diam saja.
" Ah iya " jawab Angga yang baru tersadar.
" Mas kenapa diam? " tanya Arisa heran.
" Tidak apa-apa " jawab Angga.
__ADS_1
Arisa pun hanya menganggukkan kepalanya.
" Mas Angga belum jawab pertanyaan aku tadi " ucap Arisa mengingatkan Angga.
" Aku tidak tahu apakah aku cemburu atau tidak, yang pasti aku tidak suka melihat kamu dengan laki-laki lain. Itu saja " jawab Angga jujur.
Arisa hanya tersenyum. " Mungkin itu cemburu dan aku seneng karena mungkin juga Mas Angga sudah mulai mencintai aku " ucap Arisa tersenyum sangat manis.
Deg deg deg.
Jantung Angga langsung berdetak kencang saat mendengar itu.
" Apa iya aku sudah mencintai Arisa? " batin Angga menatap wajah cantik Arisa.
Entah mengapa tiba-tiba ia menjadi gugup apalagi saat Arisa masih menampilkan senyum manis di wajah cantiknya.
" Bukankah kamu masih ada mata kuliah? Aku juga masih ada sebuah urusan penting " ucap Angga menutupi rasa gugupnya.
Mendengar itu Arisa langsung melihat jam di pergelangan tangannya.
" Astaghfirullahalazim, sebentar lagi aku harus masuk kelas " ucap Arisa panik.
" Kalau gitu aku ke kelas dulu ya, Mas " pamit Arisa pada Angga.
Angga pun menganggukan kepalanya karena ia memang ingin Arisa cepat pergi agar tidak menyadari jika ia sedang gugup karena perkataan Arisa.
Kemudian Arisa meraih tangan Angga dan menyalami.
" Aku keluar Mas, Assalamualaikum " ucap Arisa.
" Walaikumsalam " jawab Angga.
Arisa pun langsung keluar dari mobil itu setelah memastikan tidak ada orang yang melihatnya lalu ia segera pergi ke kelasnya agar tidak terlambat.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain π Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " ππ
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " π
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π
__ADS_1